Surat Cinta Untuk Ibuku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 25 March 2015

Ketika kecil ku selalu bahagia bersama ibuku kemanapun dia pergi ku selalu ikut di belakangnya, aku tak pernah dimarahinya apalagi dipukul, begitu besar kasih sayang ibuku kepadaku, ketika jam 05.00 waktu subuh ibuku selalu datang ke kamarku membangunkan aku,
“Naak… Bangun sudah azan subuh…”
Namun aku selalu berusaha tuk tidak mendengarkan ibuku yang membangunkan aku, karena aku begitu manja

Hari-hariku selalu indah bersama ibuku, kini aku sudah lulus sekolah SD dan aku harus melanjutkan sekolah ku ke pesantren, dan aku pun berhasil masuk pesantren, ibuku sangat bahagia melihat aku bisa melanjutkan sekolahku, karena banyak kakak-kakakku yang putus sekolah sampai SD, ibuku selalu berpesan dan berdo’a padaku, “naaak, belajar yang rajin yaa, semoga kamu menjadi orang yang berguna nantinya” nasihat ibuku ini yang membuat semangatku terus berjuang tuk belajar..

Tiga tahun pun berlalu aku pun lulus dan masuk SMA, mamaku bangga sekali dengan prestasiku, dan aku selalu bahagia ketika melihat ibuku bahagia, tapi apa yang terjadi takdir pun berubah, ibuku mulai sakit-sakitan selama 2 tahun, aku pun tidak konsentrasi belajar karena melihat kondisi ibuku, ibuku yang dulunya sehat, cantik, kini berubah menjadi kurus, karena dimakan penyakitnya, ibuku pun dibawa ke rumah sakit dan kata dokter ibuku terkena kanker otak, dan di rumah sakit tersebut tiap hari banyak orang yang meninggal yang membuat ibuku tambah syok

Akhirnya setelah satu bulan ibuku dibawa pulang ke rumah, dan keadaannya lumayan membaik dari sebelumnya, aku pun lulus sma. Namun aku tidak bisa kuliah karena kondisi ekonomi yang kurang bersahabat, ahirnya aku pun harus nganggur, dan menjaga ibuku yang belum sembuh total, kini aku bersedih ketika melihat teman-temanku masuk kuliah, tapi aku pun lebih sedih lagi melihat kondisi ibuku yang semakain parah penyakitnya, akhirnya ajal pun menjemput ibuku, kini air mata begitu deras, melihat derita ibuku, aku pun selalu membayangkan begitu bahagianya aku ketika bersamanya, namun kini ibuku telah tiada, aku pun selalu menangis dan berdoa semoga ibuku mendapatkan syurga disana.

Cerpen Karangan: Muhammad Safi’i
Facebook: Kending

Cerpen Surat Cinta Untuk Ibuku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kabut Hitam Di Ujung Senja

Oleh:
Syahdu.. Sang surya emas tersenyum menjemput pagi.. Menghantarku di pagi sunyi.. Angan ingin membawaku mengembara, menjauhi sunyi.. Aku lengkap namun sendiri.. Kasihku hanya bayangan.. Sepi, kamu ada namun tiada..

Bernafas Tanpamu

Oleh:
5 Agustus 2011, Medan, Indonesia -Mentari pagi lembut menyapa, Mengintip dari celah bilikku dengan kehangatannya kian merayap mengusir dingin yang sedari tadi menusuk tulang. Disaatku membuka mata, aku menatap

Best Friend

Oleh:
Siapa aku? aku adalah sesosok yang bisa berubah kapan saja. Tapi aku hanyalah sesosok manusia yang lemah, lemah dari segala macam yang sensitif terhadap segala yang membuatku terluka. Kadang

Berbagi Itu Indah

Oleh:
“Temen-temen.. lihat nih…” Ody memasuki kelas sambil mendongakkan kepala. Dengan sengaja ia menghentak-hentakkan sepatu barunya, “papaku baru beli sepatu. Ini belinya pake dollar gitu deh, kemaren belinya di Australi..”

Selamat Tinggal

Oleh:
Namaku Dita Novelina Prasityani, biasa dipanggil Dita. Aku tinggal di Jakarta, sekarang aku duduk di bangku SMA Citra Pahlawan Kristen kelas 11G. Aku adalah bintang sekolah di SMA ini,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *