Takdir Yang Mengubah Segalanya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 12 April 2015

Pagi belum menampakkan fajar, Andi bersiap siap untuk berangkat sekolah, ia memakai pakaian sekolah. Andi berpamitan dengan Ibunya “bu saya mau berangkat sekolah dulu, Assalamualaikum” kata Andi
“walaikumsalam hati hati ya nak” jawab ibu.

Saat itu Andi di halte bus untuk menunggu bus langganannya, tak lama kemudian bus itu datang. Di tengah perjalanan ada sebuah tawuran antar sekolah, akibatnya lalu lintas jadi macet. Andi tidak mau terlambat hanya karena ada tawuran, Andi pun mengeluarkan selembar kertas lima ribu untuk membayar bus tersebut. Kemudian Andi bergegas keluar dari bus dan mencari ojek.

Tiba tiba dari belakang ada seorang pelajar yang terlibat tawuran ingin membacok tangan Andi, anak itu tidak tahu bahwa andi itu bukan lawannya. Anak itu langsung membacok tangan Andi “aaarggg” jerit Andi, ia menjerit histeris meminta tolong warga untuk menolongnya. Akhirnya Andi pingsan dan dibawa ke rumah sakit untuk dioperasi. Terpaksa tangan Andi sebelah kanan harus diamputasi.

Saat Andi siuman, ia menangis histeris karena kehilangan tangan kanan yang selalu ia gunakan untuk menimba ilmu setiap hari. Hari demi hari ia lalui. dan sejak kejadian itu terjadi, sifat Andi pun berubah dari yang dulu suka mensedekahkan sebagian dari uangnya sekarang berubah menjadi pribadi yang pelit.

Suatu hari Ibunya meminta selembar uang sepuluh ribu kepada Andi. Ia tidak mau mengasih uang kepada Ibunya sepersen pun apalagi adiknya yang meminta uang lima ratus perak saja ia tidak akan mau mengasihnya. Hingga tiba pada saat Ibunya ulang tahun Andi hanya mengado sebuah kotak kecil. Ibunya pun marah “betapa tegannya kamu dengan Ibumu sendiri” ujar Ibu sambil menangis. Andi pun diam tanpa kata, kemudian Ibu Andi membuka kado tersebut dan terkejut lalu memeluk Andi erat erat dan isinya adalah kunci rumah dari hasil tabungan yang selama ini ia tabung “jadi selama ini kamu pelit itu untuk membelikan Ibu rumah?” kata Ibu sambil menangis di bahu Andi.
“iya bu tapi tujuan Andi sebenarnya ingin membayar uang yang telah Ibu dan Ayah keluarkan untuk mengoperasi tangan Andi” jawab andi dengan nada pelan. Kemudian Andi dan Ibunya saling memaafkan lalu melanjutkan ulang tahun Ibunya. Hati Andi sangat senang dan terharu saat Ibu memeluknya.

Cerpen Karangan: Muhammad Syauqi Habibie
Facebook: syauqie habibie

Cerpen Takdir Yang Mengubah Segalanya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gadis Mawar Putih

Oleh:
Kuncup mawar mulai bermekaran di musim semi seperti sekarang ini. Tak hanya mawar, penyejuk hati lainnya seperti melati, sedap malam dan sakura-sakura desa pun ikut andil dalam menyemarakkan musim

Takbir Terakhir

Oleh:
Jika ini menjadi takbir terakhir, Izinkan aku mengucap permintaan maafku. Yang belum dapat mewujudkan kebahagiaan untuk kalian yang kucintai … Jika ini menjadi takbir terakhir, Ijinkan aku mengucap sampai

Hikmah Dalam Hidupku

Oleh:
Sempat aku merasa hidup ini tak adil untukku, aku selalu bertanya dalam hatiku, kenapa aku tidak bisa merasakan kebahagiaan yang orang-orang rasakan? memiliki keluarga yang sempurna, mendapatkan kasih sayang

Disuruh Melipat Pakaian

Oleh:
Saya memiliki empat kakak kandung dan empat adik kandung. Kami di keluarga membagi tugas tugas untuk merapihkan rumah. Keempat kakak saya bertugas mencuci baju, menjemur baju, membuang sampah, dan

Minggu Sore di Supermarket

Oleh:
Sebagai seorang perempuan, naluri berbelanja ada di dalamku tentunya. Meskipun memang orangtuaku selalu membatasi uang jajanku setiap bulannya dan dimintai laporan keuangan setiap akhir bulan, ya perempuan tetaplah perempuan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *