The Struggle For Happiness

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Motivasi
Lolos moderasi pada: 18 July 2018

Kebahagiaan adalah hal yang diimpikan semua orang, termasuk Nisya. Terlahir dari keluarga yang sederhana membuat dia harus berjuang lebih keras. Terkadang ada yang harus dikorbankan untuk mencapai kebahagiaan.

Hari itu, Nisya pergi sekolah untuk melihat hasil ujian. Hasil ujian tersebut mencantumkan nama Nisya pada peringkat teratas, hasil yang tak disangka oleh Nisya selama ini. Baru kali ini dia merasakan menjadi tranding topic sekolah karena nilainya yang nyaris sempurna. Rasanya waktu itu Nisya ingin sekali cepat pulang. Mungkin bagi yang lain ini hal yang terlalu lebay, tapi bagi Nisya ini adalah hasil dari apa yang dia usahakan.

Setibanya di rumah, Nisya langsung melepaskan sepasang sepatu lalu menghampiri ayah dan ibunya.
“yaah, bu, aku dapat nilai paling tinggi di sekolah.” kata Nisya, mendengar perkataan anaknya, ayah dan ibunya pun langsung memeluk Nisya. Kebahagiaan itu rasanya selalu dirindukan nisya. Dulu dia masih bisa tertawa dan merasakan pelukan ayah dan ibunya, tapi sekarang dia hanya berjuang sendirian tanpa senyuman mereka. Kecelakaan yang terjadi pada ayah dan ibu Nisya itu terjadi 2 hari setelah pengumuman nilai atau 2 hari setelah kebahagiaan yang dirasakan Nisya. Peristiwa itu membuat Nisya tidak fokus dalam pelajaran. Sosok ayah dan ibunya yang dia impikan ada ketika dia sukses nanti, itu tinggal serpihan harapan yang tidak mungkin terjadi. Dunia terasa memecahkan perasaannya. Nisya yang selalu ceria berubah seperti bunga mawar yang layu.

Hari demi hari dijalani Nisya dengan rasa kesepian, sampai tiba ujian kelulusan. Sangat mengejutkan beberapa hari berselang, hari pengumuman pun tiba, tak disangka Nisya tidak dalam urutan teratas. Namanya berada pada peringkat nomor ratusan, hal ini pun menjadi perbincangan. Nisya tidak merasa bahagia akan kelulusannya, apalagi nilai terendah yang dia dapat adalah pelajaran bahasa inggris. Dia sangat menyesal dan sedih karena tidak bisa membanggakan ayah ibunya. Semua omongan tentang Nisya yang lemah, membuat Nisya merenung.

Malam itu, Nisya bermimpi bertemu ayah dan ibunya, yan dia ingat dalam mimpi itu ayah dan ibunya berpesan padanya untuk kembali bersemangat dan wujudkan impian walaupun tidak ada mereka di sampingnya. Mengingat mimpi itu Nisya langsung menangis ketika bangun. “aku harus berjuang, aku harus semangat, aku janji yah bu, aku akan wujudkan impianku, aku akan membahagiakan kalian, maafkan aku, terima kasih telah mengajarkanku untuk bangkit, aku harus kuat dan akan menjadi orang yang berguna.” Ucap Nisya ketika berada di pemakaman ayah dan ibunya.

Semenjak itu, Nisya berjuang lebih keras, selalu menghafal vocab, belajar English language, setiap hari dia belajar untuk mendapatkan beasiswa kuliah. Dan benar usaha yang dilakukannya tidak sia-sia. Dia masuk dalam daftar mahasiswi fakultas kedokteran dengan jalur beasiswa. Kebahagiaan dan rasa semangat pun menyelimuti diri Nisya.

Beberapa tahun kemudian,
Nisya tidak hanya sebuah nama, sekarang dia sudah memiliki gelar yaitu dr. nisya. Cita-cita nya selama ini menjadi seorang dokter pun tercapai, tidak hanya dokter biasa tapi dia juga ahli bedah. Semua hasil jerih payah dan perjuangannya selama ini dia persembahkan terutama untuk ayah dan ibunya. Dia berharap ayah dan ibunya sudah bahagia di alam sana, dan dia juga ingin mewujudkan impian orangtuanya untuk membangun rumah sakit yang tidak memandang kaya atau miskinnya pasien. Dengan rumah sakit yang didirikannya, Nisya merasakan arti kebahagiaan sebenarnya. Bagi Nisya bahagia tidak hanya dirasakan karena diri sendiri, tapi bahagia adalah ketika bisa membahagiakan banyak orang yang ada di sekeliling dirinya.

Cerpen Karangan: Elisya Karina Apriyanti
Blog / Facebook: Elisya Karinaa
hello, my name is elisya karina apriyanti. i am from banten

Cerpen The Struggle For Happiness merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Peri Gigi

Oleh:
Hai teman-teman! Namaku Bella. Aku suka dibacakan mama tentang peri gigi. Tadi, gigiku lepas. Aku menaruh gigiku di plastik clip. Sebelum itu, aku membungkus gigi ku dengan kapas, baru

Selamat Jalan Adikku

Oleh:
Alfi berjalan menuju kamarnya, yang berada tepat di samping kamarku. Tak ada yang aneh dari kamar anak yang berusia 9 tahun itu, tapi tiba-tiba perasaanku jadi tak enak. Karena

Tantangan Itu Pasti Ada

Oleh:
Hujan pun turun membasahi tubuhnya, dia bahkan tidak tahu apa yang dilakukan sekarang yang ia tahu hanyalah bagaimana bertahan hidup tanpa seorang ibu. Hujan pun turun begitu deras, ia

Anak Kembar Tiga

Oleh:
Namaku Rika. Aku punya 2 kembaran bernama kak Cika dan Vika. Kami memang berasal dari keluarga terpandang di kota kami tinggal. Sejak Tk, entah kenapa orangtuaku hanya memperhatikan dan

Setumpuk Mutiara Kasih (Part 1)

Oleh:
Setiap aku bilang cinta, yang paling sering teringat hanya satu. Cintaku padaNya. Mungkin selama ini aku hanya berpacu pada dunia, yang hanya memberiku kebahagian sesaat, yang membuat aku jenuh

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *