Tinggal Kenangan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 28 June 2016

Rintik hujan membasahi bumi begitu juga dengan sasa yang menitikan air matanya dan membasahi pipinya, sasa menangis dikarenakan ibu kandungnya yang tak pernah menganggapnya anak, hal itu yang membuat dia selalu menangis dan bersedih
Keesokan harinya.

“Bu.. ibu… ibu dimana bu..” teriak sasa dari luar rumah
“Apa-apan sih ganggu orang aja” pikir ibu cuek
“Bu sasa dapet peringkat no 1 di kelas bu..” ucap sasa gembira
“Sana sana ganggu aja” ibu mendorong sasa
Sasa terjatuh dan menngis “aduh sakit bu” sasa terisak isak
Saat itu mbok marni datang “ya ampun non kok bisa memar begini non non kenapa?” tanya mbok marni
“Aku nggak papa mbok” jawab sasa berbohong

13 tahun kemudian
“Mbok sasa laper mbok bisa ambilin sasa makanan mbok” pinta sasa
“Ya ya non ni lagi mbok ambilin sabar ya non”
Tiba tiba ibu sasa keluar ibu sasa berkata “Enak sekali ya baru pulang dan minta makan bersihkan rumah baru kamu bisa makan” bentak ibu sasa
“Tapi kan bu sasa lapar” jawab sasa takut

Saat itu juga sasa langsung membersihkan rumah dan menahan rasa lapar, saat rumah sudah bersih sasa melarikan diri tanpa membawa apa apa. Saat itu ibu sasa sedang lapar dan berteriak memanggil sasa “Sasa.. sasa.. Dimana kamu ibu lapar”
Saat itu juga ibunya sasa memeriksa kamar sasa dan melihat sasa tidak ada di kamarnya ibu sasa langsung memanggil mbok marni dan disuruh mencari sasa

Saat sasa berjalan dia terserempet oleh kereta dan kepalanya terbentur oleh aspal warga yang ada di sekitar situ langsung membawa sasa ke rumah sakit tapi sayangnya saat di perjalanan nyawa sasa tidak tertolong dan sasa meninggal di usia sangat muda

Perawat di rumah sakit itu menelepon keluarga sasa. Saat itu ibu sasa sedang menonton

“Drttt.. drtttt..” suara telefon rumah
Saat itu ibu sasa menggangkatnya
“Apakah benar ini denan ibu sasa?” kata perawat
“Ya dwngan saya sendiri” jawab ibu sasa “Ada yang bisa dibantu”
“Kami dari rumah sakit ingin melaporkan kabar duka cita, sasa anak ibu meninggal dunia karena tertabrak kereta kami harap ibu dapat sabar” saat itu juga ibu sasa merasa lemas dan menjatuhkan telepon rumah, ibu sasa merasa sangat bersalah

Ambulan datang membawa mayat sasa
Saat itu ibu sasa menangis histeris saat pemakaman berlangsung, ibu sasa diberikan surat oleh dinas rumah sakit yang mereka dapatan dari kantung celana sasa, surat itu berisi

“Untuk ibu ku tercinta
Bu aku sayang padamu maafkan jika aku sudah membuat selalu marah marah kepadaku aku tau ibu hanya sayang kepada anita maafkan aku tidak bisa menjalankan amanah ayah yaitu harus menjaga kalian berdua karena aku sudah menyusul ayah
Bu.. tolong jaga anita dengan baik. Ini kan yang ibu mau sejak lama sekarang ibu bisa aman kalau tidak ada aku, aku sayang padamu ibu
I LOVE U ibu”

Saat ibu sasa selesai membaca surat itu tangisan ibu sasa semakin mengeras ibu sasa sangat menyesal dan sangat merasa bersalah

TAMAT

Cerpen Karangan: Intan Rahma Sari
Facebook: Cari Ajha Ndiri
Perkenalan nama saya intan rahma sari panggil saja saya intan saya duduk di bamgku kls 1 smp ini cerpen pertama saya maaf klw seandainya tidak menarik
Terima kasih:-) 🙂 B-)

Cerpen Tinggal Kenangan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Sayang Ibu

Oleh:
Ibu, Kau mengandungku selama 9 bulan lamanya. Lelahmu sama sekali tak kau hiraukan. Teriknya sang surya tak menyurutkan semangatmu untuk giat bekerja demi membantu keluarga tercinta. Ibu, Rahimu yang

Terjebak Di Dunia Air

Oleh:
Airnya sangat jernih. Banyak bebatuan yang menambah keindahan danau itu. Bahkan dengan ikan ikan kecil sekali pun. Nia dan keluarganya baru saja pindah rumah. Dan di dekat rumah mereka

Tangkap Ikan Di Bendung Batang Gadis

Oleh:
“Pak.. paaak… Liat di TV ini. Orang–orang Panyabungan menangkap ikan di bendungan Batang Gadis,” teriak anak bungsuku. Kami serumah langsung bergegas lari menuju tempat TV yang lagi menayangkan reportase

Sakura Bersemi di Hatiku

Oleh:
Namaku adalah Emilia. Aku memiliki seorang sahabat yang begitu sempurna di mataku. Namanya adalah Angela. Kami memiliki satu tujuan yang sama untuk masa depan kami. Negara yang menumbuhkan tunas

Mengikuti Arus Kehidupan Di Desaku

Oleh:
Aku hidup di sebuah desa, dimana rakyatnya bekerja keras demi hasil panen yang maksimal, namun aku hanya duduk manis di atas kursi berlapis perak berukir bunga mawar dan terletak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *