Baca Juga Cerpen Lain’nya:

The Last Song For Mom

Di pesisir pantai Taman Ria, terlihat seorang gadis yang berambut panjang sepinggang. Rambutnya teracak-acak karena hembusan angin malam di pantai tersebut. “Deva, kamu ngapain di sini? Hari sudah malam, angin pun bertiup...

Puisi Sedih Untuk Thara

Sore itu, angin tak seperti biasanya, ia berhembus dengan sangat tenang. Sore itu seorang wanita berpakian serba hitam berjalan menuju sebuah pemakaman umum. Dia berjalan menyusuri setiap petak tanah dengan nama dan tanggal...

Pahit

Pahit benar kalau dirasa baik-baik. Tidak ada rasa yang sebaik ini jika kita hanya berdiam diri. Renung-renung malam sepi dalam untaian nada tak bersuara hanya merintih, menangis, sedih, luka bagai terkulai lemas. Aku dan...

Mrs. Perfect

Sempurna, itulah sebuah kata yang tepat untuk menggambarkan diriku ini. Setiap orang pasti mendambakan hidup seperti aku ini. Aku, seorang anak kecil yang lugu berumur 7 tahun. Hidupku sangatlah berwarna. Aku dilahirkan di...

Bye Canopus!

tetesan embun pagi memenuhi seluruh bagian kaca bis dengan rapih. Tak ada satu celah pun yang kering pagi ini. Semuanya terlihat damai, pojokan bis yang terisi banyak serakan sampah pun tak mengganggu penglihatan. Suasana...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Titip Rindu Buat Ayah

  1. kusnita sari 19 August, 2014 at 3:09 pm | | Reply

    SeDiH bNgEt…
    BkIn NaNgIsZs…
    Eeee

Leave a Reply