Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Sudut Pandang

Pernah semasa SMP dulu, ada teman yang ditindas. Bisa dikatakan, dia kurang menyenangkan. Sering menentang otoritas dengan lidah yang tajam meski mempunyai pendapat baik. Sikapnya dingin, cuek, mudah marah dan agak egois....

Bidadari Tanpa Mata

Dalam malam selalu ada kelam, mungkin itulah setiap malamku selalu penuh ketakutan. Namaku Riri, setiap hariku adalah malam. Ini bukan karena drama, ini nyata. Selama tujuh belas tahun aku hidup dalam kegelapan, Selama itu...

Inikah Takdirku

Satu – Saksi Moment Pedih itu “Pergi! Pergi sana! Aku tak sudi bertanggungjawab! Mustahil! Aku hanya sekali melakukannya! Itu pun dalam keadaan khilaf! Jadi, tak mungkin yang kau kandung adalah anakku! Pergi!!!”...

Dolls

Aku masih berdiri disini. Ya, setiap hari aku memang selalu berdiri disini. Setiap hari aku selalu memasang pose yang sama. Aku terdiam di kotak kaca besar, berdiri mengenakan kimono besar yang mewah, lalu aku tersenyum,...

Cintaku Untukmu Ayah

Siang berganti malam, penghujung perjuangan pun menanti. Matahari terbenam menghiasi langit, menghadirkan keindahan. Tetapi tidak bagi keluargaku. Hari ini, malam ini, dan detik ini merupakan awal kesedihanku. awal dari perjuangan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Titip Rindu Buat Ayah

  1. kusnita sari 19 August, 2014 at 3:09 pm | | Reply

    SeDiH bNgEt…
    BkIn NaNgIsZs…
    Eeee

Leave a Reply