Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Sebuah Diary

Suara tangis sayup-sayup terdengar dari balik kamar. “Rini, ini ayah nak! Buka pintunya Rini” bujuk ayah Rini. Hening sebentar. Tampak Rini dengan mata sembab membuka pintu kamarnya. Lalu dia memeluk erat sang ayah. Ayahnya...

L.D.R (Long Distance Relationship), It’s Okay!

Kisah ini bermula di sebuah tempat dimana terbentang luas hamparan hijau nan indah, Star Hill. Malam itu tepatnya Saturday night pukul 20.30 WIB, aku yang seorang gadis periang begitu girangnya berada di Star Hill ditemani...

Walaupun Bukan Adik Kandung Bukan Berarti Ririn Bukan Adikku

“ririn lagi, ririn lagi” seruku, sambil mengeluh. Aku rina, kakaknya ririn. “ririn kan cuma anak pungut! Masa dia selalu jadi kebanggaan sih?” gerutuku. “hai kak!” sapa ririn, saat sarapan....

Virus Lora

Sebenarnya kedatangan seekor kucing yang kemudian ia beri nama Lora itu benar-benar telah membuat hidupnya lebih berwarna. Dulu, ia terbiasa duduk-duduk sendirian di ujung tangga menuju gudang sambil bernyanyi-nyanyi kecil...

Hadiah

Pagi itu Hani berangkat sekolah diantarkan oleh pamannya. Paman yang sangat dekat dengan keluarganya, dekat dengan Hani. Dan pamannya pun mengatakan sesuatu yang membuat Hani merasakan memiliki beban. Beban yang ia rasa memang...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Titip Rindu Buat Ayah

  1. kusnita sari 19 August, 2014 at 3:09 pm | | Reply

    SeDiH bNgEt…
    BkIn NaNgIsZs…
    Eeee

Leave a Reply