Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Krisan dan Bulan Sabit

Bulan tampak malu-malu. Hanya memperlihatkan separuh wujudnya untuk bumi bagian Semarang, kota kelahiranku. Sudah sejak sejam tadi sebenarnya aku ingin segera memandang langit Semarang, tapi baru bisa kesampaian setelah berhasil...

Perbedaan

“Kapan yach kehidupan senang dan bahagia berbalik arah kepadaku…?” Ya… itulah kalimat yang senantiasa selalu ada dan hadir di benak perempuan yang senang berpakaian warna pink ini. Ketika dia duduk di teras...

Loper Cilik

Setiap hari Minggu aku selalu membantu ibuku mengantarkan koran ke rumah pelanggan yang rumahnya tidak terlalu jauh dari rumahku. Ya, aku adalah anak seorang loper koran di kotaku. Usiaku kini genap 12 tahun. Ayahku sudah...

Cukup Luka itu yang Terakhir

Kadang , kita selalu mempercayakan diri sepenuh nya kepada sahabat , karena sahabat itu , adalah tempat dimana kita mengalami susah , kita berlindung kepada sahabat di pelukan ia kita merasa nyaman namun , sakit sekali jika...

Buku Harian Mereka

7 agustus 2007 Tampangnya sok banget ! penampilannya berantakan dan sepertinya typical cowok berandal. Baru hari ini berpapasan langsung dengannya dan dari penampilannya yang seperti tadi, ingatanku kembali akan desas desus...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Titip Rindu Buat Ayah

  1. kusnita sari 19 August, 2014 at 3:09 pm | | Reply

    SeDiH bNgEt…
    BkIn NaNgIsZs…
    Eeee

Leave a Reply