Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Maaf Mama

“Kalau pulang sekarang pasti gak ada lagi angkot, tapi kalau gak pulang mama pasti marah. Tapi mau naik apa, aduh…” langkah Dita tergangu karena lubang besar di jalannya. Karena terlalu sibuk memikirkan cara untuk...

Di Tebing Itu Aku Mengerti

Hmmm, burung-burung berkicau merdu. Pohon kelapa nyiur melambai. Angin sore berhembus lembut. Matahari tinggal tiga per empat saja. Yang seperempat sudah terlelap di peraduannya. Menambah syahdu suasana senja. Bunga melati...

Hatimu Hatiku

Kenalin gue Rama cowok terganteng di Indonesia itu kata nyokap gue. Gue punya saudara kembar yang menjadi saingan kegantengan gue karena mirip. Walau sebenernya lebih ganteng gue dikit. Walau kita kembar tapi gue dan Romi,...

Buku Resep Sahabat

Pada suatu hari, ada seorang anak yang gemar memasak. Namanya Lilyana syahputri. Biasa dipanggil Lily. Lily gemar sekali memasak, sampai-sampai dia mempunyai resep buatannya sendiri lho… Lily mempunyai 2 orang sahabat....

Eyang Uti

Aku masih mengingatnya ketika beliau mulai menyisiri rambut-rambut keriting tebalku. Beliau dengan lembutnya menyuruhku duduk di depan meja rias. Aku menurut, sambil memperhatikan setiap langkah jari lentikknya. Beliau menurunkan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply