Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Jangan Petik Mawar

“Apa yang dapat aku sukai dari setangkai bunga? Mencintai bunga hanya perlambang lemahnya seorang perempuan. Bunga bukanlah identitasku sebagai perempuan. Aku menolak mencintai bunga, bukan lantaran aku membenci keindahan,...

Sakura Bersemi di Hatiku

Namaku adalah Emilia. Aku memiliki seorang sahabat yang begitu sempurna di mataku. Namanya adalah Angela. Kami memiliki satu tujuan yang sama untuk masa depan kami. Negara yang menumbuhkan tunas mimpi yang mendebarkan. Negara...

Pelukan Pertama Ibu di Akhir Hidupku

Pagi telah menyambut. Sinar kehangatannya memancar ke seluruh penjuru dunia. Kicauan burung menambah cerahnya pagi ini. Semakin membuktikan kebesaran dari sang pencipta. Hari ini hari Minggu. Saatnya untuk memberikan waktu...

Suara Hati Sarah

Bel tanda pulang sekolah berbunyi. Para siswa Madrasah Aliyah segera berhamburan keluar kelas. Terlihat dua orang perempuan yang sedang sibuk mengeluarkan sepeda dari parkiran, sambil mengobrol. “Sarah, ntar belajar bareng...

Mutiara Yang Suci Dan Ibu Kupu-Kupu Malamnya

Aliyyah dan Shofiyah kini merasa tenang. Walau masih lemah, Mutiara telah melewati masa kritisnya, sekarang gadis kecil itu sedang tertidur lelap walau kadang masih terdengar mengigau. Gadis yang kerap di panggil Ara itu...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply