Ada Tumbuhan Bercahaya, Euy!!!

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kisah Nyata, Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 3 February 2013

Pukul 10.22 pagi. Di sebuah kelas tampak seorang guru tengah menguraikan pelajaraan Ilmu Pengetahuan Alam. Suaranya serak menenangkan siswanya yang tak mau diam di bangku pelajaran. Kelompok yang sudah terbentuk kacau balau tak beraturan. Peluh bercucuran membanjiri tubuhnya. Do’a dibatinkannya. Dia pasrah tak kuasa menghadapi suasana kelas yang sukar dikendalikan. Duduk lemas dan menatap satu persatu siswanya, hal itulah yang bisa diperbuatnya.

Waktu terus berjalan. Terlihat beberapa siswa berbisik-bisik sambil memperhatikan sang guru yang diam tak bersuara. Mendadak kelas hening. Sepertinya Sang Khalik mendengar jeritan hatinya. Kelas kembali bisa ditenangkan. Satu persatu siswa duduk rapi ditempat masing-masing. Sorot mata penasaran terhias di air wajah mereka. Diam-diam mereka menyimak lantunan pelajaran yang perlahan meluncur lewat lisan sang guru.

“Ada yang mau bertanya?”

Dengan wajah dilengkapi senyum, guru meminta siswa untuk berani bertanya. Tak ada yang mengacungkan tangan. Sang guru mengulangi pengajuannya pada anak didiknya. Ada tangan terangkat ragu-ragu. Dengan bahasa isyarat, dipersilahkannya si murid mengutarakan pertanyaannya.

“Saya, Pak ingin bertanya. Selain beberapa hewan dan matahari sebagai sumber cahaya alami, apakah ada tumbuhan yang juga bisa memancarkan cahaya!??”

Lagi-lagi senyum terukir manis di wajah guru. Ada kelegaan mengisi ruang dadanya hendak menghapuskan rasa penasaran siswanya. Namun, belum sempat guru menjawab pertanyaan Haris, secepat kilat mulut Isbat berkicau menjawab.

“Ada, euy! POHON YANG DIKASIH LAMPU NEON, Hahahaha”

Isbat ketawa mengikuti ucapannya sambil memegang perutnya.

“Woalah… Itu MAH NGACO namanya, Boys!” timpal Naufal dengan bibir manyun.

Seisi ruangan kelas sekolah dasar itu dipenuhi tawa hangat lagi mesra. Semua siswa memamerkan deretan giginya melalui tawa canda yang mereka ciptakan. Pun guru mereka, tak kalah terbahak-bahaknya mendengar alasan nyeleneh siswanya seakan lupa peristiwa sedih yang barusan menimpanya.

Ada Tumbuhan Bercahaya Euy

Cerpen Karangan: Danil Gusrianto
Blog: danialkampai.blogspot.com
Facebook: facebook.com/danil.gusrianto
Si Melankolis yang Cinta Biologi, Suka Fotografi dan tergila-gila pada dunia sastra. Saat ini tengah menimba ilmu di Sekolah Guru Indonesia Dompet Dhuafa (SGI-DD) Bogor.

Cerpen Ada Tumbuhan Bercahaya, Euy!!! merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Punya Tapi Tidak Bisa Ku Miliki

Oleh:
“huss, arwah setan pergi lah dari samping adikku yang paling cantik ini..” seru nando sambil tersenyum membangunkan lamunan ku, Nando adalah anak dari paman saya, Dia itu anak yang

Matematika Kronis

Oleh:
Senyap ini merongrong ditiap sudut kelasku. Diam seribu kata penuh makna. Hiruk pikuk yang ramai dengan celotehan masa putih abu-abu, seakan senyap dalam jangka waktu enam puluh menit. Otak

Kekecewaan

Oleh:
Rasanya di kecewakan itu memang menyakitkan, apalagi jika di kecewakan dengan seseorang yang kita sudah anggap sahabat. Rasanya sakiiittt sekali…!!! mending putus cinta deh… ini dia kisahku. Saat duduk

Sungguh Nyata Tapi Aneh

Oleh:
Suatu Hari di Pagi yang cerah, Secerah Lampu terang, mengalahkan cerahnya lampu padam, tiba-tiba terdengar suara ayam berkaki dua, berambut panjang ( ayam aneh disamping rumah gue ) dan

Batuk Versi Sharmay

Oleh:
“Batuk apa saja yang membatalkan salat?” Kali ini Ustadz Boerhan Ibrahim atau yang lebih masyhur dipanggil UBI mengevaluasi materi minggu lalu kepada para santriahnya. Seorang gadis berjilbab cokelat membenarkan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *