Cerita si Putih Abu-Abu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kisah Nyata
Lolos moderasi pada: 8 November 2012

Setiap denger lagu ADA Band yang Armada Masa Depan secara spontan mata gua berkaca-kaca. Baca aja ni liriknya “Indah persahabatan tak pernah hilang di memori ini, tertawa bersama meski selalu diiringi oleh kesedihan penuh warna. Bila telah dewasa terkadang kita kekanak-kanakan, selalu berkhayal namun melangkah dengan cita-cita yang mulia anugerah sang kuasa,”. gua sedih karena keingetan masa-masa SMK. Mungkin sebagian kalian menilai gua lebay, 4L4Y, atau apapun yang semakhluk dengan itu. Tapi kan itu bagian dari implementasi gua terhadap masa SMK yang gua anggap itulah masa-masa terindah keremajaan gua. Jadi sah-sah aja kalau gua merasa kayak gitu.

SMK bagi gua itu kayak sebuah objek yang selalu membuat orang jadi mabuk kepayang. Gimana engga, di SMK itu banyak ditemukan cerita indah. Dari persahabatan, percintaan, pergilaan, perkonyolan, dan per-per yang lainnya. Mungkin kalau gua sebutin semua per-pernya ampe besok subuh kali kalian baca tulisan ini. Yaa intinya SMK = Masa teridah yang menyimpan penuh kenangan.

Cerita si Putih Abu-abu

Di SMK Muhammadiyah Parakan kami belajar, dan mengeksplore segala hal yang dapat kami tuangkan pada fase ini. Jujur aja ya, awal gua berkunjung ke sekolah ini, itu sekitar tahu 2006, gua udah menganggap sekolah ini unik banget. Yaa taulah lingkungannya yang masih mengekspose penghijauan, dan banyaknya buah-buahan yang tumbuh pasti menarik hati siapa pun yang melihatnya. Kalau kalian menganggap pernyataan gua ga banget, yaa mungkin karena kita udah hampir tiap hari merasakan lingkungan kayak gitu, jadi kesannya biasa-biasa aja. Coba orang yang baru liat tuh sekolah, pasti tastenya beda deh.

Kalau gua main ke sekolah, eh bukan main ding, tapi kerja.. haha, gua tuh masih suka ngebayangin kita ada di kelas yang di pojokan atas sekolah. Sumpah deh, kadang-kadang gua miris sendiri kalau inget-inget kenangan kita di kelas itu.

Oh iya sesuatu yang paling gua inget di kelas pas kita main kuda tomprok bareng. Emang kalau dipikir-pikir kita kayak anak kecil ya, tapi dari situ gua tuh ngerasa adanya ikatan fisik dan batin dari pertemanan kita. Belum lagi kelakuan-kelakuan konyol+aneh yang sering kita lakukan. Kayak ga pernah lepas dari kaca+hape walaupun lagi belajar, ngantuk-ngantuk+becanda pas lagi belajar, terus sering telat padahal rumah kepeleset juga nyampe, sampai niru-niruin kebiasaan masing-masing guru kalau lagi ngajar.. haha. Memang sepintas kelakuan-kelakuan seperti itu tidak baik. Tapi justru tingkah yang seperti itu yang kami rindu untuk melakukannya. Dan pasti menjadi cerita lucu kita bersama saat kita dewasa kelak.

Gua sekarang mau cerita dikit ni karakter beberapa teman kelas gua yang gua anggap unik. Yang pertama Ryade Kevin. Menurut gua Kevin tuh sebenernya pinter, yaa terbilang aktiflah kalau di kelas. Tapi ada hal unik yang dia punya. Kadang-kadang tingkahnya suka ga jelas. Haha. Dan ga jarang dia jadi bahan ecakkan. Tapi ga papa pin, lu dapet pahala kok, bikin seneng orang. 😛

Ada lagi Idham, kalau dia mah super ga jelas. Ngomong ga jelas, ekspresi ga jelas, tingkah laku ga jelas, muka juga ga jelas, upss!! Haha. Tapi Idham orangnya care banget sama temen. Asyik dah pokoknya. Kalau Dimas orangnya Belanda abis cuy. Mungkin nanti kalau dia udah nerima ijazah SMK langsung kali yaa terbang ke Belanda. (Belakang Dapur Maksudnya) hehe. Tapi gua doain Dim, semoga lu bisa ke sana, menuntut ilmu di sana, dan memberikan Ilmu yang lu punya ke kita-kita.

Kalau ceweknya yang gua anggap unik. Paling si Sipit alias Wanda. Dia tuh suka teriak-teriak kesenengan ga jelas. Tapi justru dari sikapnya yang kayak gitu, dapat memberi warna tersendiri kalau kita lagi seru-seruan. Dan dia juga sering bikin temen cewek yang tadinya terkesan diem, ehh malah jadi gila bareng. Haha

Itulah sekilas cerita tentang keadaan Sekolah, Kelas, dan Seisinya. Nah sekarang kita beranjak ke Kantin sekolah.

Entar dulu deh, kalau menurut kalian standar tempat makanan di sekolah dapat dibilang kantin itu kaya gimana sih??

Gua tuh bingung. Abisnya setiap gua bilang kalau itu kantin, pasti pada ketawa, atau paling engga ekspresinya tuh kayak aneh gitu. Tapi sampai saat ini pemahaman gua tetap mengakui itu adalah kantin. Di Kantin itu ada beberapa makanan/jajanan yang lumayan bisa ngisi perutlah. Ada warung yang bertitle koperasi. Warung itu dikelola oleh Ms. Tien dan Ibu Ninin. Terus ada juga makanan beratnya yaitu Nasi Uduk Mpok Sanan+Lontong Sayur Mama Mpi. Hampir tiap hari gua makan di situ, padahal emak gua jualan nasi udul dan lontong sayur di rumah. Hehe, walaupun sebenernya enakan nasi uduk emak gua *Angkat kerah dengan bangga. 😛

Ada juga gorengan mamanya Tangsang, terus di sampingnya ada tukang es Susu Milo+Kelapa. Di belakangnya ada lagi Batagor bang Gondrong yang maknyeus deh pokoknya. Ditambah lagi Mie Instan + Buble bude yang menggoyang lidah, pasti makin sempurna aja kuliner di sekolah. Hehe. Itu sekilas gambaran tentang kantin sekolah.

Setelah kita cerita panjang lebar tentang segala-galanya yang ada di sekolah. Mari sekarang kita nikmati perjalanan cerita ini menuju penggambaran seorang yang berjasa di sekolah dan berjasa terhadap kesuksesan kita, yaitu guru.

Sumpah kangen banget suasana belajar, kangen selentingan berharga yang dikeluarkan lisan mulia yang dimiki sang guru. Merekalah Pahlawan Tanpa Tanda jasa.

Jujur yaa dari semua guru yang ada di sekolah, yang paling gua kangen tuh waktu diajarin Ms. Tien, Pak Yusman, & Bu Mulyanah. Ini tiga guru yang paling gua kangen belajar dengan mereka. Tapi bukan berarti sama guru yang lain ga kangen. Kangen juga kok, tapi kapasitas kangennya berbeda.

Oh iya ada lagi Pak Agung. Kalau dia itu guru yang paling sering motivasi gua. Dan selalu memberikan kesempatan gua untuk berkembang. Yaa mungkin karena background kita yang sama dari IPM kali yaa, yang bikin gua ngerasa kalau sama dia tuh ngobrol nyambung. Dan tentunya selalu dapet aja ilmu-ilmu baru yang unik.

Tulisan ini mungkin hanya sepercik ungkapan isi hati gua yang gua eksplore di sini. Kalau semua yang ada di hati gua, gua tuang di sini, mungkin kalian capek bacanya. Hehe

Intinya mah gua bahagia pernah merasakan fase SMK, dan fase ini ga akan pernah terlupa di memori ini.

Cerpen Karangan: Tara Prayoga
Blog: taraprayogaipm.blogspot.com
Facebook: Tara Parayoga

Cerpen Cerita si Putih Abu-Abu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sabar Untuk Memilih

Oleh:
Ada banyak pilihan fasilitas transportasi di Jakarta yang terkadang membuat kita bingung untuk memilih transportasi yang seperti apa, apakah yang menarik mulai dari fasilitas kenyamanan dan tampilannya tapi mahal

Perpisahan Yang Memberikan Kekuatan

Oleh:
Tak pernah disangka semua terjadi begitu saja. Impian yang dulu kita bangun, tiba-tiba musnah tak berbekas. Semakin aku mengingat kisah cinta kita semakin terluka hatiku. Sebenarnya dia tak pernah

Budaya Kucing

Oleh:
Kisah ini adalah tentang 3 anak kucing yang tinggal di rumahku walau tanpa diundang. ya kisahnya dimulai di suatu malam yang gak hujan, tiba-tiba aku debagar suara kucing di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *