Gara Gara Rp 2.000

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kisah Nyata
Lolos moderasi pada: 21 May 2018

Mata uang kertas Rp 2.000 pertama diedarkan tanggal 10 juli 2009 dengan gambar depan Pangeran Antasari dan gambar belakang tarian adat dayak. Sedangkan uang Rp 2.000 terbaru diedarkan pada tanggal 19 Desember 2016 dengan gambar depan Mohammad Hoesni Thamrin dan gambar belakang Ngarai sianok dan Tari Piring. Namun ada pengalaman tersendiri untuk tati seorang ibu dengan dua orang anak, yakni jauza dan achsan.

Suatu hari tati hendak bersilaturahmi ke rumah kakaknya nani, kurang lebih 500 meter dari rumahnya. dengan berjalan kaki ia menggendong si bungsu achsan dan menggandeng si sulung jauza.

Di tengah perjalanan tati mendengar sebuah seruan dari arah belakangnya. Langkah tati pun terhenti kemudian dia menoleh mencari arah suara tersebut.
“afi kamu memanggil saya?”
“iya tat, ke sini sebentar”
“ada apa ya fi, kok aku jadi deg-degan!”
“begini tat, saya mendapat amanat dari selly, kamu masih ingat tidak? Katanya dia punya hutang sama kamu sebesar 2.000 rupiah dan sampai sekarang dia masih ingat terus hutang itu padamu”
“masyaAllah, selly. ak malah tidak ingat kalau dia hutang padaku”,
“oya ini titipanya, afipun menyodorkan uang 2.000 rupiah pada tati”.
“terima kasih ya fi?”
“iya sama-sama. kalau begitu saya pulang dulu ya”
“iya”

Tati pun mengayunkan langkahnya sembari keheranan. selly adalah salah satu sahabat tati sewaktu di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs) angkatan 2004/2005. Kurang lebih 12 tahun yang lalu. dan saat kelulusan sampai saat ini tati tidak pertemu dengan sely. Dalam benaknya dia heran kenapa dia masih ingat dengan hal itu, namun dia tahu bahwa sely seseorang yang baik meski hutang Rp 2.000 dia masih kepikiran dan berniat melunasinya. karena hutang adalah hutang dan hutang harus dibayar. bukan masalah nominalnya namun dalam agama islam hutang harus dibayar.

Tati pun bersyukur bukan masalah Rp 2.000 tadi tapi dia kini jadi punya alasan untuk menjalin silaturahmi yang telah lama terputus dengan sely sahabatnya.
Dia pun teringat untuk menanyakan nomor handphone sely pada afi, hati tati pun sangat senang. dan akhirnya ia pun sampai di rumah kakaknya.

Cerpen Karangan: Sti Mabruroh

Cerpen Gara Gara Rp 2.000 merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Penyesalan yang Tak Berarti

Oleh:
Hari-hari seperti biasanya dan tidak ada yang berubah. Seperti biasa, setiap sore aku habiskan waktu untuk bermain sepeda bersama teman-teman seusiaku. Maklumlah, pada saat itu bersepeda sore sedang nge-trend

Senja

Oleh:
TAKDIR adalah satu kata yang menentukan keadaan dan kehidupan setiap orang. Takdir pulalah yang membuat bumi terkadang penuh dengan deru tangisan di secara bersamaan terdengar dengan tawa kelakar orang-orang

Keluarga Kecilku

Oleh:
Pagi ini aku sudah melakukan aktifitas seperti biasanya sebagai seorang ibu, kemudian aku menjemur pakaian dengan hanger. Sesaat seorang laki-laki yang menatapku dengan sinis, ya dia adalah kakakku yang

Cerita Masa Laluku

Oleh:
Sering kali aku mendengar pertengkaran kedua orangtuaku. Setiap aku pulang berangkat sekolah, selalu dikelilingi dengan kekicauan mereka. Dan itu membuat sekolahku hancur, rasa tidak semangat, takut, benci semua mengelilingi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Gara Gara Rp 2.000”

  1. Dinbel says:

    Singkat, tapi bermakna kerenssss.
    Di tunggu ya, cerpen selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *