Tak Terbalas

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Kisah Nyata, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 5 November 2016

Saat aku menginjak kelas 8, aku bertemu dengan orang orang baru yang belum kukenal seluruhnya. Dari berbagai kelas. Hanya beberapa orang yang kukenal, tentu saja orang orang yang berasal dari kelasku dulu.

Berbulan bulan telah kulewati di kelas 8A bersama teman teman. Ada seseorang yang berhasil merebut perhatianku. Dia bernama Syifa.
Aku hanya bisa memperhatikan dia dari jauh, menyukainya dalam dia sudah cukup bagiku. Aku tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaan ini padanya.

Setelah sekian lama memendam perasaan ini aku melihat ada kesempatan untuk mengungkapkannya. Tepat di kelas 9. Namun di saat aku ingin mengungkapkannya, ada seseorang yang telah lebih dulu mengungkapkan perasaannya pada Syifa. Aku merasa sakit hati, tentu. Semua orang pasti akan merasakannya jika melihat orang yang kita suka menyukai orang lain. Syifa dan orang itu pun saling menyukai. Apa yang harus kulakukan? Hanya bisa diam dan mengizinkan mereka bersama. Toh mereka saling menyukai, aku tidak bisa memaksakan Syifa agar menyukaiku.

Aku meluapkan kekesalanku pada orang itu. Aku mengatakan “aku suka sama Syifa”, reaksinya? Hanya diam tak peduli. Aku pun mengatakan hal yang sama pada Syifa di hari perpisahan angkatan “aku suka sama kamu” reaksi Syifa? Dia terkejut dan memberitahu kelompok dramanya yang akan tampil di perpisahan itu. Aku tidak mengharapkan respon yang berlebih. Biarkan rasa ini terus terpendam dalam hatiku. Melihatnya bahagia sudah cukup bagiku, walaupun bersama orang lain, bukan aku.

Cerpen Karangan: Antiek Widya
Facebook: Antiek Widya N
Cerpen ini kisah nyata temenku waktu kelas 8 :3 aku terinspirasi sama kejadian itu.
IG : @antiekn

Cerpen Tak Terbalas merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Enemy My Boyfriend

Oleh:
Waktu istirahat tiba, Aku dan Naya bergegas ke kantin. Aku langsung memesan bakso kesukaanku. “Nay, kamu mau makan apa? Aku udah pesen bakso”, kataku kepada Naya. “Hmm Aku pesen

Fara Sahabatku

Oleh:
Teet…!! tanda suara bel masuk terdengar di telinga kami yang masih berada di luar kelas. Karena takut dimarahi oleh pak Ratno, guru matematika kami yang killer, aku dan teman-teman

Tutup Botol

Oleh:
Sejak saat itu ruas jalan terasa sangat panjang. Perjalanan waktu dua kali lebih lama. Sejak ku dengar, “Jaga diri ya,” Panggil saja aku Nilam, dua bulan telah berlalu sejak

Sosmed

Oleh:
Aku tidak meminta mengenalmu, kita berkenalan seiring waktu yang terlewati. Aku tidak meminta menjatuhkan hatiku di kamu tapi hati mengerti kenyamanan berada di dekatmu. Aku tidak meminta semuanya kudapatkan

Cinta Saat Ulangan Semester

Oleh:
Pagi pagi sekali aku pergi ke sekolah, ya karena sekarang aku sedang ulangan semester apalagi sekelas sama anak kelas 3, saat itu aku mencari ruang 26 dan aku melihat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *