Diabolik Lovers (Part 1)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Korea
Lolos moderasi pada: 1 January 2019

Di sebuah hutan di Seoul, terdapat kelompok werewolf yang hidup berdampingan dengan kelompok vampir. Kelompok werewolf terdiri dari keluarga Kim dan keluarga Park, mereka adalah orang yang paling berpengaruh bagi semua werewolf. Sedangkan, kelompok vampir terdiri dari keluarga Lee dan keluarga Mun, mereka adalah keluarga yang paling berpengaruh bagi semua vampir. Bahkan keluarga Mun yang merencanakan untuk membuat perjanjian dengan para werewolf agar bisa melupakan dendam masa lalu.

Dendam yang tidak sengaja dibuat oleh keluarga Lee yang tidak sengaja menemukan mayat istri dari Lee Woo Seok, Ketua Vampir di tangan keluarga Park. Sehingga Lee Woo Seok berniat membalaskan dendam atas kematian sang istri. Saat tengah malam, Woo Seok dan pasukannya menyerang perkampungan para werewolf. Hingga ia berhasil membunuh istri dari Park Joon Myeon, Ketua Werewolf.

Mendengar ada keributan di para werewolf, semua vampir dan werewolf datang dan melihat apa yang terjadi. Kim Min Seok dan Mun Shin Won datang dan melerai mereka, “Apa yang terjadi di sini? Kenapa kalian bertengkar?,” tanya Kim Min Seok, Wakil Joon Myeon, “Lihatlah apa yang telah ia perbuat!,” jawab Joon Myeon sambil menunjuk Woo Seok.

Kim Min Seok hanya menatap mayat salah satu keluarganya, ya mayat perempuan itu adalah mayat adiknya yang telah menjadi belahan hati Park Joon Myeon 25 tahun yang lalu, “Tapi, kau yang memulainya terlebih dahulu, Joon Myeon! Kau telah membunuh istriku!,” ucap Lee Woo Seok dengan nada marahnya, “Aku membunuh istrimu karena dia telah melewati batas. Dan sekarang suaminya melakukan hal yang sama,” ucap Joon Myeon.

“Apa kau tahu kalau istriku telah mengandung anak kelima kami? Apa kau tahu, hah?!,” bentak Woo Seok. Mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh ketua vampir tadi, Joon Myeon tertegun dan melamun, ‘Apa aku baru saja membunuh wanita hamil? Tapi, kenapa aku tidak melihat perutnya yang membesar?,’ kemudian Kim Min Seok menepuk pundak Park Joon Myeon agar tersadar dari lamunannya.

“Mianhae, Woo Seok-ssi,” ucap Joon Myeon lirih, “Sudah terlambat untukmu meminta maaf. Apa kau pikir dengan permintaan maafmuistri dan calon anakku akan hidup kembali?,” ucap Woo Seok. Melihat dan mendengar apa yang terjadi, Mun Shin Won angkat bicara, “Sudahlah, Woo Seok. Ini sudah terjadi dan pasti Park Joon Myeon sudah menyesali perbuatannya. Dan, Joon Myeon-ssi. Aku minta maaf atas kejadian yang dilakukan oleh Woo Seok. Dan aku juga menawarkan perjanjian perdamaian,” mendengar apa yang dikatakan Shin Won semuanya menatap ke arahnya.

Tetapi, suasana mencair ketika Kim Min Seok membuka suara, “Aku menyetujuinya agar tidak terjadi pertumpahan darah diantara bangsa kita. Dan mungkin kita juga bisa berteman melalui perjanjian ini,” semua orang kaget atas perkataan 2 orang tersebut. Tetapi, 2 ketua itu hanya bisa menyetujui usul dari wakil werewolf itu.
“Perjanjian perdamaian ini akan membuat kita melupakan kejadian yang telah terjadi. Bahkan perjanjian ini akan menjadi perjanjian batas wilayah. Bagian hutan timur akan menjadi milik bangsa werewolf dan bagian hutan barat menjadi milik bangsa vampir. Bagi yang tidak menyetujuinya bisa datang kedepan,” ucap Shin Won. Kemudian perjanjian perdamaian itu disetujui oleh mereka semua.

Perjanjian perdamaian itu telah berlangsung selama 150 tahun. Bahkan Joon Myeon dan Woo Seok telah melupakan kejadian 150 tahun lalu karena kehadiran cucu mereka. Tapi, tetap tidak ada yang suka akan perjanjian itu yaitu Hong Ji Soo, vampir buangan yang hampir saja meracuni Shin Won dan Noh Kang Min, werewolf buangan yang hampir membunuh Min Seok.
Yun Sung dan Kang Min sekarang tidak lagi berada di tempat seharusnya mereka berada, tetapi mereka berada di dunia manusia. Untuk mengumpulkan vampir dan werewolf buangan yang tidak mematuhi perintah ketua dan wakilnya bahkan yang hendak membunuh ketua dan wakilnya. Dan juga niat tersembunyi lainnya.

8 tahun kemudian …
“Kim Hyun Kyung! Jangan berlarian! Eomma lelah tadi mengejar 3 hyung dan sekarang eomma harus mengejarmu. Hyun Kyung, tolong berhenti. Jika kau tidak kemari, harabeoji akan kemari dan marah padamu,” panggil seorang wanita yang kira-kira berusia 30 tahun kepada anaknya yang sedang berlarian. Tiba-tiba, anak kecil yang bernama Kim Hyun Kyung tadi menabrak seseorang hingga orang itu terjatuh.

“Mianhae, ahjushi. Aku tidak sengaja,” ucap Hyun Kyung menunduk tidak berani menatap orang yang baru saja ia tabrak, “Jadi, kau ingin aku maafkan setelah kau membuatku lama menunggu dan kau tadi juga menabrakku hingga aku terjatuh?,” ucap ahjushi itu dengan suara seraknya. Saat mendengar suara ahjushi itu, Hyun Kyung seperti tidak asing suaranya dan saat ia mendongak menatap siapa ahjushi itu ternyata itu adalah harabeojinya, Kim Min Seok. Dan di belakang harabeojinya ada 3 hyungnya dan juga appanya.

Saat Hyun Kyung ingin lari, tiba-tiba tangannya ditarik oleh Min Seok, “Kau jangan berlarian lagi. Kau tidak kasihan pada eommamu?,” tanya Min Seok pada Hyun Kyung yang sekarang telah berada di gendongannya, “Mianhae, harabeoji. Mianhae, eomma karena membuat eomma lelah mengejarku,” ucap Hyun Kyung dengan rasa bersalahnya dan semua orang hanya tersenyum, “Apa kau tidak rindu dengan Park Min Hyuk? Dengan Park Jung Kook? Dengan Park Chan Yeol atau Park Won Woo?,” tanya Min Seok pada Hyun Kyung lagi yang hanya dibalas dengan anggukan oleh Hyun Kyung. Setelah itu keluarga Kim pergi untuk menemui keluarga Park.

Sesampainya di tujuan, Min Seok terkejut dengan apa yang dilihatnya. Karena di sana ada bangsa werewolf, dan ia masih ingat tentang perjanjian itu bahwa tidak boleh melanggar batas wilayah. Dan sekarang bangsa werewolf telah melanggarnya dan dengan berat hati dia dan keluarganya harus ke sana. “Annyeong, Min Seok-ssi. Kau tidak keberatan kan jika aku mengundang mereka kesini. Lagipula aku ingin anak cucu kita bersahabat dengan mereka,” ucap Park Joon Myeon dan Min Seok hanya menggeleng mengartikan bahwa ia tidak masalah dengan kehadiran mereka.

Saat sedang acara pertemuan itu berlangsung ada 16 anak kecil yang bermain-main di bawah pengawasan orangtua mereka, sedangkan sedangkan kakek mereka sedang membicarakan sesuatu.
“Hyun Kyung hyung, bisa kau ambilkan aku bunga yang ada di atas pohon itu?,” pinta seorang anak kecil pada temannya itu, “Tunggu sebentar akan aku ambilkan Min Hyuk,” jawab Hyun Kyung. Saat memanjat pohon, tiba-tiba Hyun Kyung terjatuh dan itu membuat Min Hyuk menghampirinya, “Gwenchana, hyung?,” tanya Min Hyuk yang hanya dibalas anggukan oleh anak laki-laki itu.
Hyun Kyung terus mencoba mengambil bunga untuk temannya itu, tetapi tetap saja gagal. Hal itu membuat 2 anak laki-laki menghampiri mereka, “Apa ada yang bisa kami bantu?,” tawar anak kecil yang pertama, “Aku tadi mencoba mengambil bunga di atas pohon itu untuk Min Hyuk,” jawab Hyun Kyung, “Biar aku ambil,” ucap anak kecil yang kedua dan langsung memanjat pohon.

Setelah mengambil bunga itu, anak kecil tadi langsung memberikannya pada Min Hyuk, “Gomawo. Kalau boleh tahu nama kalian siapa? Namaku Park Min Hyuk dan dia Kim Hyun Kyung hyung,” ucap Min Hyuk memperkenalkan dirinya dan Hyun Kyung, “Aku Mun Myung Ho dan dia Lee Hae Chan,” ucap anak kecil yang pertama memperkenalkan dirinya dan temannya, “Sepertinya kau jauh lebih tua dariku, bolehkah aku memanggilmu hyung?,” tanya Hyun Kyung, “Ne, kau boleh memanggilku hyung. Lagipula kita hanya terpaut 3 bulan. Harabeojimu yang memberitahuku,” ucap Myung Ho, “Lagipula Hae Chan nanti juga akan memanggil kalian hyung,” lanjut Myung Ho, Hyun Kyung dan Min Hyuk hanya ber-oh ria.
Kemudian 4 anak kecil itu bermain bersama, melihat cucu terkecil mereka bermain membuat 4 namja tua itu tersenyum karena mengetahui bahwa cucu mereka dapat akrab dengan cepat.

Di sungai, 6 anak kecil sedang bersantai dan 2 diantaranya bermain lempar batu. “Hyung, kami lelah. Kapan kalian berdua berhenti bermain?,” rengek 4 anak kecil bersamaan, “Sabarlah, Min Gyu, Woo Shin. Sebentar lagi aku dan Chan Yeol hyung akan selesai bermain,” ucap seorang anak laki-laki pada 2 dongsaengnya, “Sabar sebentar, Won Woo, Jung Kook. Hyung akan segera selesai,” ucap anak laki-laki yang lain pada 2 dongsaengnya.
“Hyung, aku pasti bisa mengalahkanmu kali ini,” ucap seorang anak laki-laki dengan tingkat percaya dirinya yang tinggi, “Kau tidak usah terlalu percaya diri, Kim Seok Jin. Kau pasti akan kalah denganku, Park Chan Yeol. Lebih baik kau mengurus Woo Shin dan Min Gyu,” ucap anak laki-laki yang lain dengan nada meremehkan lawannya itu. Dan mereka berdua melempar batu, dan lemparan terjauh adalah Kim Seok Jin anak laki-laki yang diremehkan tadi, “Sudah kubilang, Park Chan Yeol. Bahwa aku akan mengalahkanmu. Kim Seok Jin telah mengalah Park Chan Yeol,” ucap Seok Jin dengan menjulurkan lidahnya ke Chan Yeol.

Tiba-tiba ada 2 batu yang bisa mengalahkan lemparan milik Seok Jin. Chan Yeol dan Seok Jin menoleh ke asal arah lemparan tadi dan mereka mendapati 6 anak laki-laki disana, “Mianhae, karena telah mengganggu kegiatan kalian. Tapi, bolehkah kami bergabung?,” ucap salah seorang diantara mereka yang hanya dibalas anggukan oleh Seok Jin. Mereka pun sekarang bermain bersama.

Sekarang ada 4 anak laki-laki yang bermain dan permainan pun dimulai, sedangkan 8 anak laki-laki lainnya meninggalkan sungai. Dan pemenang lempar batu adalah 2 anak laki-laki tadi, “Daebak! Jauh sekali lemparan kalian. Bisa kalian ajari kami?,” pinta Chan Yeol pada mereka dan dibalas anggukan. Dan mereka mulai mengajari Seok Jin dan Chan Yeol.

Di sisi lain …
8 anak laki-laki sedang bertanding lari cepat. Dimulai dari tempat adik mereka bermain di bawah pohon sampai sungai yang terletak 4 km di arah utara. Dan pertandingan dimulai, dan pemenangnya adalah seorang anak kecil berambut coklat keemasan, “Selamat, ya. Ngomong-ngomong siapa nama kalian? Kita belum kenalan tadi. Aku Kim Woo Shin dan dia dongsaengku Kim Min Gyu,” ucap Woo Shin, “Iya. Nama kalian siapa? Aku Park Won Woo dan dia dongsaengku Park Jung Kook,” ucap Won Woo, “Aku Lee Sung Yeol dan dia Lee Tae Yong,” ucap anak laki-laki berambut hitam, “Aku Mun Jun Hui dan dia Mun Jae Hyun,” ucap anak laki-laki berambut coklat keemasan. “Kajja, kita kembali ke tempat pertemuan,” ucap Tae Yongdan mereka semua kembali ke tempat pertemuan.

Di sungai …
Setelah bisa melempar batu dengan jarak yang lumayan jauh dari yang mereka bisa, Seok Jin dan Chan Yeol memutuskan untuk kembali, “Kajja kita kembali, Seok Jin,” ucap Chan Yeol, “Gomawo, karena telah mengajar kami. Ngomong-ngomong nama kalian siapa? Aku Park Chan Yeol dan dia Kim Seok Jin,” lanjut Chan Yeol, “Aku Lee Woo Hyun dan dia Mun Kog Yeol,” ucap Ho Won. Kemudian mereka kembali ke tempat acara itu berlangsung.

Sekarang tengah duduk 4 keluarga dalam 1 meja, “Baiklah, kurasa semua anggota keluarga kita sudah saling mengenal satu sama lain meski baru saja. Termasuk cucu-cucu kita,” ucap Park Joon Myeon memulai pembicaraan. “Bahkan kita harus menceritakan legenda Pecinta Diabolik yang akan memilih mempersatukan atau menghancurkan kita semua. Vampir dan werewolf,” lanjut Lee Woo Seok.“Memangnya seperti apa legenda Pecinta Diabolik itu, harabeoji?,” tanya Lee Hae Chan yang diikuti oleh anak kecil lainnya. “Begini legendanya…

3550 tahun lalu, di bangsa manusia ada seorang yeoja bernama Ahn Sora. Ahn Sora sangat menyukai segala hal yang berhubungan dengan vampir dan werewolf, hingga ia mencoba berbagai cara agar mengetahui tentang kita lebih banyak. Hingga Sora menemukan 1 cara yang cukup berbahaya, memasukkan gen vampir dan gen werewolf kedalam tubuhnya.
Hingga dalam waktu 5 tahun, segalanya telah berubah. Sifatnya hampir sama dengan vampir dan werewolf. Sora pun menemui ketua vampir dan werewolf untuk diijinkan bergabung dengan kawanan dan mereka menerima Sora.

Hingga suatu kejadian terjadi, perang antara bangsa vampir dan werewolf terjadi hanya karena kesalahan anak ketua werewolf yang tega membunuh anak ketua vampir. Sora berpikir untuk ikut agar bisa membuktikan bahwa ia bisa menjadi salah satu diantara mereka.

Saat kaum vampir hampir kalah, Sora menolong mereka dengan mencabik semua werewolf yang menyerang. Sedangkan saat kaum werewolf hampir kalah, Sora menolong kaum werewolf dengan membakar vampir yang menyerangnya. Semua itu ia lakukan untuk membuktikan bahwa ia lebih baik dari yang lain. Bahkan Sora sudah berubah menjadi vampir dan werewolf hampir 20 kali.

Sampai ke21 kalinya ia ingin berubah menjadi werewolf, sesuatu terjadi padanya. Tubuhnya berubah menjadi setengah vampir dan setengah werewolf, sangat mengerikan. Hingga perang berhenti, karena jeritan Sora yang keras. Sora selalu meminta tolong, “Tolong aku! Aku tidak mau menjadi seperti ini,” bahkan sesekali ia melolong. Hingga ketua vampir dan werewolf menghampiri Sora, “Ini adalah balasan karena perbuatanmu, Sora. Tapi, tenanglah karena kami akan menolongmu. Sekarang kau pilih ingin mati sebagai Pecinta Diabolik dan kisahmu dikenang atau kau pergi dari sini untuk selamanya?,” ucap ketua vampir memberi pilihan kepada Sora, “P-Pecinta Diabolik?,” tanya Sora sambil sesekali melolong, “Apa itu Pecinta Diabolik?,” tanya Sora.

“Pecinta Diabolik adalah orang yang menyukai hal-hal yang berkaitan tentang vampir dan werewolf sepertimu. Tapi, jangan risau. Saat kau mati sebagai Pecinta Diabolik, kau akan hidup kembali bukan sebagai keduanya tetapi hanya sebagai manusia yang menyukai hal-hal yang berkaitan dengan vampir dan werewolf. Tetapi, saat Pecinta Diabolik itu berusia 18 tahun ia harus memilih ingin mempersatukan atau menghancurkan kaum vampir dan werewolf karena sekitar 4000 tahun yang akan datang akan terjadi peperangan lagi yang dipicu karena pengkhianatan,” jelas ketua werewolf.
“Aku me-memilih mati se-sebagai Pecinta Diabolik,” ucap Sora sambil menahan lolongannya, “Baiklah kalau begitu. Tapi, cara kau mati akan sangat menyakitkan. Karena kau akan dicabik, setelah itu kau akan dibakar. Apa kau tidak masalah?,” tanya ketua vampir meminta kepastian yang hanya dibalas gelengan yang mengartikan bahwa Sora tidak masalah dengan bagaimana cara dia mati.

Ketua vampir pun memerintahkan pasukannya untuk mencabik tubuh Sora, Sora hanya bisa melolong kesakitan karena cabikan yang sangat menyakitkan itu. Setelah tercabik, ketua werewolf memerintahkan pasukannya agar membakar tubuh Sora yang masih tersisa, karena tubuh yang tercabik adalah tubuh yang berwujud werewolf sehingga ia masih bisa merasakan panas di tubuhnya yang masih tersisa. Sekarang tubuh Sora habis tak bersisa karena perlakuan tadi.
Begitu legenda tentang Pecinta Diabolik. Dan harabeoji yakin, kalau perkataan ketua werewolf yang lama akan terwujud. Dan harabeoji juga tidak tahu keputusan apa yang akan diambil oleh Pecinta Diabolik itu,” ucap Woo Seok mengakhiri cerita. Setelah bercerita, 4 keluarga memutuskan untuk mengakhiri pertemuan mereka.

Cerpen Karangan: Karimah
Blog / Facebook: Karimah Diponegoro

Cerpen Diabolik Lovers (Part 1) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Last Wish (Part 1)

Oleh:
Dor dor! Terdengar suara tembakan revolver yang menggema memecahkan keheningan malam. Asap putih mengepul dari lubang tempat keluarnya peluru yang kini telah bersarang di jantung sang pria paruh baya

Hit Me (Part 2)

Oleh:
– Luna POV Musim dingin telah tiba, hari ini Artist SM hampir semuanya tidak ada yang punya Schedule. Karena bosan di dorm, aku pergi ke gedung SM, sekedar latihan

Crazy Love (Part 1)

Oleh:
“Eotteokhae?” isak tangis perempuan paruh baya itu dalam dekapan suaminya. “Jwesonghamnida. Kami sudah melakukan hal yang terbaik, tetapi kecelakaan itu membuat saraf pada otaknya tak berfungsi.” ujar seorang dokter

Urineun Mwoya (Part 2)

Oleh:
“Oppa, mengapa kau biarkan dia pulang sendiri eoh? Apa kau tak khawatir pada sahabatmu? Hari sudah malam oppa dan itu tidak baik untuk yeoja cantik sepertinya. Bagaimana kalau ada

Iro no Reinboo (Part 1)

Oleh:
Di sebuah dunia yang kosong dan hampa, tepatnya di dunia seorang gadis pengembara. Dia terbaring di puncak menara istananya yang hancur karena tembakan cannon-nya. Ia menatap langit gelap itu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *