Love Is Moment (Part 1)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Korea
Lolos moderasi pada: 3 December 2014

Di matamu, di pikiranmu, cinta sedang digambar
Meskipun kita terpisah, meskipun kita tersembunyi, cinta adalah dirimu
Kuharap kerinduan yang datang bersama angin dapat memberitahumu tentang hatiku

Cinta adalah momen, hari, momen saat dirimu datang
Kau memenuhi pandanganku, kau memenuhi hatiku dan aku terus memikirkanmu
Cinta adalah momen, hari, momen saat kau pergi
Aku tak dapat melupakannya, aku terus memikirkannya

Tutup matamu, tutup telingamu, aku merasakan cinta
Meskipun aku tak dapat menangkapmu, meskipun aku tak dapat memelukmu, cinta adalah dirimu
Kuharap kerinduan yang tersembunyi di cahaya mentari dapat memberitahumu tentang hatiku

Cinta adalah momen, hari, momen saat dirimu datang
Kau memenuhi pandanganku, kau memenuhi hatiku dan aku terus memikirkanmu
Cinta adalah momen, hari, momen saat kau pergi
Aku tak dapat melupakannya, aku terus memikirkannya
Cinta adalah momen, hari, momen di mana aku melepaskanmu
Jantungku berhenti, waktu berhenti, terus terasa sakit
Cinta adalah momen, hari, momen saat aku meninggalkanmu
Cinta juga meninggalkanku, terus terasa sakit

Di matamu, di pikiranmu, cinta adalaah moment.

Tap. Tap. tap.
Suara langkah kaki yang ragu, seorang gadis anggun berjalan dengan gaun putih nya yang mewah. “ini baru sebuah pertunagan, pertungan yang tidak aku inginkan, hanya demi appa dan eoma.” gumam gadis itu dengan wajah yang muram, namun ketika melihat kedua orangtua nya dengan senyum yang lebar, membuat gadis itu tersenyum sedih.

“hay Kim Hyora” sapa namja tinggi putih memkai jas hitam, terlihat gagah dan tampan. “nde, Cho Kyuhyun” tanpa membalas senyum nya. “kau siap untuk hari ini, hari yang sudah kita tunggu-tunggu” ucap kyuhyun dengan wajah girang. “heh!! aku juga begitu” hyora memaksa untuk tersenyum “sebenarnya aku tidak menunggu ini cho kyuhyun.” gumam hyora.

Pertunagan itu berjalan dengan lancar, hari sudah malam. Hyora masih mengenakan gaun putih, keluarga mereka masih saling berbincang-bincang. Hyora hanya bisa tersenyum, “ini kah yang pernah ku dengar, tentang sebuah ikatan bisnis, sebuah perjodohan.” dalam hati nya. “eehum. Aku permisi sebentar” pamit hyora.

Hyora bergegas pergi keluar halaman, merenggangkan badan nya. Menatap langit yang sedang mendung. Mengosok-gosok kedua tangannya. Dep, tiba-tiba hyora merasa hangat ketika sebuah jas menutup bahu nya yang terbuka. “rupa nya kau disini!!!” kyuhyun mengejutkan hyora. “hah!! Kyuhyun” ucap hyora. “euhm. Apa kau tidak dingin di luar, malam cukup dingin, dan bisa membuat kau sakit!!” ucap kyuhyun perhatian. “aniyo, aku sudah sering malam di luar, dan kau pakai lagi jas mu, ambil lah dari bahu ku”. “eumh. Tidak! Kau lebih penting memakai jas ku, hari ini dingin atau kita masuk saja!!” ucap kyuhyun mengajak hyora masuk. “terima kasih, tapi ayahku tidak mau masuk, jika kau mau masuk, kembalilah!”. “aku tidak mau masuk jika kau juga tidak masuk. Aku akan bersamamu.” kyuhyun sambil tersenyum.

Suasana menjadi hening, hyora diam, begitu juga dengan kyuhyun. “kyuhyun!!” ucap hyora pelan. “nde?”. “apa kau benar-benar menginginkan aku?” tanya hyora. “tentu, aku benar-benar menginginkan mu!!” ucap kyuhyun. “benarkah? Apa bukan karena sebuah bisnis orangtua?” tanya hyora lagi. “aniyo, aku benar-benar menginginkan mu. Sejak kita dikenalkan umur 13 tahun, aku sudah menyukaimu!!”. hyora sedikit terkejut, “tapi… bagaimana jika aku..!!” perkataan hyora terputus, ketika ada yang memanggil.

Jam 07.00 waktu korea. Hyora bergegas pergi kuliah, “aku pergi” teriak hyora tergesa-gesa. Membuka garasi dan tersenyum kecil, melihat mobil merah kecil yang sejak dulu bersama dengan hyora. Laju mobil cukup cepat, karena dia tau jika dia sudah sangat terlamabat. “oh ya, hari ini materi akutansi bisnis, aish. Dosen itu akan sangat marah jika aku terlambat lagi”

Klek. Perlahan hyora membuka pintu kelas nya hari ini, “annyeong Mrs. Sora” tersenyum takut karena Dosen nya mentap tajam ke arah hyora “keluar, ini sudah kelima kali nya kau terlambat jam akutansi bisnis. Sebaiknya kau keluar!!” ucap Mrs. Sora membuat hyora antara kesal dan senang karena tidak masuk pelajaran nya.
“baiklah” hyora diam masih di depan kelas nya, menentukan arah mana dia akan pergi untuk menjauh dari kelas. tiba-tiba “Kim Hyora” kejut seorang yeoja. “kau tidak masuk kelas, oh. Kau terlambat lagi, eh atau memang kau tidak mau masuk?” runtutan pertanyaan dari mulut yeoja “aish. Kau mengejutkan aku saja ahra” ucap hyora sambil mengelus dada karena terkejut. “hih. Jadi jawab pertnyaan ku, kenapa tidak masuk kelas?”. “aku terlambat!” ucap hyora singkat. “bawa aku pergi!” ucap hyora lagi. “wae? Kau kenapa, lesu kau sakit?” ucap ahra. “aniyo, ayo bawa kau ke tempat menurut mu, bisa melepas streess!!” ucap hyora, sambil menarik tangan ahra.

Di mobil, ahra terus bertanya banyak hal, “kau kenapa, ada masalah, lalu apa kau sakit?” terus bertanya namun, hyora masih diam. “nanti aku ceritakan, jadi sekarang kita kemana, tempat yang sering kau kunjungi jika stress, aku akan mentraktir mu!!”. “ckkckckc… baiklah, nanti cerita ne? Kita ke Mobit!!”

Hyora dan ahra masuk ke mobit, Ahra sangat bersemangat sambil cengar cengir. “ada apa ahra? Apa yang kau tertawai, kau menertawai aku?” ucap hyora. “aniyo. Aku tidak menertawai mu. Aku hanya sangat senang, kau tau disini ada kasir yang sangat tampan. Uuh, dia sangat tampan. Kau akan terpesona melihat nya!!” ucap ahra bersemangat. “benarkah? Begitu tampan nya sampai-sampai kau begitu serius berbicara.?”. “ish, kau ini.”
“biar aku yang memesan nya.” ucap hyora, “aku harus ikut”. “hyora, hyora itu dia kasir yang kubilang. Tampan bukan, baju yang modis, topi yang keren, kaca maata yang cute, ah. Dia perfect namja.” ahra terus mengoceh, tapi hyora tidak merespon.
“hay yesung oppa?” sapa ahra sambil melambaikan tangan di hadapan yesung, yesung tersenyum simpul. “hay, pesan apa?” ucap yesung. “seperti biasa oppa”. “eist. Aku lupa kau sering pesan apa?” lol. “hih. Aku bercanda. Aku tau kau sering memesan apa. Satu lemon tea soda siap.” ucap yesung sambil bergurau dengan ahra. “hihi. Oppa, gomawo.”. “nde, sama-sama.”.

Tiba giliran hyora, dengan acuh nya. “aku pesan stroberry late” ketus nya. “nde…” seketika yesung diam, ntah apa yang dipikirkan yesung, menatap hyora dalam diam, tak bergeming, hyora yang pura-pura acuh tidak melihat namun lama kelamaan tersadar. Sekarang mata mereka saling bertemu.
“aku mencoba menutup mata ku saat ini, menutup telinga ku, menutup semua nya. Aku menjadi kaku di hadapan gadis ini. Aku tidak bisa bergeming, mata ku dan dia saling bertemu. Aku masih belum bisa tersadar, siapa dia?” Gumam yesung. “eeuhm. Mian tuan, bisa kau ambilkan segera pesanan ku.” ucap hyora, namun yesung masih belum bergeming. “hallo, tuan” melambai-lambaikan tangan di hadapan yesung. “Tuan, pesanan ku” sedikit keras, “hah apa?” ucap yesung baru tersadar. “pesanan ku tuan?” ucap hyora ketus. “pesanan?” ucap yesung yang masih bingung. “hey, kau itu kan kasir, tugas mu menerima pesanan, tapi kenapa kau bingung dan hanya diam dari tadi.” ucap hyora sedikit kesal. “nde, aku tau aku kasir, tapi tolong pelan kan suara mu nona ini tempat umum, bukan rumah mu, aku tau kau mau pesan, tolong ulangi pesanan mu!!” ucap yesung santai. Hyora tambah kesal, tujuan dia datang kesini, untuk menenangkan diri, tapi kata-kata yesung membuat dia sedikit tersinggung. “aku tidak jadi pesan!!” dengan kesal hyora, pergi tidak lupa ahra yang bingung langsung saja mengejar hyora keluar.

Yesung, diam ketika terdapat hp dan dompet. “kurasa ini punya nona, bersuara keras tadi!!” yesung meninggalkan meja kasirnya dan berlari keluar, melihat kiri kanan namun nona yang dia cari sudah menghilang. Yesung menatap hp dan dompet yang dia pegang.

Masih dengan yesung, malam larut yesung masih belum menutup mobit, bahkan dia masih duduk di depan pintu menunggu jika orang yang memiliki hp dan dompet ini mencarinya.
“ah!! Kurasa dia benar-benar lupa dengan barangnya, atau dia marah karena perkataan ku tadi.” Yesung dengan gelisah menutup mobit dan pergi pulang ke rumah.

Sesampai di rumah yesung merebahkan tubuhnya, kembali teringat dengan hp dan dompet yang masih bersama nya. “harus ku apakan ini?” yesung menatap barang yang tergeletak di kasur bersamanya. Tiba-tiba ponsel hyora berbunyi, yesung bingung “cho kyuhyun” panggilan dari kyuhyun. Yesung benar benar bingung.

Cerpen Karangan: Annisa Reja Safitri
Facebook: annisa reja safitri

Cast:
Kim hyora
Kim Jong Woon( yesung )
Cho Kyuhyun (kyuhyun)
Genre: Romance

hay aku annisa reja safitri, panggil aja icha!
aku berasal dari bengkulu. masih sma sekrang.

follow : @ichahye
invite: 766FE5c5

Cerpen Love Is Moment (Part 1) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Diabolik Lovers (Part 3)

Oleh:
1 bulan berlalu, hubungan kedekatan Hyun Kyung dengan Ma Ri dapat dikatakan kedekatan yang tidak biasa. Karena setiap hari Hyun Kyung selalu mengajak Ma Ri pergi bukan hanya ke

Telepon

Oleh:
Waktu sudah menunjukkan 12 malam. Sebentar lagi jam akan berdentang beberapa kali. Ina sedang mencoba menghubungi Hita, teman akrabnya. Kamar mereka letaknya berjauhan. Jadi, daripada Ina menuju ke kamar

Boyfriend

Oleh:
Aku berlari menjauh. Air mataku sudah tak lagi terbendung. Hatiku terasa sangat sakit. Dia, orang yang sangat kucintai telah mengkhianatiku. Sakit. Mama yang melihatku menangis saat memasuki kamar, datang

That’s XX

Oleh:
Aku tak percaya bahwa aku akan menjadi tua setiap harinya. Ini seperti dejavu. Tapi semuanya hanya pergi. Semua terlihat nyata. Bagaimana aku mengelak? Bahkan aku terlihat baik. Namun keadaan

Semboyan di Musim Dingin

Oleh:
Desember memang bukanlah bulan yang tepat untuk berada di Seoul, sebuah kota metropolitan yang selalu hidup di Korea Selatan. Setelah berlarut dalam nuansa salju, kini cuaca itu berubah telak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

4 responses to “Love Is Moment (Part 1)”

  1. rose says:

    ceritanya menarik,tapi di bagian pembukannya bukannya itu lirik lagu ost heirs ya yang judulnya love is the moment,,,(soalnya lagu itu kesayanganku,,,^^),,,aku mau ngasih saran,,,untuk cerita ini,,,untuk bagian intinya dibuat misterius saja,soalnya kalau tidak biasanya pembaca mudah dibaca jalan ceritanya.sehingga cerita terasa kurang menarik.terima kasih

    • Annisa Reja safitri says:

      Makasi banayk saran nya teman. Makasi, aku bakal ushain bakal nulis kayak apa yang kamu saranin. Makasi yah udaj baca. Stay terus .

  2. linda says:

    apakah ada lanjutannya??

  3. Qurrotul Ain says:

    Hai Annisa…. Aku suka baca cerpennya apalagi kayanya ceritanya terinspirasi dari OST The Heirs ya… karena Aku juga suka banget sama The Heirs. Tapi kalau boleh Aku saranin… bisa gak kalau awal pertemuannya itu dibuat lebih seru lagi… ya misalnya kayak di sisipkan sedikit pertengkaran yang lebih wah,,, dan saling membenci dulu… jangan buru – buru terpesona sama salah satu tokohnya. ya… supaya lebih seru aja gitu…. Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *