Paris Say Goodbye

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Korea
Lolos moderasi pada: 14 July 2016

“Saranghaeyo Jung-In” ungkap Jin-Hyuk. “Saranghae Jin-Hyuk” balas Jung-In, salju pun turun dan membuat romansa keromantisan semakin kuat. Jin-Hyuk pun Mencium Kening Jung-In dan mengatakan “Aku akan Mencintaimu Selalu.”

5 Tahun Kemudian, Mereka berdua pun telah lulus dari sekolah perguruan tinggi. Jin-Hyuk dan Jung-In pun pergi Berlibur ke Paris bersama Sahabat Mereka Ji-Woong dan Ji-Na. Sesampainya di Kota tersebut, Mereka Semua sangat senang dan mengabadikannya lewat Photo dan video.

“Teman-Teman, ayo kita pergi ke Menara Eiffel. Kita abadikan semua kegiatan kita disana.” Ajak Ji-Woong dengan semangat. Mereka semua pun langsung menuju Menara Eiffel untuk bersenang-senang. Disana, Jung-In melihat Kekasihnya, Jin-Hyuk bermesraan dengan Sahabatnya sendiri Ji-Na. Jung-In menangis dan pergi ke toilet. Di dalam toilet, Jung-In menangis dan berkata dalam hati “Nggak mungkin Jin-Hyuk selingkuh dari aku. Itu nggak mungkin.” Jung-In pun ke luar dari toilet dan kembali lagi ke Menara Eiffel. Di sana, ia melihat Kekasihnya Jin-Hyuk mencium Kening Ji-Na seperti Jin-Hyuk melakukan Kepadanya ketika Mereka Pertama Kali Berpacaran.

Jung-In tidak tahan dengan perbuatan Jin-Hyuk tersebut, Jung-In yang Kesal pun langsung kembali ke hotal untuk meredamkan amarahnya kepada Jin-Hyuk, di dalam kamar hotol, ia masih teringat-ingat kejadian di Menara Eiffel tersebut dan membuat Jung-In menangis tersendu-Sendu. Jung-In pun menulis Surat dan Meletakannya Di Atas Meja. Setelah Itu, Jung-In mengambil Tali Dan Bunuh diri dengan cara yang sadis yaitu gantung diri. Sebelum Gantung Diri, Jung-In pun mengucapkan kata-kata terakhirnya kearah jendela yaitu “Selamat Tinggal Teman-Teman. Goodbye” ucap Jung-In

Di Menara Eiffel Ji-Woong bertanya-tanya keberadaan Jung-In. “Teman-Teman, kemana Jung-In?” tanya Ji-Woong. “Mungkin ia sudah kembali ke hotel. Ayo kita pulang saja ke hotel. Soalnya aku lelah.” Jawab Jin-Hyuk. Mereka pun pulang ke hotel tempat mereka menginap.

“Aku Duluan masuk kamar ya teman-teman.” kata Ji-Na. “Baiklah. Ayo Ji-Woong.”
“Aaaaaaaaa….” Teriak Ji-Na dari dalam kamar. Jin-Hyuk & Ji-Woong pun kaget dan langsung masuk kekamar Ji-Na. “Ada Apa Ji-Na?” Tanya Jin-Hyuk. “It… Itu” Ji-Na Menunjuk Kearah Jendela tempat Jung-In gantung diri. Jin-Hyuk pun kaget dan tak percaya atas kejadian ini. Di atas meja, Jin-Hyuk pun menemukan sebuah surat yang ditulis langsung oleh jung-in sebelum ia bunuh diri.

Isi surat tersebut adalah ungkapan terakhir dari jung-In kepada teman-Temannya. Jin-Hyuk pun membaca Surat tersebut dengan suara terbata-bata “Halo Teman-Temanku. Mianhae telah mengecewakan kalian atas perbuatanku ini. Dan untuk Jin-Hyuk semoga Kamu Bisa Bahagia dengan sahabat sejati ku Choi Ji-Na. Sekali lagi Mianhae. aku sayang kalian. Saranghaeyo chingudeul” tutup Jin-Hyuk sambil menangis. Ji-Na dan Ji-Woong pun menangis mendengarkan isi surat tersebut. Mereka bertiga pun saling merangkul satu sama lain dan mengirimkan doa untuk Jung-In.

THE END

Cerpen Karangan: M. Andhika Pratama
Facebook: Andhika Prata

Cerpen Paris Say Goodbye merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bus Desa Jungdul

Oleh:
Aku Lin ji. Hal yang terindah bagiku adalah hari pertama di sekolah baru. Penyebab kepindahanku ke desa ini karena suatu pekerjaan orangtuaku. Aku duduk di sebuah halte yang tampak

Her Password

Oleh:
Hei passwordmu apa? Aku hanya penasaran. Apakah nama Adikmu? Yura mulai menyumpal telinga dengan earphone Tosca favoritnya, kemudian tenggelam dalam semua lagu yang ada di playlist. Langkahnya perlahan saja,

Step Brother

Oleh:
Mempunyai kakak tiri yang tampan, tinggi, ramah, baik hati dan populer, mungkin menjadi impian semua adik tiri perempuan di dunia ini. Tapi tidak untukku. Aku membenci kakak tiriku. Aku

You Are My Korean Love (Part 3)

Oleh:
Paginya aku memutuskan untuk jogging. Gak sengaja aku nabrak orang yang juga jogging di depanku. Saking menghayatinya dengarkan musik, dan gak lihat depan. Karena tabrakannya cukup keras, kami berdua

Fine Mapple Drops

Oleh:
Ini bukan kisah seromantis cinta Jack dan Rose di kapal Titanic, juga bukan kisah setragis Romeo dan Juliette yang sama-sama memilih mati demi cinta mereka. Tidak. Ini hanya sebuah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *