This is My Love Story

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fiksi Penggemar (Fanfiction), Cerpen Korea
Lolos moderasi pada: 11 October 2017

Seperti biasanya aku selalu bangun, menyiapkan sarapan dan berangkat kuliah. Aku kuliah di KAIST salah satu universitas terkenal di Korea Selatan. Selain kuliah, aku juga bekerja di sebuah café milik tanteku yang berada dekat dengan kampusku. Aku merantau dari Indonesia untuk melanjuti pendidikanku di Korea. Aku tinggal di sebuah apartemen yang tidak jauh dari kampusku.

Sesampai di kampus, tiba-tiba seseorang memanggilku.
“Cha Si Ah!” Panggil Seorang wanita di belakangku. Dia adalah sahabatku Han Hye Ri. Dia seorang gadis Blasteran Korea-Indonesia. Ayahnya asli korea dan ibunya asli Indonesia. Tetapi mereka sudah tinggal di korea sejak 7 tahun yang lalu.
“Nae, Waeyo?” Jawabku Singkat.
“Kau tahu bulan depan kita akan mengikuti ujian semester 4?” Jelasnya pada ku.
“Iya, aku sudah tahu” Jawabku santai.
Aku dan Hye Ri sering berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.

Saat ketika aku dan Hye Ri sedang asyik mengobrol, dengan tidak sengaja aku menabrak seorang Namja (anak Laki-laki).
“Hei, apa kau tidak melihatku?” Tanyanya marah.
“Mianhae, aku minta maaf, aku tidak sengaja menabrakmu” jelasku singkat sambil menundukkan kepalaku.
“Di mana matamu? Seenaknya saja kau menabrakku!” Jawabnya kesal.

Saat aku mengangkat kepalaku, ternyata dia adalah kakak kelasku. Dia adalah Kim Joon Myun atau yang sering dipanggil Suho. Dia namja yang cool, dan cuek, tapi entah mengapa banyak wanita yang jatuh cinta dengannya. Mungkin karena Prestasi dan ketampanannya.
“Sekali lagi aku minta maaf, aku kan sudah bilang padamu aku tidak sengaja menabrakmu, ada apa denganmu? Ini hanyalah masalah kecil” jawabku kesal.
“Kau ini sengaja ya mau buat aku terluka? Mengapa kau tidak sopan denganku? Aku kan kakak kelasmu!” jelasnya pada ku.
“Emangnya ada gunanya jika aku melukaimu? Aku memang tidak sengaja menabrakmu, dasar cowok sensitif” Kataku penuh emosi.
“sudah lah, yuk kita pergi saja, lagi pula dia kan sudah bilang dia tidak sengaja menabrakmu”, Jelas Chanyeol.
Dia adalah namja yang sangat berbeda dengan Suho, Park Chanyeol adalah orang yang sangat baik, ramah, pintar, dan juga perhatian.
“Tapi dia tetap harus diberi pelajaran, dia tidak sopan denganku.” Balas Suho tak mau kalah.
“Sudahlah, masalah kecil gini aja lho perbesarin, ayo! nanti kita terlambat” jawab Chanyeol.
“Urusan kita belum selesai, arraseo?” Balasnya sambil meninggalkanku.
Kemudian mereka pun meninggalkan aku dan Hye Ri. Aku dan Hye ri segera masuk ke kelas.

“Kau Tahu kan? Yang kau Tabrak tadi Suho Oppa?” Tanya Hye Ri
“Nae, aku tahu, emangnya kenapa?” Jawabku tenang.
“Aigoo!! apa kau tahu, Setiap orang yang bermasalah dengan Suho Oppa, pasti masalahnya panjang lebar” Jelas Hye Ri
Dengan santai aku menjawab “Ya sudahlah, apa mau dibuat, terserah dia saja, I don’t Care! Yang penting aku sudah minta maaf padanya”.
“Aissh, Jinjja! Terserahlah, tapi aku tetap di pihakmu” jawab Hye Ri sambil tersenyum.

Saat sepulang dari kampus, aku dan Hye Ri langsung pergi ke Café tempat kami bekerja. Ketika aku sedang termenung di meja utama, tiba tiba seseorang memanggil.
“Pelayan!” panggil seorang pria yang duduk di dekat jendela.
“Nae, Sebentar” jawabku ramah. Aku berjalan menghampirinya.
“Selamat Sore, Ada yang bisa saya bantu?” tanyaku kepada kedua pria itu.
“Aku mau pesan ice cappuccino satu” jawab salah seorang pria itu.
“Kau bukannya tadi yang menabrakku di kampus?” tanyanya kepada Cha Si Ah.
Aku terkejut mendengar pertanyaan itu. Aku sudah menebak sepertinya aku mengenal kedua pria ini. Dan ternyata tebakanku tepat, mereka adalah Suho dan Chanyeol Sunbae.
“Hmmm, iya, aku kan sudah bilang aku tidak sengaja menabrakmu, sekali lagi aku minta maaf” jawabku ramah.
“Kenapa kau bisa di sini? Kau bekerja di sini? Apa dia pelayan baru di sini? Aku tidak nyaman dengan pelayan ini. Di mana manager kalian? Eodie isseoyo? Tolong pecat dia! Ini adalah café favoriteku!” Jelasnya penuh emosi.
“Suho, kau harus tenang terlebih dahulu, ini tempat umum, kau bisa mengganggu pelanggan yang lain. Lagi pula kau tidak bisa seenaknya memecatnya” Jelas Chanyeol mencoba menenangkan suasana café.
“Jadi kau membelanya ketimbang aku sahabatmu?”
“Aniyeo! Bukan begitu, tenang kan dulu dirimu!” Ketus Chanyeol

“Maaf. Ini manager kami” kata salah satu pelayan yang lain.
“Maaf apa anda mencari saya?” Kata seorang wanita itu dengan ramah.
“Iya, saya mencari anda, anda manager café ini kan?”
“Benar, saya managernya sekaligus pemilik café ini. Maaf sebelumnya, sebenarnya ini ada apa ya?”
“Okay, bagus kalau begitu, saya tidak nyaman dengan gadis ini, saya mohon, tolong pecat dia sekarang juga!”
“Kenapa saya harus memecatnya? Apa salahnya? Saya sudah tahu semuanya, saya rasa saya tidak perlu memcat keponakan saya sendiri, karena dia memang tidak bersalah” Jelas Wanita itu.
“Keponakan anda? Asal anda tahu, dia tidak sopan dengan saya!”
Dengan kesal Suho langsung keluar meninggalkan café dan Chanyeol.
“Saya minta maaf atas kesalah pahaman ini” kata chanyeol ramah.
“Nae, gwaencana” jawabku ramah.
“Gomabseumnida” balasanya sopan.

Ketika aku menuju pulang, aku sempat terbayangkan betapa buruknya yang terjadi padaku hari ini. Ketika di tengah perjalanan, aku melihat ada sebuah kecelakaan di hadapanku. Dengan penuh rasa penasaran aku menghampiri kejadian itu. Lalu aku melihat seorang pria yang tidak sadarkan diri. Aku sangat terkejut saat melihat pria itu, ternyata ia adalah Suho Sunbae. Dengan rasa khawatir dan takut, aku berusaha menghubungi Rumah Sakit, Park Chanyeol dan juga Hye Ri. Tak lama kemudian ambulan telah tiba, dengan khawatir aku juga ikut masuk menemaninya di dalam Ambulan. Entah kenapa aku merasa sangat sakit melihatnya seperti ini, padahal aku dan Suho sunbae tidak saling kenal satu sama lain.

Ketika aku sedang duduk di ruang tunggu, tanpa aku sadari air mata membasahi pipiku. Tak lama kemudian, Park Chanyeoldan Hye Ri menghampiriku.
“Sebenarnya apa yang terjadi?” Tanya Chanyeol Khawatir
“Menurut saksi yang melihat kejadian itu, Suho Sunbae ditabrak oleh mobil yang arah berlawanan dengannya” Jawab ku sambil tersedu-sedu.

Tak lama kemudian keluarlah dokter, dan menjelaskan bahwa suho tidak apa-apa tetapi dia harus banyak beristirahat karena ada sedikit cedera di bagian tangan dan kakinya. Dan dia besok sudah boleh pulang. Kemudian aku, Hye Ri dan Chanyeol Sunbae, masuk ke ruangan dimana Suho sunbae dirawat.
“Syukurlah kalau kau tidak apa-apa, jujur aku sangat khawatir” Jelas Chanyeol. Suho hanya tertawa kecil.
“Kau tahu, yang menyelamatkan nyawamu tadi itu ialah gadis yang menabrakmu di kampus dan kau tahu dia sangat khawatir dengan keadaanmu” Jelas Chanyeol.
“Jinjja? Kau jangan bercanda. Tapi jika itu benar, aku sangat berterimakasih dan jujur aku tidak apa-apa, jadi tidak usah khawatir” jawabnya ramah sambil tersenyum.
Dalam hati aku berkata, “Sikap dia kali ini sangat berbeda dengan sebelum dia kecelakaan, apa dia geger otak? Ah, mana mungkin, dokter bilang dia baik baik saja. Hmm, senyumnya manis juga, aku rasa aku menyukainya. Aisshhh, pikirin apa sih loh Cha Si Ah, jangan menghayal deh loh, jangan sampe!”
“Hmm iya, tapi apa kau yakin kau tidak apa-apa? Apa tidak ada yang sakit? Tanyaku ramah.
“Tidak, aku yakin itu” Jawabnya singkat.

Keesokan harinya, aku bergegas pergi ke rumah sakit untuk menjemput Suho sunbae, tetapi saat dalam perjalanan, tiba–tiba Hye Ri mengirim pesan sebuah alamat dan ia menyuruhku untuk menemuinya disana. Kemudian aku langsung menuju kesana, aku terkejut saat aku melihat alamat yang dikirim oleh Hye Ri ialah alamat Restaurant yang sangat mewah di dekat pusat kota Seoul. Kemudian aku mengikuti semua clue dari Hye Ri. Kemudian aku naik ke roof top. Dan aku sangat terkejut ketika melihat Suho yang stand by berdiri di hadapanku dengan seikat bunga mawar dan ada sebuah neon box yang bertuliskan “Sarangheo Cha Si Ah” dan kemudian diputar lagu “Stay With Me” Ost Gobli, yaitu lagu dan sekaligus drama favorite ku. Aku tidak menyangka semua ini terjadi pada ku dengan begitu cepat. Dan aku tidak menyangka, bagaimana dia bisa tahu lagu dan drama favoriteku?. Dan kemudian Ia mulai mengungkapkan perasaannya padaku.

“Cha Si Ah, aku rasa semenjak aku bertengkar denganmu saat di café kemarin, sepertinya aku mulai menyukaimu, dan kau kemarin sudah menyelamatkan nyawaku. Jadi aku pikir kau sebenarnya adalah wanita yang baik. Entah bagaimana aku dengan cepat tertarik dengan pesonamu. Padahal aku sangat begitu jahat padamu. Maaf kan aku, tanpa berpikir panjang aku rasa kau orang yang tepat untukku dan aku memutuskan akan mengungkapkan perasaanku padamu hari ini” Jelasnya penuh keikhlasan.
Dengan rasa kaget yang luar biasa aku menjawab “Aku tidak menyangka kau menyukaiku, dan aku tidak menyangka bahwa kalau kau adalah orang yang sangat baik, ramah bahkan juga romatis. Dan itu semua diluar dugaanku. Aku minta maaf atas penilaianku yang buruk terhadapmu”.
“Hmm Gwancana, jadi gimana? Apa kau mau menjadi kekasihku?” Tanyanya penuh bahagia.
“Nae, tentu” jawabku sambil mengangguk.

“Huaa, ternyata kalian cocok juga ya” Goda Chanyeol
“Iya mereka memang cocok” Sambung Hye Ri.

Cerpen Karangan: Salsabila Raiqa
Facebook: Salsabila Raiqa

Cerpen This is My Love Story merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Don’t Look The Mirror

Oleh:
Suatu hari di Distrik Gangnam, di sebuah rumah mewah terlihat 4 orang remaja putri yang sedang berdiskusi untuk membuat tugas proyek sains yang diberikan oleh guru mereka. Mereka mengerjakannya

Untuk Langit Dan Untukmu Juga

Oleh:
Terlihat seorang gadis yang sedang memandang langit yang indah. Setiap hari gadis itu berada di tempat itu. Sebuah taman yang hanya ada langit biru yang tetap setia membuatku tentram

Bimbimbab Bulgogi

Oleh:
“Cincah!, njang! salamdeul-eun wae eojjaessdeun e naleul ttaleula ida?! ttohan sonsil, yeogi seong su issseubnida! jenjang jenjang! salamdeul-eun wae eojjaessdeun e naleul ttaleula ida?!,” hardiknya kepada dirinya sendiri sembari

Ireumi Mwoyeyo (Part 1)

Oleh:
“Anyyeong haseyo (Selamat pagi)?” katanya menyapaku. Aku hanya tersenyum dan duduk di sampingnya. “Anyyeong haseyo,” balasku hangat. “Jung-Sin, kau masih suka latihan menyanyi?” tanyanya – Min-Ah – sambil menggenggam

Four Leaf Clover

Oleh:
Saat rasa cinta dan kesetiaan diuji. Saat separuh hati yang disayang tak lagi mempunyai harapan hidup. Kita harus tetap tegar menjalani setiap hari Setiap detik, menit, jam atau bahkan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *