When I Lost Her

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Korea
Lolos moderasi pada: 2 September 2016

“Kyuhyun-ah..” Seorang yeoja cantik memanggil seorang namja yang masih asyik dengan psp-nya.
“Mwo?” Tanya namja itu -Cho Kyuhyun- tanpa berniat mengalihkan pandangannya.
“Aku mau bicara..” Kata si yeoja pelan.
“Bicara apa? Katakan saja, aku dengarkan..” Masih dengan nada acuh yang sama. Si yeoja menarik nafas lalu berkata pelan “Aku mau kita putus..”
Ucapan yeoja itu sukses membuat Kyuhyun menghentikan aktivitasnya sejenak.
“Wae?” Tanya Kyuhyun dingin.
“Annie.. Hanya saja kurasa kita sudah tidak cocok..” Ucap yeoja itu.
“Alasan lain?” Tanya Kyuhyun dingin.
Yeoja itu diam, perlahan menarik nafas panjang dan mengeluarkannya perlahan. Sakit sekali.. Ternyata bernafas juga bisa menyakitkan.
“Jawab aku Han Taeyeon!” Nada bicara Kyuhyun meninggi.
“Kurasa Victoria eonni lebih pantas denganmu..” Ucap yeoja itu -Han Taeyeon- dengan gemetar.
“Victoria?” Ulang Kyuhyun.
“Ne”
Kyuhyun berdiri dan menghampiri Taeyeon dengan tatapan membunuhnya hingga yeoja itu gemetaran.
“Aku tahu tentang kau dan Victoria eonni.. Gwaenchana, aku tidak marah.. Aku tahu kau dan Victoria lebih pantas dan..” Ucapan Taeyeon terhenti seketika saat Kyuhyun kedua bahunya dan membuatnya hampir kehilangan keseimbangan.
“Apa yang kau tahu tentang aku dan Victoria?” Tanya Kyuhyun dengan nada memaksa.
“Aku tahu semuanya.. Kau.. Mencintainya kan?” Kata Taeyeon dengan suara yang hampir tercekat.
“Apa? Mencintai siapa? Victoria? Apa buktinya?” Sergah Kyuhyun.
Taeyeon menelan cairan salivanya dengan susah payah. Haruskah ia menjelaskan kronologi saat ia melihat Cho Kyuhyun yang notabene adalah kekasihnya, berciuman dengan Victoria Song? Oh sialan! Taeyeon memang mencintai Kyuhyun tanpa batas, its okay jika selama ini kyuhyun memperlakukannya seperti pembantu, Tapi jika Kyuhyun lebih mencintai yeoja lain? Ia bisa apa?

“Itu tak penting.. yang penting sekarang aku mau berpisah denganmu.. Kumohon lepaskan aku..” Akhirnya kata-kata itu keluar juga dari bibir Han Taeyeon.
“Shirrheo..” Kata Kyuhyun sambil berbalik.
“Waeyo? Bukankah kau tidak mencintaiku? Bukankah kau menerimaku karena terpaksa?” Tanya Taeyeon sakratis.
Kyuhyun mengepalkan tangannya, matanya terpejam menahan amarahnya. Ya benar! Dulu ia memang terpaksa menerima Taeyeon sebagai pacarnya karena Taeyeon telah menyelamatkannya saat ia hampir tenggelam. Tapi sekarang.. Entahlah rasanya bukan itu lagi, ada sebagian dari dirinya yang tak menginginkan yeoja itu pergi.

“Tentang aku menyelamatkamu.. Lupakan saja.. aku ikhlas menolongmu Kyu.. Jangan anggap aku beban.. Aku..”
“Demi tuhan hentikan ucapan sialan itu Han Taeyeon!” Sentak Kyuhyun. Taeyeon diam, ia memang telah terbiasa dibentak oleh Kyuhyun namun kali ini.. Entahlah.. Terasa lebih sakit..
“Kenapa? Kenapa aku harus berhenti? Aku benar kan? Kau menerimaku karena itu kan? Dulu aku fikir tak masalah.. Apapun alasannya, asalkan aku bersamamu aku akan baik baik saja.. Tapi ternyata aku salah”
Kyuhyun membalikan badannya hingga ia bisa melihat bibir Taeyeon bergetar menahan tangis, sekarang ia pun mulai merasa bersalah.
“Apanya yang salah Taeyeon-ah?” Suara Kyuhyun melunak. Taeyeon mendongkak untuk memastikan yang bicara adalah Kyuhyun, karena namja itu tak pernah bicara dengan nada selembut itu padanya.
“Aku salah.. Karena aku sadar kau tak bahagia denganku, Kau lebih pantas dengan orang lain. Aku tak mau egois lagi.. Sekarang aku melepaskanmu Kyu.. Pergilah dengan yeoja lain.. Aku.. Aku..” Taeyeon tak bisa melanjutkan ucapannya, ia tercekat. Ia merasa bodoh, gila, tolol.. Bagaimana mungkin ia menyuruh orang yang dicintainya pergi dengan orang lain sementara hatinya sendiri hancur berantakan? Tapi jika itu bisa membuat Kyuhyun bahagia? Ia bisa apa? Ia, Han Taeyeon terlalu mencintai Cho Kyuhyun.
“Lalu bagaimana kalau aku yang tak mau lepas darimu?” Ucapan Kyuhyunmembuat Taeyeon berhenti seketika.
“Maksudmu? Jangan bercanda..”
“Aku serius Taeyeon-ah..”
Taeyeon tertawa, tapi Kyuhyun jelas melihat kesedihan di wajah cantik itu.
“Cho Kyuhyun, dengarkan aku.. Aku ini Han Taeyeon, orang yang sering kau panggil yeoja babo.. Bukan Victoria Song yang sempurna itu.. Dengarkan aku baik baik, mulai sekarang lupakan aku.. Ayo kita berpisah Cho Kyuhyun-ssi..”
Kata Taeyeon. Rahang Kyuhyun menegang, tangannya mengepal.
“Jadi kau mau berpisah Han Taeyeon-ssi?” Tanya Kyuhyun dingin. Jika marah Kuhyun bisa berubah jadi sangat menyeramkan.
“Ya..” Jawab Taeyeon singkat.
Hatinya telah mantap meninggalkan namja yang dicintainya itu. Walaupun berat, tapi rasa sakit itu akan hilang seiring berjalannya waktu bukan?

“Tak bisakah kau pikirkan ulang Taeyeon-ah?” Suara Kyuhyun terdengar memohon. Tidak! Jangan goyah lagi Han Taeyeon!
“Aku berpikir puluhan.. Annie ratusan bahkan ribuan kali.. Aku terlalu mencintaimu bodoh! Tapi kau menyakitiku terlalu dalam sialan!” Kyuhyun terdiam mendengar luapan hati Taeyeon. Selama ini Kyuhyun tak pernah melihat Taeyeon se-emosi itu. Bahkan saat ia memancingnya untuk marah, yeoja itu tetap tenang.. Apakah yeoja itu benar-benar terluka?
“Aku tahu.. Maafkan aku.. Jika kau beri aku kesempatan lagi, aku bersumpah akan mencintaimu dengan benar”
“Hentikan Kyu! Aku tak mau mendengarnya! Aku muak! Aku lelah bertahan.. Sekarang lepaskan aku..” Kata kata Taeyeon membuat hati Kyhyun mencelos. Benar, ia telah melukai yeoja itu.. Benar-benar brengsek!
Tiba-tia Kyuhyun memeluk Taeyeon. Kyuhyun merasa ini adalah hal paling benar yang pernah ia lakukan. Oh, kenapa ia baru merasakannya sekarang? Saat ia hampir kehilangan. Dulu ia tak pernah menghargai satu pelukan pun.. Tapi sekarang..
“Jangan pergi.. Kumohon..” Ucap Kyuhyun pelan.
Taeyeon berontak, berusaha melepaskan tangan Kyuhyun yang melingkar sempurna di tubuhnya. Tapi Kyuhyun tak melepaskannya.
“Lepaskan aku Cho Kyuhyun.. Kumohon.. Kau selalu saja menyakitiku.. Sebenarnya kau mau aku bagaimana? Kau mau aku mati saja apa huh?!” Kata Taeyeon emosi.
“Hajima! Malhajima! Jebal.. Jangan pernah bicara begitu Taeyeon-ah..”
“Kalau begitu, lepaskan aku sebagaimana aku melepaskanmu.. Kau akan lebih bahagia dengan Victoria..”
“Diam! Hentikan! Kenapa selalu Victoria yang kau sebut?”
“Karena kau mencintainya.. Iya kan?” Kata Taeyeon serak. Matanya mulai berkaca-kaca.
“Annie.. Aku tak mencintainya! Aku tak pernah mencintainya! Kenapa kau bisa bilang beg..”
“Lalu kenapa kau menciumnya?” Potong Taeyeon.
“Kyuhyun diam seketika, Ia melihat mata Taeyeon memerah dan tubuhnya bergetar. Dirinya mencium Victoria? Dan.. Taeyeon melihatnya?
“Itu.. Itu..” Kyuhyun gugup.
“Karena itu lepaskan aku.. Karena rasanya sakit sekali.. Saat melihatmu menciumnya, rasa sakitnya bukan hanya disini..” Taeyeon menunjuk dadanya tepat dimana jantungnya berada. “Tapi di seluruh tubuhku.. Rasanya nyawaku tercabut saat itu juga..”
Kyuhyun bodoh! Kyuhyun meruntuki kebodohannya sendiri. Ia memang mencium Victoria itu juga karena ia kalah taruhan dengan wanita itu.. Dan itu seminggu lalu.. Sebelum ia sadar ia memvutuhkan Han Taeyeon.. Tunggu?! Seminggu?! Tapi Taeyeon baru Taeyeon baru bilang sekarang? Jadi Yeoja itu? Astaga dasar Kyuhyun bodoh..!!

“Kurasa sekarang kau sudah mengerti.. Terimakasih selama ini telah menjagaku.. Annyeong.. Cho Kyuhyun-ssi..” Taeyeon membungkuk sebentar lalu melangkah pergi.
“Tunggu..” Cegah Kyuhyun.
Taeyeon berhenti, tapi tetap membelakangi Kyuhyun. Perlahan Kyuhyun mendekat dan meraih sebelah tangannya. Taeyeon tercekat, Jangan menangis sekarang Taeyeon-ah.. Ini harus terjadi.. Kyuhyun sudah bukan milikmu lagi.. Fikirnya.
“Mianhae.. Saranghaeyo.. Han Taeyeon..” Ucap Kyuhyun yang sekaligus sukses membuat Taeyeon membeku seketika. Kata itu.. Kata yang selama ini ia tunggu. Kenapa baru terucap saat ia memutuskan untuk meninggalkannya? Belum habis rasa terkejutnya, kini Kyuhyun menarik dan membalikan tubuh Taeyeon.. Dan Kyuhyun menciumnya..
Kepala Taeyeon kosong seketika. Ini.. Ciuman pertamanya.. Dan yang menciumnya.. Cho Kyuhyun..

Kepala Taeyeon kosong seketika. Ini.. Ciuman pertamanya.. Dan yang menciumnya.. Cho Kyuhyun.. Ia melihat sebutir bening air mata bergulir turun dari matanya yang terpejam.
Cho Kyuhyun.. Cho Kyuhyun.. Hanya itu yang tersisa di fikiran Taeyeon. Sejenak ia tak tahu harus melakukan apa dan hanya diam dan lupa bagaimana caranya bernafas.

Sesaat kemudian ia tersadar akan apa yang terjadi. Taeyeon berusaha mengumpulkan kekuatannya untuk lepas dari rasa nyaman yang dirasakannya. Ia berusaha melepaskan diri dari Kyuhyun, tapi namja itu mengunci tangan, kaki dan tubuhnya, hingga ia semakin tersudutkan ke dinding. Semakin ia berontak, ciuman Kyuhyun semakin kasar, hingga air matanya bergulir turun.
“Akhh..” Taeyeon mengerang ketika ia merasakan perih pada bibirnya.
Taeyeon mendorong Kyuhyun seketika hingga namja itu mundur. Kyuhyun terkejut melihat darah di bibir Taeyeon. Ia mendekat bermaksud membantu, tapi Taeyeon menahannya.
“Jangan mendekat! Tidak usah memikirkan aku! Aku pergi” Kata Taeyeon.
“Aku mencintaimu..” Kata Kyuhyun tiba-tiba. Lagi-lagi Taeyeon tercekat dan harus berusaha mengumpulkan tekadnya untuk pergi yang mulai goyah.
“Mungkin terlambat.. Tapi aku benar-benar mencintaimu.. Kita bisa mulai memperbaiki semuanya..”
“Tak ada lagi kita Kyuhyun.. Semuanya terlambat.. Annyeong..”
“Kajima.. Jebal…”
Namun Taeyeon pergi dan tak mendengar permohonan namja itu untuk tinggal. Meninggalkan Kyuhyun yang masih membeku menyesali kesalahannya, kesalahannya karena terlambat sedikit saja.. Terlambat menyadari bahwa ia mencintai yeoja itu.. Han Taeyeon.
“Han Taeyeon.. Han Taeyeon..” Berulang kali Kyuhyun memanggil nama itu.. Namun Han Taeyeon tak kembali untuk Cho Kyuhyun lagi.. Dan untuk pertama kalinya Kyuhyun melepas topeng dinginnya dan menangis karena kehilangan..

-FIN-

Cerpen Karangan: Dianne
Facebook: Dyann Horvejkul Sullivan

Cerpen When I Lost Her merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ketika Kau Memandangku (Part 1)

Oleh:
Pagi ini akan menjadi pagi yang paling ku takuti, tapi mau bagaimanapun aku harus melakukannya karena aku seorang reporter, yang harus mengungkap kasus pembunuhan yang sering terjadi di salah

Lee Min Hoo Saranghamnida

Oleh:
Tok.. Tok.. Tok!!! terdengar suara pintu kamarku diketuk. Saat itu hari minggu pukul 6 pagi. Namun aku masih betah di dalam kamar tanpa beranjak dari tempat tidur. Seperti biasa

Kopi Pahit

Oleh:
Sungguh, jika waktu itu tidak berlalu aku berjanji akan mengatakannya. Mengatakan yang sesungguhnya sedang terjadi di antara kau dan aku. Sekarang terlambat. Jauh di lubuk hatiku turut menyesali semua

Sorry, I Love Him (Part 1)

Oleh:
“Aku tidak ingin putus.” Seseorangg dengan mata berkaca-kaca berkata lirih. Dia adalah Suzy, seorang gadis dengan wajah bulat, putih dengan tinggi 160 cm. “Maafkan aku. Aku harus menikah dengan

Geography Couple (Miss You)

Oleh:
Hai semuanya. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji kepada Tuhan, eh sepertinya gak usah lah ya. Perkenalkan nama ku Nara, Kwon Nara. Kalian boleh memanggilku Nara Cantik, Nara imut, pokoknya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *