You And Me

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Korea
Lolos moderasi pada: 16 September 2016

“Kenapa kau selalu membahas wajah, wajah dan wajah!!” Bentakku seraya mengepal erat kedua tanganku. Aku benar-benar kacau hingga tak bisa menahan emosi. Bahkan ruangan Studio Nadao Entertainment terpaksa menggemakkan suaraku yang tak pantas, dan aku menjadi pusat perhatian semua orang.
“Kita tidak bilang parasmu itu jelek Chou, hanya saja wajahmu itu terlalu Naturalis. penonton menginginkan wajah seorang Girl band, bukan wajah seorang gadis kembang desa!” Jelas manager song Joong ki. Keadan semakin bersitegang, aku mengkerutkan senyum setengah bibir, mukaku yang masih memerah bak udang rebus, mendekati wajah pak manager. Semakin dekat sambil berbisik.
“Hey kau Pria J*lang, kau tak tau apa-apa tentang diriku bodoh!!, aku membatalkan Kontrak dan aku keluar dari Nadao Ent. Satu lagi, namaku bukan Chou tap Tzuyu!!”
“HAHAHA kau yang J*lang!! Tidak tau diri! Banyak orang yang menginginkan berada di posisimu, asal kau tau kau itu gadis tidak berbakat!! Bahkan suaramu seperti burung Beo, kau hanya beruntung bisa terpilih audisi di Nadao Ent!!”
Aku tidak mempedulikannya, bahkan melihat wajahnya pun sangat segan. Aku terus melangkahkan kaki walau sebilah mata pisau telah dilontarkan olehnya, sakit? Iya inilah hidup.

Aku berjalan penuh senyum palsu di tengah-tengah jantung kota, sepertinya ini terakhir kalinya aku di Seoul. Menikmati dinginnya salju, indahnya pohon natal yang bertebaran di setiap sudut emperan toko. Selanjutnya aku akn kembali mengarungi hidupku di Taipei Taiwan, kota kelahiranku.

Perlahan aku duduk di atas kursi Holly’s Coffe. Dengan Mantel ungu tebal yang masih melekat di tubuhku. Secangkir kopi hangat kuteguk hingga sensasi ketenangan serta kehangatan menyelimutiku, walau jutaan masalah masih saja asik merangkul pundakku.

“Tzuyu, Tzuyuu!!” ucap gadis cantik yang memanggil namaku dari balik kaca Kafe. Ia berlari masuk ke dalam kafe, rambut panjangnya berkibar di antara dinginnya es. Ia menghampiriku dengan menampakkan wajah cemas disertai butiran keringat yang membuatnya semakin mempesona.
“Tzuyu kau benar-benar serius?”
“iya aku benar-benar keluar dari Nadao Entertainment”
“kenapa Tzuyu?, jangan bilang karena wajahmu?” tanyannya dengan mata yang berbinar.
“iya Yerin, kau tak mengerti walau bagaimanapun keadaannya wajahku takkan kuubah, karena dengan mengubah berarti sama saja aku menghapus semua kenangan itu!”
“siapa?, Sugha?”
Pertanyaan yang cukup kujawab dengan 3 kali anggukkan. Yerin mengerutkan dahinya ia mulai mentapku dengan tatapan kekecewaan.

“sadarlah Tzuyu! Sugha sudah tenang di sana. Ia akan bertambah sedih melihatmu dengan karir yang seperti ini!” susulnya.
Aku terdiam, aku tidak mengacuhkan pernyataan Yerin, mataku mulai menikmati indahnya kristal es putih yang bertaburan di sepanjang jalan. Menciptakan keadaan hening.

“huufftt, Yerin aku pergi dulu ya?”
“kau mau kemana?” ucapnya serya memegang erat pergelangan tanganku .
“aku ingin pergi ke sini” ujarku sambil menyodorkan gambar Bandara Internasional Incheon.
“Kau??”
“iya yerin, aku akan pulang ke Taipei, tenang saja aku akan baik-baik saja kok!!” kebohongan termanis yang selalu kulakukan untuk menutupi kesedihanku.
Dengan berat hati yerin pun melepaskan pegangannya dan membiarkanku pergi menghilang di tengah bayang.

“Baik-baik saja, apanya yang baik baik saja. Aku meninggalkan salah satu impianku demi sebuah kenangan?, bahkan perpisahanku dengan sahabatku dihiasi dengan tangisan” gumamku dalam hati. Melihat yerin yang begitu kehilanganku, ku teringat akan kisahku dulu bersamanya. Pertama kali aku terjun ke dunia Entertainment bersama Yerin dalam ajang pencarian bakat Nadao Ent.

Waktu itu kita berdua menyanyikan lagu “The Eyes” hingga kami berduapun lolos dan resmi menjadi member Broken Friend dibawah naungan Nadao ent. Pada awalnya semua berjalan mulus hingga aku tersandung kerikil masalah. Iya, Manager kami Song Joong ki mewajibkan untuk mengubah penampilan member Broken Friend menjadi sama persis mulai dari kostum, berat badan, warna kulit tak terkeculai paras wajah.

Tuntutan yang berat bagi gadis remaja sepertiku, melepas profesionalitas demi menjaga sesuatu yang tak masuk akal. Seharusnya ku menurut akan kata Sugha.

“haha Chou, kau tak seharusnya menjadi girl Band, lebih baik kau menulis kisah kita berdua agar bisa dikenang orang tuk selamanya”
“hahaha lebay banget!!” hanya itu yang bisa kubalas dari perkataanya, bak sumpah sarapah semuanya menjadi kenyataan. Tapi mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Aku harus memulai dari awal walau tanpa Sugha di sisiku untuk selamanya.

Cerpen Karangan: Imam Nur Hidayat
Blog: inurhidayat123.blogspot.com
hallo, kenalin imam nur hidayat. penulis remaja yang kadang suka baper dan galau namun tetap tersenyum 🙂
Jangan lupa follow IG ya ID : @imam.nurhidayat
thanks

Cerpen You And Me merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Lovely Classmate

Oleh:
Irene POV “Irene… Bangun! Ini sudah pukul 6!!!” Teriak Ibu dari depan kamarku. “Hmmmmm… Iya Ibu…” Kataku sambil bangun dan duduk di atas tempat tidurku. Saat aku mendengar suara

Detektif

Oleh:
Suatu Hari Zack alias Zackiyah Islamiyah seorang ahli detektif dari agen kepolisian 818 akan membuka kedok rahasia Gubernur Cirebon yaitu Bapak Drs. Sujiwo. Tapi sebelum itu Zack harus menemukan

Flower Boy Next Door

Oleh:
“kring…. kring..” suara berisik jam beker monokurubo membangunkan tata diri mimpi indahnya “hah” suara tata kaget dan segera mematikan jam beker berisiknya. ‘whoam….” tata segera turun dari ranjang dan

Sarang Haeyo

Oleh:
Suatu hari, di sebuah tempat yang sedang terjadi badai salju, ada seorang laki-laki yang sedang menunggu badai reda di sebuah halte. Ia berparas mungkin tampan karena banyak yang menyukai

Lollipop (Part 2)

Oleh:
“Aaa” Jay meringis kesakitan saat aku membersihkan luka di pipinya. Oppa membuatnya terluka dan berdarah di beberapa bagian wajah dan tangannya. Melihat Jun So oppa, aku senang dia tidak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *