Abrasi Penghancur Pantai

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Lingkungan
Lolos moderasi pada: 15 January 2016

Namaku Jasmine. Aku berumur 12 tahun, bersekolah di SMPN 24 Makassar, dan memiliki adik yang bernama Raihana. Aku suka ilmu alam, because this study learn anything contained in the life.

Kemarin siang, aku ke pantai untuk merayakan ulang tahun kakakku. Aku melihat tanah pantai itu sangatlah hancur seperti sehabis longsor. Karena sangat heran, aku pergi menuju ibu untuk bertanya. “Ibu, mengapa tanah di pinggir pantai itu terlihat hancur?” tanyaku kepada ibu.
“Semua itu terjadi karena abrasi.”
“Hah, apa itu abrasi?” keherananku meningkat 10%.
“Kamu belum tahu apa itu abrasi? Yah sudah, mari Ibu jelaskan. Abrasi adalah suatu kejadian pengikisan pantai akibat gelombang laut yang bersifat merusak.”

Esok harinya dimana para siswa mulai bersekolah kembali secara rutin, aku mendengar gosip bahwa besok ada acara penanaman mangrove di pantai kelurahan untia. Sepulang sekolah, aku bertanya pada ibu mengenai acara itu. “Assalamualaikum, Bu.”
“Walaikumsalam. Anak Ibu sudah pulang.”
“Bu, besok ada acara penanaman mangrove di pantai kelurahan untia. Tapi Jasmine nggak tahu dalam rangka apa.”
“Mungkin rangka acara itu ada mengatasi abrasi yang terjadi di pantai tersebut.”
“Oh, gitu yah. Ibu, apa aku boleh bergabung di acara itu?”
“Tentu saja, boleh.”

Pada saat pagi telah tiba sekitar pukul 5 subuh, aku bersiap-siap untuk pergi ke lokasi acara tersebut. Aku pergi ke kamar untuk berpamitan pada ibu. “Ibu, aku pergi dulu yah. Assalamualaikum.” kataku sambil mencium tangan ibu. “Walaikumsalam. hati-hati di jalan, Nak.”

Kata ibu benar, bahwa acara ini diselenggarakan dalam rangka pengatasan abrasi di pantai. Acara penanaman mangrove ini berfungsi untuk mencegah terjadinya pengikisan pantai. Selain itu, penduduk sekitar juga diharapkan dapat peduli terhadap keseimbangan alam dan memperhatikan lingkungan agar tidak terjadi erosi pantai atau abrasi.

Cerpen Karangan: Maghfirah Damayanti
Facebook: Maghfirah Damayanti Witono/ Maghfirah Damayanti

Cerpen Abrasi Penghancur Pantai merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Shopping Day

Oleh:
Di kotaku, ada hari peringatan besar. Yaitu Shopping Day. Aku sangat senang. Mengapa? Karena biasanya jika kita belanja akan mendapatkan potongan harga. Malahan kadang gratis. Hari ini, hari Shopping

Layangan Bumi

Oleh:
Namanya Bumi dan usianya 9 tahun. Tak bisa bermain layang-layang bahkan untuk menerbangkannya ke langit saja ia masih payah. Sering layang-layangnya berakhir dengan mencium tanah dan kemudian robek akibat

Play In Timezone

Oleh:
Nita namanya. Nita adalah anak miskin yang tidak bisa membeli apa apa. Nita mempunyai impian yaitu main di timezone. Sejak lama Nita mengimpikan main ke sana. Ayah Nita bekerja

Miracle in My Life

Oleh:
Namaku Lily, umurku 10 tahun, aku hidup sendirian di sebuah gubuk tua. Sebenarnya, aku memiliki orang tua, tetapi mereka telah meninggal 1 tahun yang lalu karena kecelakaan. Aku hidup

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *