Pohon Impianku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Lingkungan
Lolos moderasi pada: 14 October 2017

Kutanam pohon itu dengan rasa yang sangat… senang… bagaimana tidak, pohon itu lucu! daunnya kecil oh… lucu! Aku beri nama ‘Pohon Impian’. Saat kutanam, kubuat impianku yaitu… rahasia! nanti kalian tahu!

Sudah 2 tahun kurawat.. dia tumbuh… lumayan besar, aku ingin impianku terwujud. Kata ibuku, pohon itu pasti suka cerita. Aku tertawa geli… tapi, supaya dia tumbuh lebih cepat, aku membacakan cerita pada pohon itu.

Hari ini aku bacakan buku cerita sebanyak 3 buku cerita yang lumayan tebal. Aku pun masuk ke rumah besok kuceritakan lagi.. eits… aku tidak lupa menyiram dan memberi pupuk padanya.

“Aku tidak mau!” seruku pada Bunda.
“Kamu gak kangen nenek sayang?” tanya Bunda.
“Aku kangen, tapi pohon impian itu..” gumamku.
“Tenang, pasti baik baik aja…” Ujar Bunda meyakinkanku.
Kutatap pohon impian dengan rasa sedih.

“Nadia, Nadia… pohon itu gak akan apa-apa.. lagian cuman pohon biasa sih.. emang mau kamu bawa ke mobil?, dicabut akarnya?, Mau mati pohonnya?, kamu ini kelebihan Nad..” kata Kak Ilham.
“Apa?! pohon biasa?, kelebihan!!?” bentakku.
“Ih… awas ya!!” lanjutku lalu kukejar Kak Ilham.
“Nadia, cukup! ayo!” Bentak Bunda.
Lalu akhirnya Bunda menarikku ke mobil. Aku menangis karena meninggalkan pohon itu.

1 minggu aku di sana bosan rasanya. aku merindukan pohon impian, untung sekarang hari ini aku pulang.

Sesampainya di rumah…
“Wah… hijau!” seruku, di seluruh rumah penduduk banyak pohon..

Aku menghampiri pohon impian. Lalu menyiramnya dan memberinya pupuk. aku tersenyum padanya karena impianku terwujud. Ya, betul, aku ingin semua penduduk menanam pohon-pohon.
Karena, banyak pohon ditebang oleh penduduk. Akhirnya, sekarang mereka sadar, betapa pentingnya pohon di muka bumi ini. Terima kasih Pohon Impian!!

Ayo teman, kita tanam kembali pohon (reboisasi) agar tidak tejadi erosi dan banjir!

Inspirasi: Buku 7 Pohon 7 Impian.

Assalamualaikum…
Hai teman… ketemu lagi sama aku Meisha Salsabila di Cerpenmu..
Maaf ya aku ga kirim cerpen… padahal lama banget.. aku males nulis.. jadinya ga ngirim… Makasih ya, udah baca cerpenku.. Semoga Bermanfaat!!

Cerpen Karangan: Meisha Salsabila
Nama: Meisha Salsabila
Kelas: IV semester 2 (tahun 2017)
TTL: 29-12-2006
Alamat: Griya Kondang Asri Klari, Karawang Timur.
Blok D7 nomer 23
Terima Kasih!!

Cerpen Pohon Impianku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bunda dan Duniaku

Oleh:
Aku terlahir dalam sebuah kehidupan yang gelap. Sebuah kehidupan yang hanya mempunyai satu warna, hitam itulah duniaku. Mungkin bagi orang normal seperti kalian duniaku sangat membosankan, tapi tidak untukku.

Keberuntungan Remi

Oleh:
Remi adalah seorang anak yatim yang hidupnya sebatang kara. Dia tidak punya keluarga dan tempat tinggal. Untuk bertahan hidup, Remi dengan ikhlas bekerja mendorong gerobak di pasar. Mengantarkan dagangan

Little Teddy Bear

Oleh:
“Wah, besarnya teddy bear milikmu Pi…” aku meraih dan memeluk boneka Teddy bear berbulu putih lembut bermata cokelat tua milik Pika yang amat menggemaskan. Aku teringat akan boneka Teddy

Mukena Dari Ibu

Oleh:
Intan tahu Ibu sedang kesulitan. Beberapa hari lalu, dagangan Ibu tidak laku. Itu membuat Intan sedih. Malamnya, saat Intan belajar, terdengar suara batuk Ibu dari ruang tidur. Intan yang

Pembuktian Senja

Oleh:
Senja adalah seorang gadis yang bertubuh mungil, berkulit hitam, dan selalu berpenampilan kumel. Pantas saja, ia adalah anak seorang pemulung yang tak punya apa-apa, rumahnya pun berada di kolong

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *