Akibat Ke Dukun

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 18 October 2017

Al kisah, di suatu sore yang agak mendung, ada seorang pemuda yang bernama Abdul Zakir Udin Mokarrom Pratama Dinata, atau sering dipanggil utuh. Ceritanya, si Utuh ini pergi menemui seorang dukun yang (katanya) sakti di ujung kampung.

“Misi mbah” ucap Utuh sambil membuka pintu rumah si dukun
“Hmmm….” jawab mbah dukun yang sedang bertapa sambil nonton tv
“Pasti perempuan? Mau diapain?” kata si dukun langsung berdiri mendekati Utuh
“Hah!! Sakti banget, belum bilang dia udah tau. Ini mbah… bisa gak cewek di foto ini jatuh cinta sama saya” kata Utuh mengambil foto dalam sakunya
“Kayaknya gak bisa deh, abisnya muka sampeyan kaya gitu sih”
“Tolong lah, saya mbah. Berapa pun akan saya beri asal mbah, bantu saya mbah please mbah, pleaseee…” ucap si Utuh sambil mencium kaki mbah dukun
“Bau banget nih kaki, kaya bau kentut tirex” ucap si Utuh dalam hati

“Baiklah ane bantu, sini mana fotonya” kata mbah dukun sambil mengelus kumis beruban kesayangannya
“Ini fotonya mbah” ucap Utuh memberikan fotonya
Mbah dukun pun mengambil foto tersebut, dan betapa terkejutnya mbah dukun ternyata…

“Huma!!” kata mbah dukun terkejut sampai terloncat
“Kenapa mbah” ucap Utuh bingung
“Hehe… Kalo ini mah, kagak bisa” kata mbah dukun tersenyum
“Kepa gak bisa?” ucap Utuh
“Mau tau kenapa” kata mbah dukun
“Iya, kenapa mbah?” kata Utuh
“Karena itu istri gue, gobl*kkk!!” ucap Mbah dukun mengambil samurai
“Ampun mbah… Ampun…” kata Utuh lari terkencing-kencing
“Awas lo kalo ke sini lagi! Gue cincang cincang lu!!” kata Mbah dukun naik darah

Cerpen Karangan: Muhammad Ilham
Blog: Pohoniyur.blogspot.com
Perkenalkan nama saya Muhammad Ilham. Anak smp yang kadang blogger.

Cerpen Akibat Ke Dukun merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Fatamorgana

Oleh:
“Yes akhirnya kebagian juga…” Ucapku sambil membawa dua bungkus roti keju spesial di kantin sekolah. Roti ini sangat susah sekali kudapat karena selalu kehabisan oleh siswa-siswi lain yang juga

Bayi Super

Oleh:
“Hei, apa kau merasa budaya ini memberatkan kita sebagai anak sekolah? terutama laki-laki?” tanya Hafid yang duduk di pinggir sungai di tepian kota bersama Yoko dan Shinta. “Apa ini

AAARRGGHH!! (Tanpamu)

Oleh:
“titit.. titit..” Sebuah suara, sebuah nada, yang tidak semua orang memilikinya. Dengan mulut yang masih menggembung, yang membuatku terlihat cute saat itu karna penuh dengan nasi goreng dimulutku, tanpa

One Night Full Mistery (Gentayangan)

Oleh:
Suara rintik hujan masih Terdengar hingga pukul 23.45 malam, entah kenapa hujan kali ini tak kunjung reda, padahal sudah hampir delapan jam hujan mengguyur daerahku, memang hujan saat ini

Si Manis Jembatan Ancol

Oleh:
Pagi itu di kelasku ramai sekali. Hari ini, 31 Oktober, adalah hari Halloween. Teman-temanku yang datang lebih awal mengagetkan dan menakuti teman yang baru datang. Joseph, temanku yang paling

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *