Kalah Pintar

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 27 May 2021

Pak Pupon adalah seorang penggembala sapi. Ia punya 11 sapi, dan semuanya berada di kandang belakang rumahnya. Setiap sore, Pak Pupon membawa sebelas sapinya ke lapangan atau padang rumput dekat rumah. Semua sapinya bisa dibilang jinak, jadi Pak Pupon tak pernah kesusahan ketika menggembala.

Suatu sore, Pak Pupon hendak membawa semua sapinya ke lapangan. Ia melepas satu persatu tali yang terhubung antara leher sapi dengan patok. Lalu membawanya ke lapangan yang dekat sekali dengan rumah bersama putranya, karena kalau sendiri akan sulit. Tak ada sapi yang memberontak.

Terlihat keramaian di lapangan. Tempat di mana Pak Pupon biasa mengembala. Ternyata sedang ada pertandingan sepak bola di sana. Pak Pupon kesal sekali, karena ia bingung harus mengembala sebelas sapinya ke mana.
Ia terpikir satu tempat. Yaitu padang rumput di dekat sungai. Yang juga dekat dengan rumah.

Sapi-sapi milik Pak Pupon memenuhi jalan. Setelah sampai di sana, Pak Pupon langsung memukul-mukul kepalanya sendiri. Bagaimana ia bisa lupa kalau saat ini sedang musim kemarau. Jadi, rumput di padang rumput itu kering semua. Dengan terpaksa, Pak Pupon harus kembali ke rumah dan membiarkan semua sapinya puasa sore ini.

Pak Pupon kesal sekaligus bingung. Karena pertandingan itu akan tetap berlangsung sampai besok. Karena marah sekali, Pak Pupon datag ke panitia penyelenggara pertandingan sepak bola.

Keesokan sorenya, Pak Pupon membawa sebelas sapinya ke lapangan. Tapi masih saja pertandingan sepak bola diselenggarakan. Namun aneh sekali, karena Pak Pupon dan semua sapinya masuk ke lapangan. Panitia penyelenggara datang dan bertanya kepada Pak Pupon, kenapa membawa sapinya ke dalam lapangan. Pak Pupon menjawab ”Tadi malam saya sudah mendaftar dan sekarang saya sudah membawa sebelas pemain”.

Cerpen Karangan: Fadil Nursami
Blog / Facebook: Fadil Nursami

Cerpen Kalah Pintar merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


King Park Rangers

Oleh:
“Ini adalah kekalahan kita yang pertama di kandang kita sendiri, mari kita rayakan bersama!” sahut seorang pelatih tim sepakbola dalam ruang ganti timnya. Ia adalah seorang pelatih asal Indonesia

Baper

Oleh:
Matahari mulai memancarkan sinar dengan semangat-semanganya saat aku -Firda- dan Ira sedang duduk bedua di bawah pohon depan ruang kelas menunggu dosen masuk. Aku melirik jam tanganku yang sudah

Sajadah Terbang

Oleh:
“Anisa bangun” ibu membangunkan Anisa yang sedang tidur. “shalat subuh dulu nak,” kata ibu. “Iya bu,” Anisa bangun dan langsung beranjak ke kamar mandi untuk wudhu dan segera shalat

Dikejar Bencong

Oleh:
Hari ini Ilham dan kelima temannya yaitu Rafael, Rangga, Bisma, Dicky dan juga Reza sedang asik berjalan-jalan di kota Jakarta. Ibukota negara Indonesia. Tapi mereka bukan naik mobil atau

Kamu dan Mamahmu

Oleh:
Gemericik suara hujan ditambah dengan tiupan angin yang menggoyangkan daunan, bagaikan lagu merdu yang menghipnotis diri ini untuk semakin terlelap. “TOK.. TOK.. TOK..”. Antara sadar dan tidak, aku seperti

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *