Kami Pindah Kesini

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 30 August 2013

Nasreddin dan istrinya menghabiskan hari dengan berbelanja setelah mendapat uang dari hasil panen. Mereka membeli peralatan rumah tangga dan beberapa perhiasan. Ketika mereka sampai di rumah, mereka tidak langsung membukanya. Mereka segera menuju kamar tidur dan tidur dengan nyenyak karena mereka sangat lelah.

Selama dia tidur, istrinya memimpikan sesuatu yang sangat menakutkan lalu istrinya terbangun. Ketika dia terbangun, dia mendengar suara berisik di ruang tamu. Dia segera bangun dan menuju pintu dan melihat keluar. Di ruang tamu, dia melihat seorang pria mengambil barang miliknya. Lalu dia membangunkan suaminya.
“Ada apa?” Tanya Nasreddin yang masih mengantuk.
“Tidak kah kamu mendengar suara berisik?” kata istrinya.
“Apa yang berisik?” Tanya Nasreddin.
Dia mencoba untuk mendengar lalu pergi menuju pintu untuk mengintip keluar seperti yang istrinya lakukan.
“Apakah kamu melihat pencuri?” Tanya istrinya.
“Jangan terlalu berisik,” bisik Nasreddin. “Saya tahu dia. dia tinggal di jalan buntu sana.”
“Tangkap basah dia.”
“Tidak! dia akan kabur dan tetangga kita akan terbangun. Mereka akan mengejek saya karena saya tidak dapat menangkap pencuri,” bisiknya.
“Mengapa kamu tidak dapat menangkap dia?”
“Tidak kah kamu tahu kaki kiriku terluka kemarin?” dia menjawab.
“Tidak usah cemas. tunggu beberapa menit, dan dia akan menyelesaikannya.”
“Bagaimana bisa kamu tidak melakukan sesuatu ketika pencuri itu masuk ke rumah kita?” bisik istrinya yang marah.
Tak lama setelah mereka mendengar pencuri membuka pintu depan dan berjalan keluar dengan bungkusan besar berisi barang berharga.
Lalu Nasreddin memberitahu istrinya tentang kebiasaan si pencuri. “Dia akan menaruh barang berharga itu di rumahnya sebelum ia menjualnya. dan dia akan berjalan menuju rumahnya melewati jalan yang panjang untuk menghindari patroli petugas,” katanya. “Ayo!”

Nassredin dan istrinya mengambil jalan pintas menuju rumah pencuri, Mereka membuka pintu rumah pencuri itu dan pergi ke kamar tidurnya. Lalu mereka tidur disana.

Beberapa menit kemudian mereka mendengar sebuah suara dari arah pintu. Si pencuri pulang ke rumah, membawa barang berharga hasil dia mencuri dari rumah Nassredin. Dia terlihat sangat lelah. Dia meletakkan bungkusan besar di atas meja dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Dia membawa segelas air menuju meja, meminumya dan duduk. Segera ia merasa mengantuk.

Ketika ayam jantan berkokok pertama, si pencuri terbangun. Dia menguap dan meluruskan lengannya. dia tetap tertidur, jadi dia berjalan menuju kamar tidurnya. tetapi dia sangat terkejut menemukan Nassredin dan istrinya sedang tidur disana.
“Siapa kamu?” Si pencuri bertanya.
Pria itu berbicara keras sehingga membuat dua orang yang sedang tidur bangun.
“Siapa kamu?” Tanya si pencuri lagi.
“Nassredin!”
Pria itu membuka matanya lebar-lebar. Dia tetap merasa mengingat mencuri di rumah Nassredin. Lalu dia berkata, “Apa yang kamu lakukan di rumahku?”
“Baiklah, kami pindah kesini!” kata Nassredin dengan sebuah senyuman.
“Ini bayaranmu telah menolong kami membawakan barang berharga kami kesini!” tambah Nassredin, melemparkan sebuah selimut untuk si pencuri.

Cerpen Karangan: Rosario Grace Olivio
Facebook: Rosario Grace Olivio

Cerpen Kami Pindah Kesini merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aaaissshh.. Hari Yang Menyebalkan

Oleh:
Kriinggg… Kringg… Aissshh… Heeey, ayolah, kurasa ini bukan saat yang tepat untuk HP yang telah ku pasang alarm berbunyi. Sekarang benda itu masih sanggup bernyanyi dengan rasa tak berdosa,

Konspirasi Biji Sawi

Oleh:
Terdengar suara gesekan sandal, ketika Muras mengadu sandalnya dengan aspal untuk menghentikan laju sepedanya. Dengan sedikit tergesa-gesa, Muras memarkir sepedanya. Dan bergegas memasuki masjid sebelum khotib menaiki mimbar. Angin

Cowok itu…

Oleh:
Kelas sedang jam kosong saat aku keluar dari alam mimpiku. Guru sedang izin dan kelas ini pun ramai. Sebenarnya guru itu sudah menitip tugas untuk hari ini, memang dasar

Kepala Dingin

Oleh:
Di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) terdapat seorang siswa lelaki, namanya Gilang. Gilang merupakan siswa lelaki yang manja juga pemalas, dia tak mau berpikir untuk mengerjakan tugas. Setiap ada

Kisah Umi

Oleh:
Tak pernah kusangka jika gubug reotku ini bisa menjadi terkenal. Warga kampung menamainya Gubug Bidadari. Semua itu lantaran Umi, gadis berambut kuning yang hampir setiap hari mengunjungi gubugku. Parasnya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *