Kejadian Mistis Di Rumah Tua

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor), Cerpen Misteri
Lolos moderasi pada: 11 April 2018

Cerita ini berawal saat saya sedang berlibur dengan teman-teman saya di suatu tempat yang ada di Cilacap. cilacap adalah kota kecil yang banyak tempat wisata salah satunya adalah pantai teluk penyu, Kami berlibur ke sana untuk mengisi sisa liburan sekolah kami.

Perkenalkan nama saya Aji dan saya masih menginjak bangku sekolah kelas 11 SMK. Saya dan teman-teman saya berlibur ke cilacap hanya untuk beberapa hari saja karena minggu depan kami sudah mulai masuk ke Sekolah.
Di cilacap sangat menyenangkan, kami mulai menikmati liburan ini sampai kami tidak menyadari kalau Matahari sebentar lagi sudah akan terbenam dan akhirnya kami pun berencana untuk mencari tempat penginapan yang sesuai dengan kondisi kantong kami.

Setelah kesana kemari mencari tempat penginapan akhirnya kami menemukan sebuah rumah tua yang menerima penginapan untuk beberapa hari saja dan jaraknya juga tidak jauh dari tempat wisata. Rumah tua ini seperti tidak diurus oleh pemiliknya. terlihat dari depan rumah ini sangat kotor, dari dindingnya, kamar mandinya, dan tempat tidurnya juga, bantal buat tidurnya aja udah kayak semen, keras banget.

Hari semakin gelap dan jam pun menunjukan pukul 10.00 malam kami bergegas untuk tidur dan mempersiapkan liburan kedua kami di hari esok.
Malam semakin menyeramkan di rumah tua ini, pada pukul 13.00 malam saya terbangun dari tidur karena ingin sekali buang air kecil.
Kebetulan saya orangnya penakut, jadi saya mencoba membangunkan beberapa teman saya untuk menemani saya ke kamar mandi tapi mereka malah cuek dan mengabaikan saya.
Mau gimana lagi ini udah kebelet banget jadi saya langsung ke kamar mandi sendirian. gak papa, laki itu maju sendiri bukan maju bareng-bareng.

Setelah selesai buang air kecil kuping saya mendengar suara orang berjalan di sebelah kiri saya dan itu adalah jalan menuju ke kamar sang pemilik rumah tua ini. Pemiliknya adalah kakek-kakek yang berumur sekitar 76 tahun, tetangga sekitar sini tadi bilang kalau kakek ini jarang aktif dengan warga sekitar.

Badan jadi panas dingin, semua bulu kuduk merinding, dan rasa penasaran pun timbul dari benak saya, dan akhirnya saya memberanikan diri untuk mengetahui siapa yang sedang berjalan di tengah malam kayak gini, ini kan jamnya untuk tidur bukan untuk jalan-jalan.

Saya dengan perlahan mendekati suara tersebut dan anehnya setelah saya hampir mendekat ke suara tersebut tiba-tiba suaranya hilang entah kemana. Saya hening sejenak, tiba-tiba suara telapak kaki itu muncul lagi dan yang paling bikin merinding suara itu muncul tepat di belakang saya, badan saya seperti orang terkena strok sama sekali tidak bisa digerakkan dan mulut saya tidak bisa berkata apapun dan tidak bisa teriak apa-apa karena disaat seperti itu tingkat ketakutan saya mulai meningkat, hati saya mengucapkan beberapa ayat-ayat suci Al-Qur’an dan saya mencoba membalikan badan saya ke belakang dan … BOOM!!

Ternyata itu adalah kakek si pemilik Rumah tua ini yang habis pulang ronda di malam hari, sial bener malam ini, saya kira di belakang saya adalah setan eh ternyata malah kakek pemilik rumah tua ini yang lagi bawa Kopi dari tempat ronda.

Setelah kejadian malam itu pagi-paginya saya langsung bercerita kepada teman-teman saya dan mereka tertawa berramai-ramai, kami tetap melanjutkan sisa liburan ini dengan senang dan tidak ada rasa takut sama sekali.

Cerpen Karangan: Jihan Setiaji
Facebook: Ajie Osd

Cerpen Kejadian Mistis Di Rumah Tua merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Nameless Circus (Part 1)

Oleh:
Ada sebuah kebiasaan aneh yang saudarinya, Aria, lakukan setiap bulan. Belanja pakaian. Oke, mungkin untuk anak perempuan, itu sangat tidak aneh. Tapi kalau untuk anak laki-laki sepertinya, jelas itu

Anak Misterius yang Baik Hati

Oleh:
“Audreyyy..!!”, terdengar suara seorang gadis berteriak memanggil nama temannya. Namanya adalah Licia. “Apa..?”, jawab temannya yang bernama Audrey Angelica. “Ih, sombong banget sih, kamu..?!”, “Ya ampun Cia, aku mau

Oh Dosenku Oh Nasibku

Oleh:
Waktu tak terasa bergulir dengan cepat. Entah mengapa menurutku waktu itu sebuah misteri karena jika dinanti terasa lambat dan sebaliknya jika tidak dihiraukan terasa cepat. Yah… seperti sekarang ini

Kutukan Jaga Perpus

Oleh:
Hey bro! Namaku Aldo, umurku ya kira kira tujuh belas tahun. Aku besar, dan lahir di Kota Ponorogo ini. Mau tahu aku di sini biasanya ngapain? Jaga perpustakaan man!

Keluarga Gesrek

Oleh:
Angin pagi menerpa wajah mulus Karin dan Iqbaal. Walau ini masih jam 6 pagi, mereka sudah berangkat ke sekolah. Entahlah apa yang mereka pikirkan sehingga datang sepagi ini. “Baal,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *