Kopi KW (Kucing Wadon)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 30 December 2016

Pada era modern ini banyak orang yang ingin menjadi seorang entrepreneur muda, tak terkecuali kang mas Prapto, prapto merupakan seorang pemuda tambun berwajah pas-pasan.
Pada suatu ketika muncullah sebuah gagasan untuk membuat sesuatu yang baru dan original yang belum pernah dibuat oleh siapapun di muka bumi ini. Prapto setiap hari bekerja keras selama 10 jam tiap harinya untuk mewujudkan penemuannya ini, hingga akhirnya setelah berjibaku dengan kerasnya penelitian yang ia lakukan, maka terciptalah sesuatu yang baru dan tiada duanya di dunia ini.

Layaknya sebuah produk baru maka prapto membutuhkan seorang tester untuk mencoba produknya ini, maka diundanglah 3 orang temannya, angga, anton dan heru, untuk mencoba produk barunya.

“bro, cobain produk baru buatanku ya, dijamin tiada duanya di dunia ini” kata prapto pada 3 orang temannya
“produk baru apa bro” Tanya heru
“jadi penasaran, gratis kan” tambah angga bertanya
“So pasti bro, ni produk dijamin top marokootop..!!!” jelas prapto
“produk loe apa sie bro” Tanya anton
“kopi bro”, kata prapto
“wah jos ntu, gua suka banget ngopi” celetuk heru
“gua juga suka ngopi bro” tambah anton
“oke loe bertiga harus cobain kopi hasil penelitian gua, dijamin istrimewa..!!!”

Sejenak Kemudian prapto menghidangkan 3 cangkir kopi panas kepada 3 orang temannya, maka telah siaplah secangkir kopi di masing-masing hadapan teman-temanya
“ni bro silahkan dicoba, tapi hati-hati masih panas” kata prapto sambil menyodorkan secangkir kopi kepada heru.
“wiiih… matep ni…!!!” ucap heru
“asli kopi racikan loe nie bro?” Tanya angga
“ya iya lah cui.. asli buatan gua nie” jelas prapto dengan bangganya
“kok warnanya agak beda ya bro” Tanya anton
“agak beda dikit lah bro kan racikan sendiri” jelas prapto

Kemudian mereka bertiga mulai meminum kopi buatan prapto, satu tegukan mereka mulai merasa ada yang berbeda dari kopi buatan prapto.
“ehmmm… beda nie bro,” ucap heru
“iya kok agak aneh ya, rasa kopinya kok samar-samar ya” tambah anton
“kopi bagus katanya emang kayak gini.. jooz kopi buatan loe To!” Ucap angga dengan gaya sok taunya
“so pasti bro, silahkan dihajar sampai habis, kalau kurang gua masih punya banyak di belakang” kata Prapto

Tegukan kedua ketiganya mulai merasa aneh dengan kopi yang dihidangkan prapto.
“beneran nie beda banget bro, gua belum pernah minum kopi kayak gini” ucap angga
“gua kok ngerasa aneh ya.” Kata heru
“gua kok tetep gak bisa ngerasain rasa kopinya” kata anton
“tenang bro memang itu sensasi rasanya” jelas prapto

Setelah kopi di cangkir sudah mau habis barulah prapto menjelaskan tentang hasil penemuannya
“loe bikin nie kopi caranya gimana bro” Tanya angga sambil minum kopi
“oke.. gua jelaskan, loe pada tau kopi luwak ngak bro?”
“tau lah, ntu kan kopi yang terkenal banget” jawab heru
“nah gua terinspirasi dari kopi luwak itu bro” jelas prapto
“maksud loe bro” Tanya anton sambil merasakan sesuatu yang tidak enak dibalik penjelasan prapto
“nah karena di sini luwak kan kagak ada, maka dari itu medianya gua ganti bro” jelas prapto
“loe ganti gimana bro?” Tanya heru penasaran dan mulai muncul kecurigaan di wajahnya
“tapi janji jangan loe kasih tau ke orang-orang ya” kata prapto
“udah cepet loe jelasin medianya loe ganti apaan” ucap heru sembari meletakkan cangkir kopinya
“jadi, medianya gua ganti kucing piaraan gue bro” jelas prapto
“becanda loe bro mana doyan kucing ma biji kopi” kata anton dengan muka menahan muntah
“ya bisa aja bro, jadi kopinya tu gua giling terus gua campur sama nasi, gua campur juga sama ikan asin favorit kucing gua bro” jelas prapto sembari berdiri
“kampret loe bro…!!! teriak heru
“hoooeeek… hoooeeek…!!! Anton mulai muntah
“bentar bro gua jelasin lanjutannya, loe hargain perjuangan gua donk! Gua udah susah-susah nungguin tu kucing beol di pasir depan rumah selama hampir 10 jam. Dah gitu gua juga harus jemur ntu eek kucing, 3 hari baru kering, dah gitu gua juga harus sangrai ntu jemuran eek kucing yang udah kering, baru gua tumbuk. Perjuangan gua berat banget buat ngasilin kopi ntu bro.” jelas prapto sembai tiarap
“Tooooolooong…!!!” Teriak angga sembari tergeletak tak berdaya di tanah. Memang dia yang tadi minum paling banyak kopi.
Hoooek… hoooek… hoooooeeeeek… hanya suara itu yang terdengar dari 3 orang teman prapto selama hampir 10 menit, dan tiba-tiba suara mendadak jadi hening, dan keheningan itu berlanjut, diketahui bahwa angga, heru dan anton menjadi pasien tetap di sebuah rumah sakit karena diare akut yang dideritanya. Dan sampai saat ini obat untuk diare mereka belum ditemukan. Dan prapto ditetapkan sebagai tersangka percobaan pembunuhan berencana dengan tuntutan seumur hidup. Hingga saat ini KOPI KUCING buatan prapto tetap melegenda dan dicari pihak militer untuk digunakan sebagai senjata biologis, senjata pembunuh masal yang efisien.

End

Cerpen Karangan: Wiwid Hanif
Facebook: wiwid haniffudin

Cerpen Kopi KW (Kucing Wadon) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Totally Whatever (Part 1)

Oleh:
Dia.. Apa? Siapa? Buih kan tetap menyapa butiran pasir di pantai bukan? — Langit yang begitu cerah dengan ribuan manusia menikmati perjalanan hidupnya di jalan-jalan kota, tak ada satu

Olahraga Pagi

Oleh:
Pengalaman olahraga di pagi buta yang mengasyikkan. Iya!! pagi buta, saking butanya aku tidak bisa melihat telingaku sendiri hahaha. Niatnya sih simple, pulang-nyampe-tidur. Ternyata perjalanan dari nganjuk city harus

Cieeee Pupus

Oleh:
Yah seperti biasa, siang itu aku berjalan di lorong depan kelas bersama sahabatku gita. Wanita berambut pendek dan hitam manis ini sahabatku sejak aku duduk di kelas 10. Dia

Pada Sebuah Kafe

Oleh:
Jarum jam di pergelangan tanganku masih menunjukan angka setengah tujuh malam. Ini berarti masih tersisa waktu setengah jam lagi, waktu yang lebih dari cukup bagiku untuk mencapai tempat tujuan.

My Story

Oleh:
Dengan wajah kusut dan pakaian yang tak jelas lagi bentuknya, Andy berjalan gontai menuju kos-an. “Ngapa lu? Mukanya ditekuk gitu. Udah kaya baju belom di setrika aja” “BT gue”

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *