Krupuk dan Gigi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 16 January 2017

Pagi itu, Fini sudah bersiap mengikuti lomba makan krupuk. Gak tau kenapa, tapi katanya pengin aja, gitu. Tapi sayangnya, lomba itu akan diadakan pukul 09.00 (sekarang 07.00). Butuh waktu 2 jam lagi buat nunggu lomba itu. Tapi untungnya, kali ini Fini punya rasa kesabaran. Akhirnya dia menunggu dan terus menunggu.

Waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba, Fini ternyata sudah sangat siap mengikutinya. Dia lari dan langsung menempatkan diri. Fini bener bener sudah sangat siap, sampai matanya hanya tertuju pada krupuk yang digantung. Sampai temannya, Riva memberi semangat, untuk kali ini Fini tak mebalasnya dengan senyum pepsodentnya. Dan..
“Priiitttt!!!” pluit yang menunjukan dimulainya lomba.
Fini berlari dengan sangat PD, ketika sampai pada krupuk, Fini langsung memakan dengan lahap krupuk itu. Layaknya tupai yang sedang makan kacang. Akhirnya di babak pertama ini Fini dicap sebagai pemenangnya.
“Yess! Gue menang! Akhirnya nanti gue bisa makan krupuk lagi! Asikk!” kata Fini dengan sangat gembira.

Fini tinggal menunggu 2 lawannya lagi yang akan melawannya di babak Final nanti.
Ternyata, dia akan melawan Eli dan Afnan.
“Fin, lo bakal kalah nanti. Lo beneran berani lawan gue? Kalo gak berani, mundur aja dahh!” ejek Eli.
“Demi makan krupuk, gue lakuin apapun. Walaupun gak menang, kan sama-sama makan krupuk” jawab Fini.
“Bener Fin, gue sependapat sama lu” celetuk Afnan.
“Oke oke, gue minta maaf omongan gue yang tadi ya Fin. OK?” kata Eli, minta maaf.
“Yoyoii..santai aja kali”
“Yuk, kita udah dipanggil tuh! Cepetan yukk!!” ajak Afnan kepada Fini dan Eli.

Babak final dimulai, Fini sangat berantusias memakan krupuk itu lagi. Begitu pula dengan Afnan dan Eli. Dan… lomba pun dimulai.
Fini lari dengan sangat gesit, layaknya kucing yang ketakutan dikejar sama anjing. Dan, seperti pada awal, Fini memakan krupuk itu dengan sangat cepat. Sampai nggak sadar ada sesuatu yang keras telah ia telan. Tapi, ia tetap memakan krupuk itu sampai HABISS! Sampai dia akhirnya jadi juara makan krupuk. Surat keputusan pun keluar, juara 1 Fini, juara 2 Eli, juara 3 Afnan.
Namun, keanehan terjadi pada Fini. Bukannya seneng, tapi Fini malah nangis. Dia mringis-ringis mengahadap cermin yang ia bawa sambil memegang perutnya.
“Fin, kok lo nangis sih? Bukannya lo harusnya seneng. Kan lo yang jadi juara 1?” Tanya Afnan kebingungan.
“Bukan itu, tapi lo liat ini” jawab Fini sambil mringis-ringis menunjukkan giginya.
“Oh.. gigi lo patah, ya udah kali, biasa aja. Ntar juga tumbuh lagi” kata Afnan.
“Bukan itu, tapi waktu gue lomba tadi, gue nggak nyadar kalo gigi gue itu copot. Lalu ketelen deh, sekarang ada di dalem perut nih gigi gue”
“Hahh?? Oh My God!” (pingsan)
“Loh? Kok jadi lo yang pingsan. Gue ikutan yah?” (pingsan juga)

Sang juara malah pada tidur jadinya.

Cerpen Karangan: Afnan Afiyatul Azhar
Facebook: Afnann Al AzZam
Hai, namaku Afnan. Tinggal di Krajan, Pekuncen, Banyumas. Sekarang aku kelas IX A di MTs Muhammadiyah Pekuncen.
Pengin kenalan lebih lanjut? Add aja FB aku Afnann Al AzZam atau Afnan Afiyatul. Thank you for you attention. 🙂 🙂

Cerpen Krupuk dan Gigi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Payung Karat

Oleh:
Halaman parkir motor itu sudah sepi sejak setengah jam yang lalu. Semua motor sudah dinaiki pemiliknya dan melaju pergi meninggalkan Hall Badminton itu. Seorang tukang parkir masih terlihat duduk

Toys Can Be

Oleh:
“Apa yang bisa kau harapkan dari sebuah dongeng, Saffron? Kau bahkan seorang perempuan, sering mengompol pula. Ingat! Namamu ‘Saffron’ jadi berpikirlah dengan jernih!” kesal Ron pada adiknya. Yang diomeli

Little Star, You Shine

Oleh:
Hari minggu berlalu dengan cepatnya. Aleyya pun mulai menerima berbagai tawaran job untuk minggu ini. Setiap banyak pekerjaan, kadang membuat kedua orangtuanya khawatir dengan kesehatan Aleyya. Namun, Aleyya selalu

Mencari Moony

Oleh:
“Hai! Namaku Karen Chityla Redove. Aku mempunyai seorang kakak yang usil. Namanya Wendy Mieyen Redove. Biasanya di panggil Wiwi, tapi aku panggilnya Wifi. Hehehe… Paginya “Karen, wiwi Buruan, turun

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Krupuk dan Gigi”

  1. yogen says:

    Tema dari cerpen ini apa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *