Me Is The Next Commando (Part 2)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor), Cerpen Thriller (Aksi)
Lolos moderasi pada: 17 December 2016

Aku tak menghiraukan perkataan teman temanku itu, terserah mereka suka sama siapa batinku, aku tak bisa berdusta kalau aku benar benar deg degan, mengingat menjadi kapten commando bukan hal yang mudah, dibutuhkan disiplin dan keberanian yang tinggi.

Waktu terasa berjalan begitu cepat, malam ini aku tidak tau melakukan apa, aku berniat ke luar untuk sekedar mencari angin untuk menenangkan pikiranku, aku duduk di salah satu warung minum di malam ini, kenanganku bersama kapten menguasai pikiranku, aku berusaha mengendalikan pikiranku dengan memesan es teh manis kesukaanku.

Saat aku menikmati minuman yang enak itu, secara tidak sengaja aku melihat seorang perempuan kulit putih, berambut panjang dengan mata seperti sinar rembulan, rambut bergelombangnya menambah keanggunanya, dia duduk di sebelahku bersama seorang lelaki, ah mungkin pacarnya batinku, aku sengaja menurunkan topiku dan menutup wajahku dengan koran, dalam hati aku tak rela melihat dia bersama orang lain, tapi siapakah aku yang bisa mengaturnya..?

Sepulang dari warung minum itu, aku langsung terbaring di kasurku, berharap aku tidak bangun kesiangan, karena besok ialah hari penting bagiku. Ada yang aneh…

“Woi penulis…!!”
“Iya kenapa..? Tumben lu manggil..?”
“Ini cerpen udah part berapa sih…?”
“Mmmm… 2, kenapa..?”
“Udah nggak diposting juga masih lu lanjutin aja ni cerita”
“Eh.. Serah gua dong…!! Cerita gua juga…!!”
“Iya.. Tapi gua capek meraninnya penulis..”
“Kamu mau yang enak enak…? Ayo ikut ke belakang… Biar abang pijit..”
“Sial… Penulis lucknut… Udah udah… Gua geli tau gak jangan jangan lu ketulaaran ipul…”

Huh… Aku bangun ternyata itu semua hanya mimpi, aku segera bergegas dan menuju kamar mandi, aku membuka bajuku
“Tubuh yang bagus mas..” Aku menoleh ke arah suara dan oh sh*t penulis
“Aaaaaaa…!!!” aku berteriak sejadi jadinya melihat penulis berada di sampingku di kamar mandi

Huh… Aku bangun ternyata itu hanya mimpi, aku segera bergegas dan menuju dapur, karena beberapa alasan aku tidak mandi hari ini. Aku menaiki mobil hummer milikuku injak gasnya kuat kuat agar cepat sampai di markas commando cty force, karena hari ini ialah pelantikanku menjadi kapten komando, dan kenaikan pangkat teman temanku, aku tidak mau hari ini rusak karena aku terlambat

Setelah pelantikan yang melelahkan itu, kami disuruh untuk mendapat misi lainnya, aku berjalan ke dalam kantor sekretaris commando untuk mendapat misi berikutnya, aku bingung kenapa bawahan dan teman temanku tidak seperti biasanya, mereka seperti gagap dan salah tingkah, aku mencoba menemukan alasanya ternyata sekretaris commando itu sangat cantik dan dia seperti pernah kulihat… Iya tidak salah lagi dia perempuan yang aku lihat semalam
“Kebetulan apa yang diciptakan penulis ini”
“Ayey…”
Tunggu saat saat seperti ini harus dilewati dengan sangat baik, nanti malah jadi kacau, aku ingin menyapanya tapi aku baru ingat kalau kami ada janji dengan ketua commando city force, aku pergi meninggalkan ruangan itu.

hummer itu kupacu dengan kecepatan yang sangat tinggi, menuju rumah seorang ketua commando, sesampainya disana aku kagum dengan rumah ketua commando itu, besar dan sangat megah, terdapat 2 pilar penyangga putih dan 1 lapangan landas helikopter disana, melihatku, sang ketua pun langsung menyambutku, dia terlihat senang dengan kedatanganku, di dalam rumahnya juga tak kalah megah dengan di luar, arsitekturnya sangat indah. Oh sh*t.. Ada photo sekretaris commando disini
“Oh dia belina, dia anakku” kata ketua memberi penjelasan
“Wow dia cantik sekali” kataku menanggapi, melihat itu ketua hanya tersenyum
“Aku dengar kau dekat dengan oxob” kata ketua sambil mempersilahkan aku duduk di sofa mewahnya
“Iya pak…”
“Pak presiden sudah cerita kepadaku.. Begitu juga dengan rekanmu”
“Maksud bapak” kataku menanggapi, mengetahui arah pembicaraan ini membuatku tidak nyaman

“Aku suka dia” wajahnya terus menghantui pikiranku

Hari ini ialah hari pertamaku menjadi capten commando, sangat melelahkan dan sangat ribet, tak kusangka kapten oxob dulu melewati harinya seribet ini, dari berbagai misi, berbagai data dan tambahan file file lainya
Aku merebahkan tubuhku di kasurku, aku menarik nafas dalam dan bersyukur karena hari ini telah berlalu
Hp ku berdering, kuangkat lalu kujawab, ternyata jendral yang ingin aku ke rumah sekretaris untuk mengambil beberapa dokumen
“Apakah tidak bisa besok saja pak…?” jendral yantut sepertinya buru buru
“Itu dokumen penting untuk tugasmu besok, jadi aku ingin file itu besok pagi”
“Siap pak…!!”

Aku berusaha melawan tubuhku dan bangkit dari tempat tidurku

Aku memacu hummer milikku dengan kecepatan tinggi, perasaan ngantuk dan kesal membuat pikiranku kacau

Rumah sekretaris ini sedikit ke pelosok, di atas bukit, dan hanya rumahnya satu satunya di daerah itu, dan tentu saja jalan menuju rumahnya itu panjang

Sesampainya di rumahnya aku langsung masuk tanpa mengetuk pintu, karena aku sangat capek, tapi tetap saja itu tidak sopan

“Kyaaa…!!!” sekretaris berteriak membuatku kaget

Aku buru buru menutup mataku karena dilihat dari sisi manapun kondisiku sedang terpojok karena masuk ke rumah perempuan tanpa mengetuk pintu dan mendapatinya sedang mandi

Pembantunya segera datang
“Mas tunggu di ruang tamu dulu ya..” kata pembantu itu

Dipagi hari saat aku menuju kantor commando menggunakan hummerku, kuingin langsung bertemu dengan jendral yantut dan langsung menyelesaikan misinya

Tapi tiba tiba saja aku teringat kejadian semalam, sebagai laki laki normal aku tentu saja menginginkan hal itu terjadi kembali, tapi aku memikirkan bagaimana kalau dia marah kepadaku..? Dan tidak mau lagi berbicara padaku..? Dan benar saja, dia sedang ada di pintu masuk kantor pusat commando, aku menjadi deg degan dan menjadi keringat dingin

Aku tak berani menatap wajah sekretaris, dia sepertinya ingat wajahku dan tatapan itu membuatku beku

Aku sengaja tidak melihatnya dan langsung memacu hummerku ke tempat parkir karena tidak ingin berurusan dengan masalah, karena bisa kacau kalau dia mengungkit hal itu di pusat commando, bayangkan saja dia mengatakan bahwa kapten commando yang baru datang jauh jauh ke rumahnya hanya untuk ngintip…? Apa yang akan kukatakan pada semuanya…? Tidak akan ada yang percaya kalau itu tidak sengaja

“Pak..!!” kebetulan sekali aku langsung bertemu dengan jendral yantut di tempat parkir
“Oh jusak.. Bagaimana dengan file nya…?”
“Ini pak” kataku sembari memberi file yang aku ambil kemarin di rumah sekretaris
“Bagus jadi kau sudah tahu rumahnya kan…?”
“Iya pak..!!”
“Oke kalau begitu mulai besok kamu tinggal di rumahnya dan menjaga sekretaris commando”
“Apa…!!!”
“Kenapa jusak..?”
Aku diam, tidak mungkin aku mengatakan yang sebenarnya tentang kejadian semalam…

Cerpen Karangan: Jusak Kencana
Facebook: Jusak Kencana Sinuuraya
Sponsored by: tikar
Thanks to: admin yang cantik
Aku suka dengan salah satu cerpen dengan judul “Zombie invasion” kiriman yantut
Mungkin aku akan menambahkan nama caracter bernama yantut untuk cerpenya yang keren dan berharap dia akan segera melanjudkan part 2 nya
Tentu saja aku tidakbisa menulis semua nama cerpenis di sini karena tidak muat
Walaupun cerpenku belum ada yang di post tapi tetap semangat

Cerpen Me Is The Next Commando (Part 2) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kentut Palsu

Oleh:
Bruuuuutt… terdengar samar di telingaku. Ku lihat di sekitarku tampak acuh dan damai. Apakah hanya aku yang mendengarnya? Udaranya mulai merambat, sedikit demi sedikit bau yang tercium seperti Zombie

Bos! Dia Anak Mu

Oleh:
“Duuhh!! Sial!! Telat dah gue!” Aku menepak jidatku setelah melihat angka di jam yang melingkar manis di pergelangan tanganku. ~23:15~ Aku membetulkan posisi kacamataku. Dan menstarter motor matic merah

Hilang

Oleh:
Huh dia lagi, dia lagi. Tak bisa aku lepaskan pikiran tentang dia yang sangat menjengkelkan itu. Setiap pagi, yang seharusnya aku senang dan semangat akan pergi ke sekolah dan

Ternyata Orang Gila

Oleh:
“Sat, aku boleh pinjam VCD narutomu, ya?” rayu Rohim pada Satria. Satria belum menjawab. Dia masih berpikir. “Aku belum punya cukup uang untuk membeli kaset itu. Tapi aku sangat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *