Meet You

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 21 March 2018

Jomblo, adalah status yang sulit dirubah, tak semudah merubah status di facebook. Kata Jomblo seolah adalah sebuah kata yang sangat menyeramkan untuk diucapkan. Tapi itulah kata yang tertancap padaku. Entah mengapa status jomblo ini sukar beranjak dari kehidupanku

Kuambil gadget yang berada di dalam tas. Sambil baring-baring di atas tempat tidur. Aku membuka aplikasi facebook dari Handphonku. Sebuah aplikasi yang paling banyak digunakan di dunia, termasuk di Indonesia. Indonesia termasuk pengguna facebook paling banyak. Entah kenapa akhir-akhir ini aku malas membuka aplikasi ini.

Setelah beberapa lama, baru hari ini aku membuka beranda di facebookku. Banyak sekali notification, baik dari pemberitahuan ada 58, ada 10 pesan dan 5 permintaan pertemanan. Aku buka satu persatu setiap pemberitahuan di facebook. Ada berita penting, ada pula berita tak penting hingga malas sekali mataku membacanya. kemudian aku baca pesan yang ada 10 itu. ternyata semua pesan telah kedaluarsa dilihat dari tanggalnya. Ada pesan dari teman sekelas menanyakan tugas, padahal tugas sekolah tersebut telah selesai dikerjakan bersama-sama. Itulah sebabnya teman-temanku suka marah karena telat merespon chat nya di facebook.

Kemudian aku lihat 5 permintaan pertemanan. Kulihat dari foto profil mereka tak satupun dari wajahnya yang aku kenal. tapi setelah lihat banyaknya mutual friends atau teman bersama makanya aku klik saja konfirmasi, entah siapa mereka yang ingin menambahkan aku menjadi temannya.

“Thanks for confirm.” tiba-tiba pesan masuk dari salah seorang teman yang aku konfirmasi permintaan pertemanannya.
“iya. sama sama” jawabku.

Karena penasaran, aku klik saja profil orang yang baru saja chat denganku. Dari profilnya, iya terlihat keren sekali. Berpose selfie dengan motor gede ninja sebagai backgroundnya. Ahmad Eko Syaputra nama profilnya. Entah itu nama aslinya atau nama samaran. Iya kan. Hari gini banyak sekali modus seseorang berbuat kejahatan. Banyak juga berita tentang seorang anak gadis hilang karena berkenalan dengan orang baru di facebook.

“Salam kenal ya Fatia Ananda Risty.” ya ampun lengkap banget orang ini menyebut namaku.
“Iya.” jawabku singkat. berharap orang ini tak melanjutkan pembicaraan melalui facebook ini.
“Balasnya irit banget. Lagi sibuk ya?” chatnya lagi.
“Enggak sih.”
“Kenapa kok kayaknya gak suka balas chatku.”
“Gak kok.”
“Maaf ya kalau aku ganggu.”
“Gak juga”
“Kamu lagi apa?”

Ah, kepo banget ini orang. Mau tau aja aku lagi ngapain. Apa pedulinya. Seperti polisi yang sedang interogasi seorang penjahat aja. Emang dia gak ada kerjaan. Entah apa mau lelaki ini pikirku. Seribu pertanyaan mendarat di benakku.

“Pingg!!! Lagi sibuk ya Aku ganggu ya” chatnya membuyarkan lamunanku.
“Gak. Kamu lagi apa?” tanyaku sekedar basa basi.
“Lagi di Mall nih. Mau beli jam tangan baru.”
“Oh.” jawabku.

Tiga buah pesan gambar masuk ke dalam perbincangan kami. Ketiga gambar itu berupa gambar jam tangan merek terkenal. Pasti itu harganya mahal sekali pikirku.
“Menurut kamu mana yang paling cocok buat aku.”

Orang ini pertanyaannya aneh. Bagaimana aku bisa berpikir kalau jam tangan ini cocok buat dia, padahal aku belum mengenalnya. Langsung saja aku buka foto profilnya. Aku lihat satu-persatu foto yang dia jadikan foto profil di facebook. Ternyata ia banyak mengunggah foto tentangnya. semua fotonya dengan wajah yang sama. Aku perhatikan wajahnya. Dia ganteng, kulitnya putih, serta jambang yang dimilikinya membuat aku geregetan. Bila dinilai dengan angka 1 s/d 10 maka aku akan beri dia nilai 9,5 lah. Bila diumpamakan dengan artis pria Indonesia, maka ia seperti Hengky Kurniawan.

“Ping!!! Koq Diem.” Pang ping pang ping, emangnya ini BBM. ini facebook choy.
“Yang no-3 aku suka.” Aku tertarik pada foto nomor tiga, yaitu foto jam tangan berwarna hitam. Modelnya sangat keren, mungkin cocok buat dia yang macho. Apalagi ia suka memposting foto tubuh atletisnya.

Dari semua foto profil yang diuploadnya. Ia merupakan sosok pria idaman semua wanita. Saat melihat foto profilnya yang duduk di atas motor ninja miliknya. Bayanganku malah mengarah kepada sosok pangeran tampan menaiki kuda putih yang bersayap. Dia tampak gagah berani mengendarai pegasus putih.

“Kamu cantik sekali ya…”
“Hmm. iya, makasih ya.” jawabku sekedarnya.
“Kapan bisa ketemu?” Ya ampun orang ini. Baru juga dikonfirmasi udah minta ketemu aja.
“Hmmm… Kapan ya.”
“Besok gimana?!”
“Besok??? Gak ada hari lain selain besok ya?”
“Emangnya besok kamu sibuk ya. ”
“Enggak sih.”
“Ya udah. Kalo gitu besok aku tunggu di CAFETARIA ya. Soalnya lusa aku harus balik ke Jakarta. Aku kerja di sana.”
Apa? Anak Jakarta? Aku tertarik sekali dengan anak Jakarta, apalagi kalau terkenal di sana. “Kamu artis ya. kamu sibuk syuting ya, berapa judul FTV yang kamu bintangi??” tanyaku penasaran. Sebagai gadis di daerah tentu saja aku berharap punya kenalan anak dari Ibu Kota Indonesia ini.
“Hehe.” Jawaban apa itu. Nyebelin juga ni orang.

Satu hari telah berlalu. Tibalah hari yang paling mendebarkan bagiku. Ini adalah kencan pertamaku setelah setahun lebih aku tak pernah kencan dengan cowok manapun. hatiku deg degan. Di chat kemarin dia sudah mengatakan akan mengenakan baju kaos abu-abu, celana jeans biru dan sepatu kets merah, sedangkan aku cuma bilang akan mengenakan kaos berwarna merah. Tapi kali ini aku kenakan kaos merah dan outfit blezer berwarna putih.

Aku bergaya di depan kaca rias di kamarku. dengan rok yang mekar aku berputar-putar di depan kaca. Aku biasa dengan make up minimalis agar gak terlihat menor. Aku kenakan High hills 5 cm agar aku gak terlihat pendek di depannya. Dengan langkah percaya diri aku melangkah ke luar kamar. Status Jomblo yang selama ini aku takutkan akan segera berakhir. Kondangan pun aku tak lagi sendirian.

Namun seketika hatiku was-was. Tiba-tiba pikiran aneh melanda di otakku. Bagaimana kalau ia orang jahat yang akan menculikku. Apalagi aku hanya gadis polos yang baru saja menyelesaikan sekolahku. Ijazah saja belum keluar, Ujian Nasional saja baru seminggu yang lalu aku terlepas darinya. Bagaimana kalau ia akan menjualku keluar negeri.

Entahlah, pikiran-pikiran aneh bergelayutan di benakku. Kalau bepikir seperti ini terus aku akan jomblo selamanya. Menjadi jomblo sejati.

Kedua pikiran tentang Ahmad Eko Syaputra ini terus saja mengusikku. Membuatku tak tenang. Saat memikirkan yang baik tentangnya, aku selalu cengingisan dan menari nari di depan kaca. tapi saat pikiran buruk tentangnya muncul aku selalu murung, aku terdiam di atas tempat tidur, bahkan sampai jungkir balik.
Itu terus aku lakukan hingga satu jam lebih.

“Aku udah di CAFETARIA.” Sebuah notifikasi pesan muncul di layar HP-ku.

Membaca pesan itu aku segera memesan ojek online dari android di tanganku. sedikit was was mulai berkurang. aku berfikir positif. Mudah-mudahan dia lah pangeran tampan dari negeri dongeng yang aku harapkan selama ini. segera kubuang jauh-jauh pikiran buruk tentangnya.

“Makasih ya Mas.” Ujarku sembari menyodorkan uang ongkos ojekku. Aku telah tiba di CAFETARIA tempat aku janjian bertemu. Aku masih berdiri di parkiran. Mataku tertuju pada sebuah motor ninja berwarna putih. Motor itu sangat aku kenali. Ia pernah menjadi background foto profil seseorang yang ngajak ku bertemu ini. Bayanganku segera merubah Moge berwarna putih itu menjadi vegasus berwarna putih. Kuda terbang itu tersenyum kepadaku. Sambil meringkik ia kepakan sayapnya. Lamunanku membawaku hanyut dalam cerita dongeng tentang pangeran pujaanku. Aku bergegas meninggalkan lapangan parkir itu.

Aku masih ingat dengan pesan yang ia layangkan kepadaku kemarin. Bahwa hari ini ia akan mengenakan baju kaos abu-abu, celana jeans biru dan sepatu kets merah. Aku mencari setiap sudut sosok tentangnya seperti yang ia ceritakan. Tak satupun yang terlihat. Yang ada hanya pria gendut yang mengenakan pakaian seperti itu. Aku kembali membuka foto profilnya. Memperhatikan benar-benar wajahnya, dan berharap bertemu ia segera. Namun tak jua aku menemukannya. Langsung saja aku layangkan pesanku kepadanya.

“Kamu di mana. Aku udah di CAFETARIA nih.”
“Kamu yang di mana. Aku sedari tadi udah di sini. Di meja no 11.”

Aku memperhatikan setiap meja dan nomornya. Sampailah pada meja no 11 seperti yang ia ceritakan.

JREEENNGG…!!!
Benar saja. Sosok Lelaki mengenakan kaos abu-abu hanya lelaki gendut di meja no 11. Apalagi jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya, persis seperti jam tangan yang ia pinta aku pilihkan untuknya kemarin. Rasa penasaranku membawaku untuk mendekatinya. Kukancing resleting blezer yang kukenakan hingga kaos merahku tak terlihat sedikipun. Aku tutupi wajahku dengan tas yang kubawa. Aku harap wajahnya sama dengan di facebook, hanya tubuhnya yang mungkin sedikit gemuk.

Benar saja. Sosok yang di profil facebook itu berbanding terbalik sama kenyataanya. Pria bertubuh atletis dan berkulit putih serta jambang yang mempesona itu pada kenyataan adalah sosok lelaki bertubuh gempal berkulit hitam, dengan gigi sedikit maju serta kumis yang berantakan. Usia yang ia katakan semula adalah 24 tahun, pada kenyataannya 42 tahun. Sosok seperti Hengky Kurniawan itu ternyata adalah sosok Temon yang dipompa seperti balon dan dijemur di bawah panas matahari terik hingga hitam dan gosong.

Bergegas aku beranjak meninggalkan pria beridentitas palsu itu. “Kamu gemukan ya.” kulayangkan pesan kepadanya
“Iya. Kamu di mana.”
“Aku udah pulang.” Hahaha. Aku susah menahan ketawaku. Aku terus cekikikan sendirian di kamar.
“Dasar kamu. Bla bla bla bla.” banyak sekali kalimat tak enak didengar.
“Maaf…” hanya kata itu yang bisa aku layangkan. Sedangkan aku masih sulit menahan ketawaku. Membayangkan sosok pangeran dalam dongeng berubah menjadi sosok Ouger dalam film Shreek.
“Kamu. @$%&-+(-*$%^£÷v|~[^_¢={`>\¶®™#…”

Haha. Entah kalimat buruk apalagi yang ia kirimkan kepadaku, kalimatnya lebih jelek dari wajahnya. Haha
Kemudian aku pilih aja menu di facebook “blokir” kemudian ada pertanyaan keamanan dari facebook mengatakan “Anda yakin blokir orang ini” Dengan sangat yakin aku pilih ‘oke’ dan sambil mengatakan “Bye Temon Kurniawan. Hahaha.”

THE END

Cerpen Karangan: Alhie Djamal
Facebook: Alhie djamal
Blog: catatanku-aldy-blogspot.com

Cerpen Meet You merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cerita Cinta Awal Sekolah Ku

Oleh:
Aku sih sebenernya cuma mau nulis cerpen tentang cinta aku nih, kalian pernah kan yang ngerasain namanya jatuh cinta? Okelah, gue bakal mulai. Awal gue masuk sekolah yang lebih

Trouble

Oleh:
“hi” sapa teman gua. Oh iya perkenalkan nama gua mutiara gua sekolah di salah satu sma favorit di bandung. gua keturunan orang california soalnya seluruh keluarga gua disana cuma

Remember Summer (Part 2)

Oleh:
“Sejak kapan kamu akrab dengan Steven?” pertanyaan itu terlontar dari bibir Sam. Hari itu hari paling terbahagia untuk seluruh siswa kelas tiga. Hari terakhir ujian nasional telah berakhir dan

Gara Gara Diary

Oleh:
Aku melangkah menelusuri jalan setapak yang setiap hari kulewati. Aku menatap rumput-rumput kecil yang melambai-lambai tertiup angin. Jadi teringat pada puisi yang kutulis di diary. Ngomong-ngomong masalah diary. Aku

Tanggungan yang Terjawab

Oleh:
“Bro! Tahu gak orang yang paling aneh di dunia?” “Apa bro?” “Orang yang lagi baca tulisan percakapan ini. Hahaha!!” Mereka berdua tertawa terbahak-bahak. Saya juga ikut. Tapi semua itu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *