Mister(i)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 17 January 2014

Diana melihat siswa siswi kelas 5 sedang berkumpul di depan papan pengumuman. Ia segera bertanya kepada sahabatnya, Tara.
“Ra, Ada apa sih sebenarnya?” Tanya Diana heran.
“Ini lho Na. Besok di sekolah kita kedatangan guru baru..”
“Trus, kenapa pakai papan pengumuman segala sih…?” Tanya Diana lagi atau biasa disapa Ana.
“Namanya aneh…”
“Maksudnya?” Diana tak mengerti. “Namanya mister(i)” jawab Tara. “Apa? Misteri? Kok pakai misteri segala..?”
“Bukan misteri… Tapi mister(i)…”
Diana masih tak mengerti. Ia pun mengangkat Alis serta bahunya tanda tak mengerti. Ia langsung pergi ke kelas.

Esok harinya…
Saat Diana dalam perjalanan ke sekolah, ia merasakan ada yang mengikutinya dari belakang. Sesekali ia melihat ke belakang untuk memastikan, selalu hanya ada bayangan hitam yang tiba tiba menghilang. Karena merasa di ganggu dan seringkali ia melihat sosok itu, ia menjadi tahu persis rupa sosok itu.
Ia percepat langkahnya dan sampailah Diana ke sekolahnya.
“Huh… Huh… Huh… Tara!!! Tara!!! Tolong… Tolong!!!” Teriak Diana ketakutan saat bulu kuduknya berdiri.
“Ada apa sih Na. Kayak habis di kejar sama syetan aja”
“Mu… Mungkin… I… Iya…” Diana mengatur nafasnya. “…” Tara hanya diam. Dan mengajak Diana ke kelas.

Teng!!! Teng!!!
Lonceng berbunyi.
Diana, Tara serta murid murid lainnya berbaris dengan rapi.
‘Siapa ya guru baru itu..’ gumam Diana.
Tek… Tek.., langkah sepatu seorang guru cukup terdengar di kuping Diana.
‘Langkahnya cukup keras… Hmmm..’ Diana mencoba untuk menduga duga. Seseorang yang Diana pikir guru itu tak lain adalah sosok tadi yang ia lihat. Sosok itu menuju ke bangku Diana.
“Si… Si… Siapa… Kau?!”
“Aku… Mister(i)”
“AAAPAAA!!! SEKARANG AKU MENGERTI BAHWA KAU ADALAH ORANG YANG SULIT DIKENAL DAN SANGAT MISTERI HINGGA NAMAMU…” Diana berhenti berteriak saat mulutnya ditutup menggunakan jari sosok itu dengan lembut.
“Namaku… Mister(i)”

End

Cerpen Karangan: Hannisa Tsabitah Aura
Maaf gak nyambung ceritanya…

Cerpen Mister(i) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pada Sebuah Kafe

Oleh:
Jarum jam di pergelangan tanganku masih menunjukan angka setengah tujuh malam. Ini berarti masih tersisa waktu setengah jam lagi, waktu yang lebih dari cukup bagiku untuk mencapai tempat tujuan.

Pendamba

Oleh:
Minggu malam. Jam 20. Golden Ways, talk shownya Mario Teguh. Aku tidak ingat apa temanya. Mungkin tertulis di layar bagian bawah, tapi tidak aku baca. Tapi aku ingat suatu

Pertemuan Horror

Oleh:
Malam itu dia hendak menonton film horror yang baru ia beli bersama saudaranya di toko DVD tadi siang. Dia dan saudaranya menonton film itu di ruangan dekat kamarnya. Mereka

Catatan Joni Si Jomblo

Oleh:
Seorang pemuda terlihat fokus mencatat sesuatu di buku catatannya sembari mendengarkan lagu yang diputar di MP3 playernya. Lantunan lagu Gamaliel Audrey Cantika (GAC) berjudul “seberapa pantaskah” terdengar lembut dari

Ada Tumbuhan Bercahaya, Euy!!!

Oleh:
Pukul 10.22 pagi. Di sebuah kelas tampak seorang guru tengah menguraikan pelajaraan Ilmu Pengetahuan Alam. Suaranya serak menenangkan siswanya yang tak mau diam di bangku pelajaran. Kelompok yang sudah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *