Pingsan Karenamu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 3 May 2017

Nunung yuningsih ialah seorang gadis yang mampu membuat senyuman di wajahku seminggu ini. Ya tuhan! Ada apa denganku baru sekali bertemu dengannya aku sudah seperti ini, untung saja dia tidak satu sekolah denganku. Anehnya bukannya lupa tentang dia malah ingatanku tentangnya semakin kuat, hal ini membuatku bingung sebab aku ingin melupakan namun hati tak mengizinkan.

“Ahk! Nanti juga lupa lebih baik aku fokus ulangan biologi besok, ehk tapi kalau aku ngafalinnya sekarang besok pasti lupa, uhm ya sudahlah besok saja sambil jalan ke sekolah biar nempel.” ucapku

Keesokan harinya aku bergegas ke sekolah dan di tengah perjalan aku mengambil buku biologi untuk menghafal agar ulanganku tidak jelek. Namun saat aku baca buku dan kudapati huruf “N” tiba tiba otakku teringat pada nunung!!
“Aduh, aku keinget lagi”. Ucapku saat itu dan tak sadar ada pohon di depanku hingga aku pun menabraknya, sungguh hari ini aneh sekali bagiku.

Kudapati benjolan di jidat mengkilatku hari ini, hanya usapan halus dari tanganku yang sedikit demi sedikit membuat rasa sakitnya hilang, karena takut menabrak atau bahkan mengingat wanita itu lagi lalu aku simpan bukuku ke dalam tas dan segera ke sekolah.

“Akhirnya sampai” hatiku merasa lega saat gerbang sekolah sudah terlihat di ujung jalan, dan kulewati gerbang sekolah, karena aku datang kepagian jadi hanya ada beberapa murid waktu itu yang sudah sampai.

Saat kaki ini melangkah tepat di tengah tengah lapangan sekolah aku mendengar seorang wanita memanggilku
“Roni!!”.
Aku merasa tak asing dan dan kubalikan tubuhku ternyata dia! Wanita yang membuat pikiranku kacau sampe nabrak pohon, kenapa dia di sini?. Aku bingung dan terus bertanya tanya

Saat aku sibuk dengan kebingunganku nunung menghampiri dengan perlahan lalu aku pun baru mengerti kenapa dia ada di sini saat melihat seragamnya yang sama dengan seragam punyaku. Saat dia mulai mendekat hatiku berdegup kencang, keringat membanjiriku mungkin saja wajahku saat itu merah.

Entah beberapa langkah lagi dia sampai di hadapanku dan tubuhku mulai lesu, lalu..
“Braaak!!!”.
“Roni! Bangun bangun!! Ihk kok pingsan baru juga mau nanya udah pingsan, ehk ada yang liat gak yah” Ucap gadis itu sambil menengok kanan kiri,
“Maaf aku gak bisa nolong ron, soalnya ini kedua kalinya dan aku gak mau ngegusur kamu lagi soalnya berat!! Kamu bangun sendiri sajah yah, hehe babay roni”. Sambil melambaikan tangan gadis itu pun berlalu

Hampir 5 menit gadis itu berlalu aku pun terbangun, dan memegangi kepalaku sambil menengok kanan kiri
“Lho! Kok aku bisa tiduran di sini? Perasaan tadi ada nunung deh? Tapi aku kan baru bangun jadi itu kan cuman mimpi lebih baik aku ke kelas”
Aku pun bergegas ke kelas.

Cerpen Karangan: Nyimas Wangi
Facebook: Nyimas Wangi

Cerpen Pingsan Karenamu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ini Berguna Walaupun Tidak Ikhlas

Oleh:
“Wouw… dance … asolole ” Ucap Jojo sambil terus menari, di pegangnya handphonenya yang mendendangkan lagu kesukaannya, dengan satu gerakan, Jojo pun mulai bergoyang ala Inul Daratista, membuat orang-orang

Perjuanganku Terbalas (Part 1)

Oleh:
Mataku selalu tertuju dengan sosok pria yang berada di kelasku, Dia duduk di depan sebelah pojok. Seorang pria yang Cuek, sangat cuek. Tidak mempan dengan semua usaha yang sudah

Cinta dalam Sahabat

Oleh:
Hai, gua Rama, gua adalah salah seorang murid yang baru saja memasuki tahun ajaran baru di sekolah. Gua itu orangnya culun, gak pekaan dan lain lain. Bisa dibilang sih,

Maroon (Part 2)

Oleh:
Seperti yang sering Lana ucapkan dengan suaranya yang lantang dan sedikit nyaring itu. Jam kosong layaknya surga dunia. Melihat bagaimana keadaan kelas sekarang, tidak bisa dipungkiri lagi. Aku pun

Ancaman

Oleh:
Teriakan menghampiri Nela yang sedang melamun di sudut sekolah. “Nela ayo masukk kelas..” Dana sambil terengah-engah karena Nela tidak tersadarkan dari lamunannya. “Wahh emangnya udah masuk ya?” Akhirnya si

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *