Taruhan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 17 October 2017

Di hari senin ada seorang nenek yang pergi ke sebuah Bank, saat sampai di Bank si nenek ditanya Direktur bank. “Nek, nenek mau ngapain ke sini, bawa koper besar?” Tanya Direktur.
Si nenek menatap koper yang dijinjing di tangannya. Di dalam Koper itu berisi uang yang miliaran!!!. “Kamu tuh mau tau aja ya!!!, tapi ga apa-apa sih, ini koper isinya uang miliaran” Kata si nenek.
“Nenek dapet dari taruhan” kata si nenek.
“Hah!!! taruhan, taruhan apa?” Tanya si Direktur heran.
“Taruhan nebak warna celana dalam!” jawab nenek.
“Hah! Nenek gak salah apa?” tanya direktur.
Si nenek mengangguk.
“Kalo Kamu gak percaya besok kita taruhan aja kalo Kamu yang menang aku kasih uang 50 Juta Dan Kalau aku yang menang Kamu kasih uang ke aku 50 Juta OK!!!” kata nenek.
“OK” kata direktur.

Malamnya si direktur tak bisa tidur karena takut kalah.

Singkat cerita, si nenek datang pukul 09.30. saat si nenek datang, si direktur takut kalau ia kalah namun tiba-tiba si direktur punya ide, ia pergi ke toilet lalu kembali lagi.
“Ternyata Kamu menepatai janji ya” kata nenek.
Si direktur mengangguk.
“Ayo kita mulai” kata nenek.
“OK” kata direktur.

Mereka pun memulai permaiannya. “Kalo kamu benar poin buat Kamu Kalau Salah poinnya buat aku” kata si nenek.
“Celana dalam nenek pasti hijau kan?” kata direktur.
“Emmm…. Betul!” kata nenek. “Kali ini Kamu bisa benar tapi Kalau aku nebak warna celana dalam Kamu pasti aku yang menang!” batin nenek. “warna celana dalam Kamu coklat ya kan pasti?” kata nenek yakin.
“ah sayang sekali nenek salah” kata direktur.
“lalu yang benar apa?” Tanya nenek.
“yang benar saya tak pakai celana dalam, wkwkwkwkwwk!!!” kata direktur.
Si nenek hanya bengong. “tak terduga ternyata si direktur pintar juga ya” kata si nenek.

Tamat

Cerpen Karangan: Asti Ardelia Ashofi
Facebook: Asti Ardelia
Nama: Asti Ardelia Ashofi
Alamat: JL. Riung Asri No. 18 Rt 4/Rw 10
Sekolah: SDN Rancaloa Kota Bandung

Cerpen Taruhan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sialnya Bocah

Oleh:
“Alamak… susah betul lah cari cerita yang berbobot ni… ei, ada sesiapa yang mau membantu saya tak?” tanya seorang anak Malaysia di hutan belantara Kalimantan. Suasana hening tak menentu,

Lupa

Oleh:
Setiap hari aku bangun kesiangan, tapi aku tidak perlu takut untuk datang terlambat ke sekolah, karena kelas 8 di sekolahku dijadwalkan untuk sekolah siang karena ada pembangunan ruangan-ruangan yang

Dilema Cinta

Oleh:
Namaku vina, aku, anisa, novia, dyta, fida dan dwima sahabatan dari kelas satu. Sekarang sudah kelas tiga. Kami sedang berlari menuju sekolah. SMAN TCK, karena terlambat “sudah datangnya terlambat,

Burung Piyik

Oleh:
Dari kejauhan terlihat gerombolan siswa berdiri memandangi beberapa lembar kertas yang terpaku pada sebuah majalah dinding sekolah selepas waktu sekolah usai. Satu demi satu dari mereka mulai meninggalkan tempat

Toilet Yang Berbahaya

Oleh:
Rasa cemas, gelisah, was-was dan takut itu yang menghampiri gue jika menumpang BAB di rumah orang lain. Rasa tak enak hati mungkin itu yang menjadi faktor utamanya. Ya karena

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *