Wawancara Sama Zombie

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 7 January 2014

“Zom, saya dengar Anda ini hantu internasional yang paling ngetren abad ini ya, Zom?”
“Ya, gitu deh. Sejak ada game Zombie vs Plant yang seru itu, saya jadi terkenal di mana-mana. Malah, saya juga sering main game itu kalau ada waktu luang. Saya rasa orang-orang yang fanatik ngefans sama game itulah yang berperan besar bagi ketenaran saya. Contohnya aja ya, coba lihat orang yang lagi ngegame Zombie vs Plant, saking serunya kalau saya muncul bawaannya mereka pengen ngeledakin saya pakai bom cabe.”
“oh, gitu ya? (ini hantu kayaknya kebanyakan makan otak deh) nah, apakah ketenaran anda juga yang membuat anda dijadikan icon kelas ipa 6?”
“yah, mereka itu Cuma iri sama saya. Saya ini hantu yang hebat loh, makanan saya aja bergizi. Saya makan otak dan sayur mayur setiap hari, ini bikin badan saya sehat dan kuat juga pinter. Nah, ipa 6 itu terinspirasi sama saya. Tapi, walaupun begitu saya tetep mau jadi icon kelas ipa 6 demi karir saya juga.”
“lalu, apa yang menjadi kelebihan ipa 6 menurut anda?”
“wah, mereka itu bulliers sejati. Saya salut sekali. Kakak kelas, adek kelas, anggota kelas sendiri juga di bully, saya jadi ingin menyemangati mereka pakai pom-pom tapi saya gak bakat jadi cheerleaders, yang ada mereka malah takut. Mereka juga pinter ngeles, kalau ada guru yang bertanya jawabannya pasti gak nyambung dan nggak beres. Mereka ini kelas yang pantang menyerah dan selalu semangat, contohnya saja ketika ada teman yang bawa bekal ke sekolahan, mereka akan langsung menyerbu tanpa takut sedikit pun dan dengan semangat membara. Kalau bekalnya habis, mereka tidak menyerah dan mencari bekal lain untuk dihabisi.”
“nah, selama anda jadi icon kelas, apakah ipa 6 punya konflik internal?”
“emmm… Saya rasa tidak ada yang serius. Paling-paling saat mereka menganiaya seseorang, timbullah niat untuk membalas dendam, tapi ibarat bunga matahari, mereka tidak semudah itu kalah (kenapa bunga matahari? Saya juga bingung). Banyak pendatang dari kelas lain akhirnya menyebarkan rumor tidak sedap bahwa kelas ipa 6 itu suka menganiaya, jadi suasana kelas jadi horror. Tapi, sebenarnya itu adalah salam sambutan dari ipa 6 yang friendly itu. Sebenarnya ipa 6 itu sangat unyu dan ritual pembullyan itu hanyalah tradisi dan budaya mereka.”
“Oke, Zom.. saya ngerti. Kemudian, apa sih suka dan duka anda selama jadi icon kelas ipa 6? Mengingat anda sudah 2 tahun bergentayangan di kelas ipa 6?”
“Sukanya sih, mereka punya karakter yang bener-bener saya. Saya merasa dihargai dan merasa benar-benar jadi Zombie. Saya seneng jadi bagian yang mengikat mereka. Dukanya, saat kelas mereka kotor kayak kandang sapi. Nggak cihuy juga kalau saya nangkring di dalam kelas setiap hari dan melototin sampah-sampah bertebaran dimana-mana. Saya kan suka kebersihan. Bersih itu sebagian daripada iman.”
“(ih, si Zombie pinter khutbah juga) lalu, apa yang menjadi harapan dan pesan anda?”
“harapan saya, tetep jadi yang terbaik. Semangat selalu. Ganbatte!! Pesen saya rajinlah mengaji dan rajinlah merawat tanaman. Karena, walaupun saya seorang Zombie yang lahir dari Zombie vs Plant, ipa 6 harus punya jiwa cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Juga karena sekarang sekolahnya Adiwiyata Mandiri, saya takut digebukin.”
“Uwow, super sekali. Terima kasih atas kesediaan anda untuk saya wawancarai, Mr. Zom. Saya harap anda lebih betah dan sukses dengan ipa 6.”

Cerpen Karangan: Ari Sofiyanti
Facebook: Ari Sho Fy

Cerpen Wawancara Sama Zombie merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Miripis Membawa Kenangan

Oleh:
Tadi 5 jam 56 menit 45 detik yang lalu. Terjadi hujan yang debitnya tidak terlalu deras atau biasanya orang-orang nyebutnya itu hujan miripis. Akibat hal itu diriku yang terbilang

Suara Ulat

Oleh:
Aku sekolah di salah satu SMA ternama di Pontianak, yaitu di sekolah SMA 1 Pontianak, Aku orangnya simple, tidak pernah percaya jika tidak dibuktikan dan tidak ada buktinya, apa

Bidadari, Benarkah Itu?

Oleh:
Hari ini adalah hari yang tidak mendukung. Pagi-pagi, sudah hujan. Padahal, ini hari Minggu. Cucian belum kering, terus kena kantong kering, suasana lagi boring, rencana hang out gagal maksimal.

Bukan Lelaki Pecundang

Oleh:
Pecundang… pecundang… pecundang, berkali-kali kata-kata itu teriang-iang di telingaku, entah dari mana asalnya, melintas saja bak kereta api listrik yang membelah pulau jawa. Aku terduduk disebuah pantai, sendirian, sembari

Mamaaa

Oleh:
Kriingg!!! Alarmku berbunyi menunjukkan pukul 5.30 pagi. Aku segera bangun, dan saat aku bangun aku terkejut karena melihat darah di tempat tidurku, sontak aku bertiak. “Mamaaa!!! aku terkena penyakit

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

3 responses to “Wawancara Sama Zombie”

  1. Captain Ngicell says:

    Hehe… cerita yang lucu Kak.. kreatiff… Semangat ya..

  2. ella says:

    kalau cerpen tentang sekolah boleh ngak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *