Jadi Itu Apa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Misteri
Lolos moderasi pada: 19 March 2016

Saat itu jam 10 malam. Tapi, Rafael belum mengantuk. Dia itu orangnya suka sekali begadang. Seringkali dia telat pergi ke sekolah dan dimarahi Bu Dewi, wali kelasnya. Tapi entah kenapa dia tak pernah jera. Hobinya itu baca komik atau novel. Ia baru teringat kalau tadi siang, sepulang sekolah dia duduk di kebun belakang rumahnya sambil baca novel kesukaannya. Tapi ia lupa karena saat sedang membaca, temannya manggil buat ngajak main jadi novelnya itu tinggal di meja di teras kebun. Ia belum membacanya sampai selesai.

Mumpung belum ngantuk, dia putuskan untuk mengambilnya. Walaupun dia penakut, ya mungkin apa saja dia lakukan demi novel. Orang seisi rumahnya udah tidur semua. Cuma dia yang masih bangun. Perlahan dia membuka pintu belakang dengan hati yang berdebar. Sesudah mengambil novelnya, sekilas ia melihat ada putih lonjong di bawah pohon mangga. Ia tak dapat berkata apa-apa lagi selain keringat dingin yang mengucur deras. Dengan langkah gemetar ia berjalan mundur lalu menutup pintu. Saat pagi hari, ia menemui ibunya di dapur dan bertanya tentang benda yang bergelantung semalam.

“Oh iya Ibu lupa. Ibu kemaren jemur bantal guling punya Dika semalam tapi Ibu lupa angkat haha..” Jawab ibu. Rafael pun jadi tenang kembali.
Rafael nanya lagi, “Oh.. Pantesan Rafa kira apa yang gelantungan di pohon mangga semalem.”
“Loh? Ibu kan jemurnya di pohon jambu yang ada di samping kandang burung? Ibu sengaja jemur di situ supaya kena sinar matahari.” Keringat dingin itu mengucur kembal. Jadi itu apa dong?

Cerpen Karangan: Aisyah
Nama: Aisyah
TTL: 31 Mei 2003
Sekolah: SMP Negeri 10 Palembang
Sekalian follow twitter ya Aisyah metiga

Cerpen Jadi Itu Apa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sebuah Kado

Oleh:
Akhir pekan adalah saat yang menyenangkan karena ayah dan ibuku akan mengajakku mengunjungi pasar malam yang penuh dengan wahana permainan itu, menyenangkan… ini pasti akan menyenangkan untukku. Sesuai dugaanku

Monyet Yang Rakus

Oleh:
Di sebuah hutan hiduplah dua ekor kelinci yang baik dan seekor monyet yang rakus. Dua kelinci tersebut memiliki nama yang berbeda dan hobi yang sama yaitu kelinci pertama memiliki

Doa yang Terkabul

Oleh:
Suara kokokan ayam selalu membangunkanku di setiap hari. Keluarga kami hidup di daerah pegunungan. Hanya kami yang selalu berdoa agar mendapat rezeki dari Allah SWT. Aku dan Ayah hanya

Buku Lovers

Oleh:
“Kak! Aku mau ke Buku Lovers dulu, ya!” ujar Lily kepada Kakaknya, Kak Milla. “Iya, jangan lama-lama!” jawab Kak Milla. Lily pun tersenyum senang dan segera berjalan menuju Buku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *