Memory yang Hilang Dalam Kegelapan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Misteri
Lolos moderasi pada: 1 January 2014

Sunyi. 5 jam yang lalu, Miera tertidur di depan TVnya. Sekarang, ia masih pulas tidur dengan berjuta mimpi yang menghanyutkannya.

“Miera! Yuk bangun!” teriak Mama Miera. Miera menggeragap.
“Oaheemmm! Ngantuk, Ma!” jawab Miera.
“Kamu niat sekolah nggak sih?” tanya Mama Miera. “Ini tu sudah jam 7” lanjut Mama Miera.
“So What?! Huaa!” seru Miera kaget. Ia pun langsung menyahut handuk dan masuk ke kamar mandi. Mamanya hanya menggeleng kepala saja.

Setelah mandi, Miera langsung ganti baju dan makan kue buatan Mamanya.

“Heuhh! Capek banget jalan dari rumah sampai sekolahan, nggak bawa bekal pula! Cuma ngunyah kue coklat doang!” gerutu Miera. Tiba-tiba sekelebat bayangan muncul di hadapannya.
Kepala Miera langsung sakit, punggungnya pegal semua. Ia pun pingsan seketika, anak kelas 8 dan 9 yang mengetahui hal itu langsung membopong Miera ke UKS. Sedangkan kelas 7 malah disuruh belajar sendiri dulu.

“Aww!” rintih Miera.
“Uh, lo udah sadar?” tanya Vhany, sahabatnya.
“Udah.. Lo siapa? Gue dimana?” tanya Miera linglung.
“Haaahh?! Lo nggak sedang bercanda kan?” tanya Vhany.
“Bercanda gimana? Gue serius. Gue siapa sih? Nama lo siapa?” tanya lagi Miera.
“Lo tuh Miera, dan gue.. dan gue… Vhany! Lo nggak ingat friend?” tanya balik Vhany seraya memeluk Miera.

Sekolah pun usai. Murid-murid berhamburan menuju luar gerbang. Tapi tidak bagi Miera, Miera tak tahu kemana harus pulang. Memorynya sudah hilang semua. Sebenarnya apa sekelebat bayangan tadi?

Cerpen Karangan: Iffah Afkarin
Blog: http://motivasinyours.heck.in

Hai semuanya, namaku Iffah Afkarin
Add my facebook: @Iffah Afkarin
Follow this blog: http://motivasinyours.heck.in
and salam kenal! ^_^

Cerpen Memory yang Hilang Dalam Kegelapan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Uniform

Oleh:
Seperti biasanya setiap sampai di sekolah semua mata tertuju padaku. Apa lagi hal yang lebih menarik dibanding seragam sekolahku yang penuh dengan jahitan. Mereka penasaran di bagian mana lagi

Story Of A Sly Girl

Oleh:
Sore itu aku bertemu ketua kelas di tengah jalan di atas jembatan. Di sebelah kanan, di bawah jembatan, air berwarna coklat mengalir dengan lambat dan tenang menuju ujungnya, di

Kutunggu di Pintu Akhirat (Part 3)

Oleh:
Samkosim, Kepala Desa Karangtengah baru saja menyelesaikan kebutuhan biologisnya dengan istri mudanya pada penghujung malam itu ketika di halaman rumah besarnya terdengar suara mobil berhenti. Belum lagi sang Kepala

Misteri Ayunan Tua

Oleh:
Di sebelah rumah Tiara, terdapat sebuah taman yang indah. Banyak orang yang berkunjung ke sana dan memakai semua sarana permainannya, kecuali sebuah ayunan tua yang sudah mau putus di

Mimpi

Oleh:
Derap langkahku yang berlari tergesa memecah kesunyian lorong rumah sakit yang tampak muram. “pulanglah Cleo. Papa sakit,” ucapan mamaku di telepon siang tadi masih terngiang di telingaku. Aku memang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *