Menghilang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Galau, Cerpen Misteri
Lolos moderasi pada: 1 December 2014

Mungkin bukan saatnya membicarakan cinta dalam benakku saat ini. Karena ku terperangkap dalam banyak tanggung jawab dan segudang target yang harus dicapai semester ini. Tapi, dia membuatku ternganga saat kejadian di hari itu. Iya Nadin, seorang teman yang tiba-tiba menghilang dari hidupku. Menjauh, menjauh dan terus menjauh. Menghilang tanpa alasan yang jelas.

Nadin, namanya selalu ada dalam pikiranku saat itu. Mungkin karena kagum atau suka atau mungkinkah cinta. Senyumnya yang unik, selalu tergambar wajahnya yang polos dan kata-katanya yang lugas dan tegas. Memberikan semangat pada diriku. Memberikan kekuatan yang dahsyat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan terus lebih baik sepanjang hari. Menjemput segudang prestasi di kampus. Melawan keterbatasan yang ada pada diriku. Agak sedikit lebay kurasa, tapi memang seperti itu. Dampak singkat yang ditimbulkan oleh pancaran hatinya yang tulus. Dia yang banyak berprestasi membuatku terus termotivasi setiap hari dalam hidupku.

Malam itu, ku kirimkan pesan kepadanya dari handphone ku. Mengirimkan kata-kata motivasi yang sering kukirimkan kepada teman-teman yang dekat denganku. Mengharap balasan yang lugas seperti biasa. Mengharap sebaris kalimat balasan yang akan membuatku tersenyum.

Satu menit, berlalu, satu jam pun mendekat, dan akhirnya malam yang hampa tanpa balasan sepatah kata pun yang masuk ke handphone ku. Kecewa rasanya tak seperti malam-malam biasanya. Saat ia membalas pesanku walaupun dua atau tiga kali balasan. Akhirnya kuterlelap dalam gelapnya malam di kamarku yang sepi.

Pagi harinya kujalani hidupku seperti biasa. Kuliah dengan semangat. Memperhatikan dosen dan tetap menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mengarah kepadaku. Mencoba mencari perhatian dari dosen, sehingga nilaiku akan terjaga di akhir semester. Tak dipungkiri kadang nilai juga menjadi prioritas. Di samping ilmu yang tentunya bermanfaat.

Kuliah pun usai jam 10.00 WITA, aku keluar melintasi ruang kuliah dan mencoba menengok ke ruangan sebelah yang kebetulan ruang kuliah Nadin. Tengok di tengok, tak ada wajah yang kucari. Bangku yang biasanya ia duduki kosong dan tak ada tanda-tanda keberadaannya. Dia tidak masuk kuliah hari itu. Dalam benakku berkata “apakah yang terjadi padanya. Mungkinkah ia sakit..?”. untuk menjawab rasa penasaranku ku tunggu kelas tersebut usai sambil bermain laptop di samping ruang kuliahnya. Dan akhirnya teman-temannya pun keluar dan kutanya “kenapa Nadin dak masuk kuliah”. Tak ada satu pun temannya yang tau, kenapa ia tidak masuk kuliah hari itu. Maklum ia adalah orang yang sangat tertutup dan orang yang paling fokus yang pernah ku kenal.

Hari berikutnya kucoba lagi menghubunginya. Tapi tidak ada kabar dan jawaban. Demikian seterusnya hari demi hari kulewati dalam penasaranku. Dan tak ada yang tau kabarnya sampai sekarang, ia menghilang tanpa kabar dan alasan.

Cerpen Karangan: Lalu Muhammad Ridwan
Blog: muhammadridwanprima.blogspot.com
Facebook: Lalu Muhammad Ridwan

Cerpen Menghilang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pencarian Jawaban

Oleh:
Jari jemari menari diatas keyboard, mata memandang layar yang tiada henti hentinya memberikan tugas yang semakin lama semakin memberikan beban di mata. Tak kusadari esok hari beban itu mungkin

Aku adalah Kamu

Oleh:
Derap langkah kaki terdengar begitu nyaring menemani sepinya malam ini. Entah kenapa, aku merasa malam ini begitu sangat berbeda dengan malam sebelumnya, detak jantungku tiba-tiba berdebar dengan ritme yang

Kebersamaan Yang Tenggelam

Oleh:
“Terimakasih kuucapkan…” usai sudah kelompok paduan suara menyanyikan lagu dalam acara perpisahan sekolah. Kami langsung pergi ke kelas masing-masing untuk mengganti kostum yang tadi dipakai. Sesudahnya kami mengganti pakaian,

Cinta yang Membuat Galau

Oleh:
Namaku Maria Fernanda. Kau bisa memanggilku Maria. Sebenarnya, aku dulu itu very very kudet. Namun, semenjak aku SMP aku ndak terlalu kudet juga sih hehehehe soalnya aku kan pintar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *