Misteri Burung Gagak

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Misteri
Lolos moderasi pada: 2 December 2013

Tepat jam 6 petang intan sorang siswi smp tengah berjalan di atas jembatan yang cukup tua dan rapuh. Hawa malam yang sunyi membuat hati intan gelisah. Hanya pekikkan jangkrik yang menghiasi keheningan.

Saat kedua kakinya mulai melangkah, “intan!!” suara seseorang yang menggema memanggil namanya, berulang-ulang suara menyebut namanya. Intan mulai gelisah, intan mencari dimana sumber suara itu berasal.
“siapa?” keringat dingin mulai keluar dari pori-pori intan, tidak ada yang menjawab.
Hingga suasana hening sejenak. Intan diam seribu bahasa. Terlihat seseorang berjubah hitam menghampirinya.
“siapa kamu?” tanya intan dengan penuh gugup
Pemuda itu hanya tersenyum misterius lalu intan dibawanya ke suatu tempat, tempat yang ia tidak kenal.
“aku adalah burung gagak yang pernah kau tolong” sambil menyodorkan bekas luka di kakinya
Intan berfikir, mengingat kembali apa yang telah pemuda yang cukup tanpan katakan.
“sudahlah, ini untuk kamu gadis cantik” sang pemuda mengambil sesuatu dari sakunya, sebuah gantungan berbentuk burung gagak.
“ini apa?”
“anggap saja ini buah tangan dariku karena kau telah menolongku!”
Intan mengambil gantungan itu dari tangannya.
Perlahan pemuda itu menghilang di telan kabut
“kamu mau kemana?”
Ia hanya tersenyum misterius.

Semenjak saat itu intan selalu membawa benda itu kemanapun ia pergi, dan saat itu juga ia selalu ingat pemuda dengan senyum yang mengerikan.

Cerpen Karangan: Imam Nur Hidayat
Blog: imamnurhidayat2.blogspot.com
verba volant scripta manent jurus paling ampuh untuk menulis
FB : imam nurhidayat

Cerpen Misteri Burung Gagak merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Nenek Dan Sisir Tua (Part 2)

Oleh:
Tiba-tiba aku menemukan ruang kosong yang tertutup rapat dengan pintu bergambarkan tengkorak hitam. Sontak hal ini membuatku terkejut dan benar-benar panik. Tanpa berpikir panjang aku langsung berteriak memanggil ketiga

Dunia di Balik Dinding

Oleh:
Karena setiap malam aku selalu mendengar suara orang yang sedang berpesta di balik dinding kamarku, aku mengajak sahabatku untuk menginap di rumahku malam ini. Kebetulan Ibu dan Ayahku sedang

Gubuk Tua

Oleh:
Hayy.. namaku ara, aku sekolah di smpn terkenal. Saat itu langit sudah mulai terlihat mendung saat istirahat jam kedua, ternyata saat aku ingin pulang tiba-tiba turun hujan, yang semula

Pandangan Sedingin Es

Oleh:
Bruuk…! Aku terjatuh dari tempat tidur karena mimpi buruk dan akhirnya membangunkanku deh. “Haah… untung hanya mimpi!”. Sambil menghela nafas. Kulihat jam dinding menunjukan pukul 06.00, “Astaga, aku kesiangan!”.

Dua Detik Terakhir

Oleh:
Ahad 16 maret 2013.. Hp ku berbunyi aneh dari dalam kamar.. Tiritt.. Tiritt.. Tiritt.. Itu nada apa ya..? Nada sms bukan, nada alarm bukan, nada telpon juga bukan.. Aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *