Musuh vs Teman

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Misteri
Lolos moderasi pada: 7 August 2016

Namaku Zilsilia aku bersekolah di smp nusa dan bangsa. Aku punya sahabat namanya Liana dan seorang musuh bernama Intan. Liana sangat baik dia selalu ada di suka maupun duka yang kualami. Sedangkan Intan dia dibenci teman-temannya dan suka mencium bau kaos kaki.

Suatu hari di kantin…
“Kau jangan asal tuduh begitu! Aku tidak sengaja!”. Intan berusaha membela diri.
“Bilang saja kau yang senggol es cendolku!”. Aku marah Intan menyenggol minumanku.
“Ada bu eli!”. Liana mencoba melerai perkelahianku dengan berbohong.
Intan berlari sambil berkata. “Lihat saja nanti zilsilia!”.
Aku jadi takut dengan ancaman itu.

Malam harinya Liana menginap di rumahku karena orangtuanya sedang ada di luar negeri untuk pekerjaan. Malamnya aku tertidur pulas tapi, terbangun pada pukul 3 subuh. Suara rintihan Liana! Aku ke ruang tengah, saklarnya tidak bisa dinyalakan, apa ini karena Intan?
Suara rintihan Liana semakin menyayat hatiku. Aku ke dapur asal suara itu, saklarnya rusak semua! Tiba-tiba ada yang memukul dari belakang dan aku pun pingsan.

Aku terbangun di dalam sebuah gubuk.
Aku melihat gadis berjubah hitam dengan topeng milik Intan! Liana, pasti disakiti olehnya!
“Di mana Liana Intan?!! Dasar kau..!”. Ucapanku terpotong oleh Intan, tapi suaranya seperti… “Brengsek hahaha!”. Suaranya Liana!.
“Liana? Apa maksudnya ini?!!”. Aku mulai menangis.
“Nona cantik, mungkin kau tidak tau tapi, aku tau!”. Ucap Liana.
“Orangtuamu membuat perusahaan orangtuaku bangkrut! Dia akan ditangkap polisi karena dianggap melakukan pemalsuan tanda tangan! Dia akan dieksekusi mati di luar negeri!”. Liana mulai menangis lalu tersenyum lagi. “Sekarang penggantinya adalah kau!”. Liana mulai mengangkat pisau dan…
Bruk!
Intan memukul Liana dengan balok kayu!
Kenapa dia mau menolongku?
“Aku sudah tau rencananya dari dulu! Ayo kita pergi!”. Intan melepaskan ikatan tali yang kuat itu. Lali kami pun kabur dari gubuk itu. “Kenapa kau mau menolongku?”. Tanyaku.
“Orangtuaku seorang mata-mata, Liana sudah lama dicurigai akan melakukan ini!”. Jawab Intan.

Aku melapor ke kantor polisi dan Liana akhirnya ditangkap polisi dengan bantuan orangtua Intan. Karena Liana kurang cukup umur untuk dimasukkan ke penjara, Liana dimasukkan di rumah sakit jiwa karena gila. Sejak saat itu aku berteman dengan Intan.

The end

Cerpen Karangan: A. Naila Isna Maghfirah
Facebook: Nela Namina

Cerpen Musuh vs Teman merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sawahku yang Permai

Oleh:
Hari ini, aku dan keluargaku sedang menikmati liburan di desa, tepatnya Klaten, Jawa Tengah. Ini hari ketigaku di sini. Aku sangat senang bisa berlibur ke Klaten. Pagi-pagi, aku dan

Pencarian

Oleh:
Belum sempat masuk ke dunia mimpi sania sudah dikejutkan oleh suara dering hp yang cukup membuat siapapun terganggu. “Halo?” Sapaku di awal pembicaraan “Apa kau sudah tidur? Maaf menganggu

Siapa Kalian

Oleh:
Mentari Yuna Pratiwi adalah namaku namun teman-temanku biasa memanggilku Yuna. Ini adalah hari pertamaku bekerja di sebuah cafe di pusat kota. “Yuna tolong bawakan pesanan meja nomor 7” seru

Taman Terakhir

Oleh:
Aku duduk tersenyum menatap jendela yang ada di kamarku. Aku adalah Fanny. Aku mempunyai sahabat, Namanya Fatma. Aku sekolah sama, dan sekelas. Di sekolahku ada libur panjang, selama 2

Kebersihan Nyonya Barnie

Oleh:
Nyonya Barnie adalah wanita paling bersih di desa Global. Ia sangat menyukai kebersihan. Ketika ia melihat sedikit sampah atau daun berguguran, Nyonya Barnie akan langsung marah-marah sambil membersihkannya. Tetangga-tetangga

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Musuh vs Teman”

  1. Tanda tampa titik says:

    Aku tidak percaya cerpenku (yg jelek ini) Bisa lolos moderasi! Maaf saat bagian pemalsuan tanda tangannya 🙂 itu bagian aneh karena harus dihukum mati -_- karena yg dipalsukan itu hal yg penting
    >_< Aku hampir perustasi karena cerpenku sudah banyak yg aku kirim tapi,tidak ada yg dipublis! :'(
    TNK' Cerpenmu.com 🙂
    ——–
    Tanda tanya tampa titik
    (A.naila isna maghfirah)

    • Tanda tampa titik says:

      Maaf,ya kalo ada typo 🙂
      Aku tadi sedikit baca ada typo dibagian “(Lali) kami pun kabur dari gubuk itu.”
      Maksudnya “lalu” :p 🙁
      Aku juga sudah buat cerpen “Pembasmi Vampire” tapi,belum dipublis 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *