Siapa Dia?

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Misteri
Lolos moderasi pada: 18 July 2017

“tok tok tok tok tok!”
Lagi lagi bunyi seperti orang mengetok di jendela kamarku. Awalnya aku cuma pura pura tidak peduli, tapi lama kelamaan bunyi itu semakin menggangguku, kuberanikan diri untuk melihat tapi tidak ada siapapun, aku pun tidur dengan rasa ketakutan.

Di sekolah
“kamu kenapa bengong fir?”
“itu yang biasa aku ceritain ke kamu rin, aku makin terganggu deh! Masa sih tiap malam aku harus tidur dengan rasa ketakutan, lama lama aku bisa gila!”
“udahlah fir mungkin kamu cuma halu!”
“halu?”
“iya kamu cuma halu, kan kamu lagi banyak fikiran, bisa aja itu cuma halusinasi kamu kan?”
“gak! Aku yakin itu ada dan nyata. Pokoknya aku harus cari tau malam ini”
“terserah kamu aja deh!”

Di rumah
“pokoknya aku harus tau itu ulah siapa” dalam hatiku

Aku berbaring di tempat tidurku dan pura pura tidur, jam menunujukan pukul 12:40 dan suara itu pun kembali terdengar!
Aku sangat merasa ketakutan, aku pun memberanikan diri..
Aku membuka tirai jendela dan kulihat ada sesosok memakai jubah hitam. Ya dia manusia! Tapi wajahnya tidak terlihat karena tertutup oleh jubah besarnya.
“aku sudah tau siapa kamu, aku akan melaporkanmu ke polisi”
Dia pun lari.

Sejak kejadian itu malam berikutnya pun tidak ada lagi suara aneh itu! Mungkin dia takut aku laporkan ke polisi, padahal aku tidak tau siapa dia, aku penasaran. Siapa dia?

Cerpen Karangan: Dian Safutri
Facebook: Dian Safutri

Cerpen Siapa Dia? merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tumbal Kabut Pembalasan

Oleh:
Gunung Panglimun… Sore mulai beranjak malam, para anggota Basarnas, relawan dan Jagawana mulai terlihat turun dari area pendakian menuju Basecamp pos utama di bawah. Mereka pun segera beristirahat di

Joana (Part 2)

Oleh:
Aku terus berpikir apa yang sedang terjadi. Setelah bel istirahat berbunyi lola mengajakku untuk ke kantin bersama namun aku menyuruhnya pergi duluan nanti aku menyusul, sebenarnya aku ingin berbicara

Misteri Sebuah Gang

Oleh:
Waktu itu sebenarnya adalah hari paling indah dalam hidupku. Dari pagi sampai menjelang sore tiada hentinya perut ini mendapat makanan Gratis. Teman-temanku banyak yang mentraktirku mulai dari yang ulang

Siapa Perempuan Itu?

Oleh:
Pukul 12 siang, aku sempat bertengkar dengan seseorang dan aku sangat emosi. Aku berusaha untuk melupakan kejadian itu, tapi tetap saja tidak bisa. Emosiku semakin meluap, rasanya aku ingin

Pria Misterius

Oleh:
Aku masuk ke dalam bus dan berdiri karena sudah tidak ada tempat yang kosong. Memang,di jam-jam seperti ini bus sedang ramai-ramainya. Aku agak sedikit terlonjak saat bus itu jalan.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *