Sudut Depan Lab Tik

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Misteri, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 29 August 2016

Hari yang sangat cerah. Hampir semua siswa-sisiwi sedang beristirahat, dengan membeli makanan ke kantin. Berbeda dengan diriku, aku tidak membeli makan seperti yang lain. Aku hanya duduk di pinggir lapang basket. Untuk apa? Untuk melihat pacarku, adit. Dia sedang berlatih main basket untuk pertandingan minggu depan. Mataku hanya terfokus padanya, menunggu ia memasukan bola ke dalam ring basket.

Bel masuk pun berbunyi. Waktu itu adalah bagian pelajaran TIK, lalu kami semua siswa dan sisiwi kelas X3 memasuki lab TIK. Setelah pelajaran habis, guru kami mengingatkan kepada kami tentang sudut depan ruangan lab. Sungguh menakutkan, cerita dari teman-tannku di kelas lain. Tentang beberapa sisiwi yang pingsan ketika melewati ruangan itu. Aku sedikit ketakutan. Semuanya ke luar dari lab tersebut dengan wajah yang ketakutan, karena melewati tempat yang menurutku menyeramkan itu. Aku pun ke luar dan mengenakan sepatu, ketika aku sedang mengenakan sepatu. Terlihat adit yang memasuki perpustakaan, aku bahagia melihatnya. Ketika aku sudah selesai menggunakan sepatu, aku teringat bahwa buku catatanku tertinggal di dalam. Bukan hanya buku catatanku, tapi buku catatan olga dan jenika pun tertinggal. Di sana. Kami memasuki ruang lab yang menakutkan. Kami mengambil buku masing-masing. Kami berjalan ke luar.
“Sepertinya aku akan mengalami hal yang sama seperti siswi yang lain, perasaanku berkata seperti itu.” Ucapku yang ketakutan
“Ih lo re, bikin bulu punduk gue berdiri aja.” Ucap olga
“Udah, bismillah aja re, olga juga.” Ucap jenika.
Olga, jenika, lalu aku di belakang. Perasaanku makin tak karuan, semuanya gelap dan brukk aku pingsan.

Telingaku masih dapat mendengar.
“Je, panggil orang. Gue takut.”
“Iya ga bentar, gue panggil adit aja. Dia ada di perpus, tadi gue liat.”
“Jangan keras-keras bicaranya je, kata ibu Neli kalau ada kejadian kaya gini, kitanya diem aja cukup cari pertolongan ke satu atau dua orang. Kalau semua orang tahu maka itu akan menimpa kita.”

“Re bangun, istighfar.” Ucap seseorang. Mataku tiba-tiba mudah untuk di buka, terlihat adit yang berada di depanku. Dia sedang memandangiku. Aku lebih tenang saat itu dari sebelumnya. Aku tidak merasa pusing, tapi entah kenapa tadi aku pingsan, hanya allah yang tahu apa yang terjadi kepadaku dan kepada siswi lain yang mengalami hal yang sama. Apa yang terjadi pada siswa yang lain terjadi pedaku, aku harap aku adalah orang terakhir yang mengalami hal itu.

Cerpen Karangan: Renita Melviany
Facebook: Renita melviany

Cerpen Sudut Depan Lab Tik merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Playboy

Oleh:
Siang ini begitu terik. Matahari menyengat kulitku tanpa ampun. Sedari tadi aku mengusap keringat yang menetes di dahiku dengan dasi sekolahku. “Angkotnya pada ke mana sih? Sepi banget,” gumamku

Masih Segalanya

Oleh:
Sekolah pun dimulai, aku sekarang berada di kelas 7, aku sekolah siang dan menempati ruangan setelah kelas 8. Suatu hari temanku bertanya padaku. “kamu kenal Kak Heldy?” tanya dia,

Sayonara My Lovely (Part 1)

Oleh:
Liburan akhir semester genap hampir saja selesai, tak terasa aku akan menginjakkan kaki di sekolah baru, aku baru saja lulus madrasah dengan nilai akhir yang lumayan, dan siap untuk

Lelaki Kusut Pengunjung Stasiun

Oleh:
Entah apa yang membuatku terpikat dengan seorang lelaki yang duduk di dekat stasiun kereta api itu. Lelaki berambut acak-acakan itu duduk dengan kaos kusutnya yang dilapisi dengan kemeja merah

Angan Tak Sampai

Oleh:
Koridor sekolah nampak ramai. Bagaimana tidak, hari ini adalah pengumuman penerimaan siswa baru. Yup! Papan pengumuman sudah penuh dengan orang-orang yang tidak ia kenal. Hampir saja ia ditabrak-tabrak puluhan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *