Bertangan Tuhan

Judul Cerpen Bertangan Tuhan
Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Motivasi
Lolos moderasi pada: 6 January 2017

“Suatu hal yang diyakini dengan kuat akan menumbuhkan hasil hebat tanpa pernah kalah dengan proses pahitnya”

Seorang laki-laki dewasa terpekur risau di pinggir trotoar. Matanya tak lepas dari genangan air mata. Ia memandang tangan kanannya lalu terisak di menit berikutnya.
Di tengah kesenduanya, seorang pria lain datang dengan kalungan lukisan besar di lehernya dan beberapa eksemplar buku yang terikat tali plastik.

“Kau menangisi apa?” tanya si pria.
Laki laki tersebut menjawab. “Aku telah hidup selama tiga puluh dua tahun. Dan hari ini serta seterusnya aku tak akan menjadi yang berguna”
Si pria keheranan, tak ada manusia tanpa guna pikirnya. Si laki-laki tersebut masih terisak.
“Bagaimana kau mengerti? Kau bahkan mengerut keningmu mendengar penuturanku. Kau tak merasakanya” si pria masih diam tak bergeming.
“Tangan kananku diamputasi dua hari lalu karena tulang yang pecah dan hampir membusuk. Aku tak bisa berbuat banyak tanpanya”
“Tangan kirimu masih ada, kakimu juga. Jangan jadi laki-laki bodoh yang hanya bisa meratapi nasib” jawab si pria dan pergi. Si laki-laki mengumpatnya dalam hati.

Keesokan harinya si laki-laki melakukan pemeriksaan ulang tanganya. Ia melihat pria yang menjudgenya kemarin masuk ke sebuah ruang dokter.
Karena penasaran ia mengikutinya, pintu ruang yang terbuka membuat si laki-laki bisa mengintip dengan jelas.

Di menit berikutnya badan si laki-laki seperti dihujani ribuan petir kencang, ia kaget. Si pria membuka semua tangan dan kaki palsunya. Ia bahkan tak punya tangan dan kaki, pria itu mengidap kanker tulang yang menyebar di bagian tangan dan kakinya.

“Bagaimana kau bisa hidup dengan yang kau punya sekarang? Kau bahkan lebih parah dariku” tanya si. Laki-laki
“Aku melukis dan menulis dengan mulutku. Saat hasilnya luar biasa aku semakin yakin aku bertangan tuhan. Dan aku tak perlu kecewa dengan apapun. Banyak orang memiliki luka, begitupun aku. Aku tak perlu menyesali apa yang hilang, toh dia kembali dengan wujud lain. Aku percaya usaha yang sungguh sungguh akan berhasil manis tanpa pernah kalah dengan proses pahitnya”

Cerpen Karangan: Dwi Kusuma Wardani
Facebook: Dwi Kusuma Wardani Purnomo

Cerita Bertangan Tuhan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Perubah Hidup Pemulung Cilik

Oleh:
Pagi hari yang cerah, matahari terbit di ufuk timur, sinar merah mudanya menyinari alam yang liar. Kusman terbangun dari tidurnya, lalu bergegas mempersiapkan pekerjaan yang ia lakukan setiap harinya.

Menghitung Hari

Oleh:
“1.043” Tidak terasa, sudah hamper 3 tahun aku terus seperti ini. Setiap pagi kerjaannya hanya merobek kalender yang aku buat khusus dengan angka yang aku tulis manual hingga ribuan.

Ada Saat

Oleh:
Ada keadaan dimana harapan terpatahkan begitu saja oleh takdir. Perlahan-lahan terbakar menjadi abu lalu beterbangan dihembus angin. Kita memang merencanakan yang terbaik, tapi rencana Tuhan jauh lebih baik. Butuh

Tuhan Membawamu Kembali

Oleh:
Dentingan halus suara piano mengalun indah. Menggelayut semu di telinga, hati dan otak Mary. Seorang lelaki yang memakai seragam putih abu-abu, membiarkan jemarinya menari di atas piano putih itu.

Karena kau, Sahabat!

Oleh:
“Apa ini, Key?” tanya Nessa yang sedang berada di rumah sohibnya, Keyla. “Ini adalah negeri mimpi. Dimana semua mimpi-mimpi langsung menjadi nyata.” jawab Keyla yang masih asyik mengotak-atik handphone

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *