Dream

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Motivasi
Lolos moderasi pada: 16 May 2016

Hari ini seperti hari yang lain tidak ada yang istimewa bagiku. Yaaa seperti biasa sehabis pulang sekolah aku ke rumah untuk makan dan langsung ke teras rumah untuk memandangi langit. Setiap hari aku memandangi langit sampai hari senja. Aku selalu menatap langit selepas pulang sekolah itu membuatku sangat nyaman sewaktu aku menatap langit aku terkadang berpikir nanti aku besar aku ingin menjadi apa. Yaa selain itu aku juga berpikir apa aku dapat membahagiakan kedua orangtuaku di masa depan nanti. Aku terkadang berpikir begitu karena aku sangat ingin membahagiakan orangtuaku. Oh iya kita belum kenalan ini aku putri aku dari keluarga yang biasa-biasa saja.

Allah akbar. Allah akbar suara azan sudah terdengar aku langsung pergi ke rumah dan sewaktu aku rumah. Di rumahku sangat ramai dan ada bendera kuning di depan rumahku.
Tidak.. Ini tidak mungkin aku langsung berlari ke dalam rumahku. Ternyata dan ternyata tidak ini tidak mungkin ayahku sudah tiada aku langsung mendekati jenazah ayahku dan aku langsung menangis seketika semua harapanku hancur dan seketika semua kenangan aku dan ayahku seperti terulang kembali.

Tiga hari kemudian seorang motivator datang ke sekolahku untuk memberikan kami sebuah motivasi, “Halo selamat pagi kenalin nih ini namanya Kak Rizky. Kak Rizky di sini akan berbagi pengalaman dengan kalian.” ucap pak Mursad pak Mursad adalah wali kelasku setelah perkenalan Kak Rizky mulai untuk menceritakan lika-liku kehidupannya dan ternyata kisah hidupnya sama dengan ku yaitu ia juga ditinggalkan ayahnya saat umur 12 tahun. Dan dalam kisahnya ia sempat menyerah sama sepertiku tetapi ia bilang satu hal yang membuat aku semangat lagi untuk mengejar impianku yaitu. “Adek, adek sekalian jangan pernah menyerah untuk mengejar impian kalian walaupun orangtua kalian sudah tiada bukan berarti kalian harus merelakan impian kalian kan? makanya ayo terus kejar impian kalian!” ucap kak Rizky di saat itu aku mulai sadar aku harus bangkit dari kesedihanku.

Cerpen Karangan: Widyawati. S

Cerpen Dream merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Terima Kasih 10 Tahun Lalu

Oleh:
Langit mulai berubah warna, matahari perlahan mulai tenggelam dalam peluk awan. Sekiranya ia datang jauh lebih cepat layaknya ia saat pertama kali mendapat tugas dari perusahaan tempat ia sekarang

Tejo dan Harapan

Oleh:
Tejo adalah anak dari keluarga yang kurang mampu, Ayah dan Ibunya Seorang Pemulung yang kesehariannya mencari barang bekas di sekeliling mereka, dan yang ada di pinggir jalan bahkan tempat

Si Pintar Versus Si Beruntung (Part 3)

Oleh:
“febri, febri bangun nak” suara yang mengusik ketenanganku sehingga aku terbangun dari tidurku, saat aku buka mataku aku melihat bahwa aku sedang dalam ruang UKS. “aduh kepalaku” aku pengangi

Bakat Terpendam

Oleh:
Namaku Farid, aku adalah murid sekolah menengah pertama, lebih tepatnya SMPN 1 jakarta. Aku adalah anak seorang pengusaha kaya, hidup kaya raya, tempat tinggal bagus, kesenangan difasilitasi dan hal

Aku dan Organisasiku

Oleh:
Childist, konyol, gila dll, mungkin itu sebagian kecil sebutan buat aku yang tengah menginjak status mahasiswa di sebuah Universitas Negeri di Semarang. Meski sebutan itu kurang enak didengar atau

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *