Heartbreak is Not Bad

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Motivasi, Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 13 June 2021

Waktu menunjukan pukul sebelas malam, tetapi mataku tak kunjung terpejam. Rasanya sangat gelisah menerima kenyataan yang tak sesuai dengan keinginanku. Inilah bagian paling aku benci jatuh cinta: patah hati.

“Kenapa jatuh cinta begitu tidak adil?” batinku.

Setiap hari dan selalu. Dia benar-benar mengacaukan pikiranku. Pepatah mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Jika aku diberi pilihan untuk jatuh cinta atau tidak, maka aku akan memilih untuk tidak jatuh cinta karena mencegah itu lebih baik.

“Elok, tolong bantu bunda di dapur, Nak,” Teriak bunda dari dapur.
“Iya, Bunda. Sebentar,” jawabku.

Benar sekali, namaku Elok. Sore itu Bunda memintaku untuk membantu beliau memasak di dapur. Disela-sela memasak, Bunda menanyakan bagaimana peningkatan prestasi belajarku.

“Em, aku ngerasa prestasiku agak menurun, Bun. Nggak tahu kenapa tiba-tiba aku sulit buat konsentrasi.”
“Loh, kenapa? Kamu kalau ada masalah cerita aja sama bunda.”
“Nggak ada, hehe.” Aku tersenyum dan berharap agar bunda tidak tahu-menahu perihal patah hati yang menggelikan ini.

Sekarang aku sibuk memainkan ponsel. Sepertinya aku harus mencari kesibukan agar terbebas dari rasa yang membebani diriku. Mataku mengerjap ketika mendapati sebuah notifikasi dari walikelas. Segera kubuka file berformat pdf. Aku tercengang ketika mengetahui isi file tersebut.

Apa ini? Bagaimana bisa seorang Elok dipilih menjadi perwakilan kompetisi sains?
Aku menghela nafas panjang, jariku bergerak mengurut pelipis. Mungkin inilah sebuah kesibukan yang akan membawaku pada hal-hal yang lebih bermanfaat. Dari sini, semangatku mulai terpacu kembali.

Berminggu-minggu aku mencoba memahami berbagai materi pembelajaran yang masih sangat asing bagiku. Namun, itu tak membuatku menyerah begitu saja. Ini sangat menyenangkan. Kadangkala aku belajar bersama pembimbing dan juga teman-teman yang lain.

Perlombaan itu sudah usai aku laksanakan. Akan tetapi, aku sangat menyayangkan kurangnya kemampuanku dalam mengerjakan soal olimpiade itu. Aku pasrah dengan apapun hasilnya. Benar saja, aku mendapat peringkat 69 dari 150 siswa yang mengikuti perlombaan tersebut. Tak apa, setidaknya aku sudah berusaha.

Ketika malam datang, kini mendengar musik dan menulis tentang apapun sudah menjadi kebiasaanku. Bukankah itu merupakan sebuah peningkatan? Aku senang sekali karena pikiranku dapat teralihkan dari hal-hal yang tak aku sukai.

Wah, sangat tidak disangka-sangka.
Malam ini aku mendapati sebuah pesan yang mengatakan bahwa karya tulisku akan diterbitkan dalam waktu dekat. Aku yang kegirangan spontan menghentak-hentakan kakiku ke lantai. Ini adalah awal pencapaian yang bagus. Aku sangat bahagia mengetahui hal ini.

Kutatap bintang-bintang di atas sana. Mereka bersinar begitu indah. Aku menyadari bahwa patah hati tak selamanya hanya memiliki sisi negatif. Namun, patah hati bisa juga membuatmu untuk berpikir lebih dewasa dan mengambil tindakan dengan sebaik-baiknya.

Untuk kalian yang sedang patah hati, semangat. Kalian boleh bersedih, tapi tolong jangan berlebihan. Ada banyak hal bermanfaat yang bisa kita lakukan dan membuat perasaan kita jadi lebih baik. Selamat berjuang.

Cerpen Karangan: Liana Cahyani

Cerpen Heartbreak is Not Bad merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kisah Si Palui

Oleh:
Kalo palui biasanya itu identik dengan kisah orang banjar, tidak dengan gue, sob! Ini gue, si Palui gaul. Gue emang terkenal, dari yang muda sampe yang udah mati kenal

Pamit

Oleh:
Aku melirik arloji hitam yang melekat erat di pergelangan tangan kananku, sudah lebih dari satu jam namun langit belum berhenti menangis. Bahkan tangisannya bertambah deras seiring waktu berjalan. Kilatan

Hantu Palsu Di Sekolah

Oleh:
Aku berjalan terburu-buru dari parkiran menuju kelas. Aku datang sangat pagi, motorku pun terparkir pertama di tempat parkir Yang masih luas. Datang jam 6 kurang 15 menit, sehingga belum

Cinta The Geniuses

Oleh:
Masa-masa Smp adalah awal mula aku berkembang menjadi dewasa. Di smp banyak hal yang kudapatkan. Salah satunya adalah “Cinta”. Jujur aku tidak tahu apa itu cinta? dan kapan cinta

Lady Luck

Oleh:
Apakah di dunia ini hanya memandang dan melirik wanita yang sempurna? dalam artian memiliki wajah yang sempurna, kulit yang sempurna, tinggi badan sempurna serta badan yang sempurna. Segalanya serba

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *