Impianku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Motivasi, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 23 November 2016

Hai, namaku Jessica aku sekarang kelas 3 SMA besok hari pertama aku duduk di kelas 3 SMA, tetapi aku hanya bisa menghembuskan nafas dengan pelan, berfikir apa yang harus aku lakukan apakah aku harus menjadi dokter atau guru aku sangat bingung dan aku putuskan melihat ke arah jendela dekat meja belajarku, sekarang malam yang sunyi dan besok adalah hari pertama aku sekolah tapi aku masih berfikir apa tujunku kedepannya aku masih bingung dan aku putuskan untuk pergi tidur.

Pagi harinya aku pergi sekolah diantar papaku, setelah sampai di sekolah papaku bilang “Jessica belajar yang rajin jangan nakal dan paling penting kalau ada ulangan jangan nyontek” aku hanya menjawab “iya pa” dan aku langsung pergi, di dalam hatiku memangnya aku masih anak kecil dibilangin gitu dasar papaku tapi memang orangnya seperti itu.

Setelah berjalan sampai dekat kopsis ada suara yang memangilku dan aku berbalik ternyata itu winnia “hei dasar kamu ya aku panggil dari tadi tau” aku hanya bilang “maaf” “oh aku tau apa kamu sok jual mahal karena kamu kelas 11 kemarin dapat juara 1 kamu sok jual mahal gitu” aku hanya bilang “ya enggak lah aku tadi enggak dengar kalau ada yang panggil” “serius” “iya, udahlah jangan dibicarakan lagi ayo kita lihat pengumuman di papan pengumuman kita dapat di kelas mana” “mungkin kita di kelas 12 A kita kan dapet ranking kemarin” “aku gak mau itu kan kelas anak pintar dan hebat aku takut kalau aku kalah pintar ditambah lagi ada ken yang dapat juara 1 terus, ada debora yang dapet ranking 2 sita, devon dan teman mereka yang lainnya yang dari dulu kelas A sekarang pasti mereka tambah pintar “iya sih, ya udah ayo kita lihat”

Aku dan winnia pergi untuk melihat papan pengumuman dan benar aku ditempatkan di kelas 12 A, sekarang pikiranku kacau aku takut jika aku berhadapan dengan anak yang lebih hebat daripada aku. Tiba-tiba hanun bicara padaku “benar kan kataku kalau kita ditempatkan disana” aku hanya bisa bicara “aku takut” “takut apa” “takut kalah bersaing” “itu enggak usah dipikirkan, ayo kita masuk kelas”

Setelah masuk kelas pikiranku kacau karena dugaanku benar hal yang aku takutkan terjadi, aku hanya diam dan duduk di bangku paling pojok dekat winnia.

Aku merasa kakiku berat dan kepalaku sangat pusing aku langsung tidur di kamarku, setelah aku bangun aku langsung makan dan entah darimana mamaku datang tapi tiba-tiba mamaku bertanya “kamu dapat kelas apa” aku hanya bisa menjawab “A” “apa, kamu kuat di kelas itu” “aku nggak tau ma” “semoga kamu baik baik saja” aku hanya bisa diam mendengar perkataan itu.

Beberapa minggu kemudian apa yang aku pikirkan terjadi nilaiku di mata pelajaran semua sedikit menurun, aku yang biasanya anak yang aktif bertanya dan mempresentasikan hasil kelompok sekarang takut ke depan karena aku takut salah, hasil pekerjaan tugasku tidak bagus dan menyimpang dari apa yang diberikan guruku. Saat ada jam kosong aku tiba-tiba memikirkan ken yang anaknya pintar aku berfikir bagaimana bisa dia sepandai itu dan ingat apa yang dipelajari di kelas 7 dan 8 aku tanya kepada hanun karena dia dekat dengan ken gara gara dia satu ekskul dengan ken “na, bagaimana bisa ya ken sepintar itu dan IQnya sangat tinggi” “karena dia berkerja keras” “aku bisa nggak ya seperti dia” “itu sangat sulit karena itu butuh perjuangan yang sangat besar” “pasti orangtuanya dosen atau guru” “sebenarnya orangtuanya itu penjual sate” “masa sih, kok kamu tau” “iya karena saat itu dia kan dapat juara 1 membuat puisi tingkat kabupaten aku dan ibuku nganter dia pulang dan saat sampai di sana itu rumahnya kecil dan ibuku dikasih sate yang banyak gitu” “oh”. Setelah jam istirahat kita satu kelas dapat masalah karena tugas kita yang dikasih bu lili sangat banyak ditambah lagi tugas dari guru yang lainnya bikin kepala tambah pusing.

Setelah sampai rumah aku tiba-tiba ingin membuka laptopku yang tidak pernah aku buka setelah aku kelas 3 ini, aku membuka laptopku dan aku putuskan untuk melihat Mnetnya bts yang sudah ke sub aku melihat lagu mereka yang berjudul DOPE aku melihat subnya tiba-tiba aku tersentuh lagu itu karena lirik mereka yang kata katanya begini “setiap malam, sepanjang hari aku bekerja ketika kau bersenang senang di klub” itu yang dikatakana jimin, selanjutnya suga ngerap hatiku lebih tersentuh lagi untuk semangat belajar “ok kita sudah muak dari kepala hingga ujung kaki, kami muak bekerja sepanjang hari tapi terima kasih, karena kita mengejar kesuksesan” setelah selesai aku melihat BTS dan teringat tentang ken aku tiba-tiba sangat ingin belajar dengan giat, mengerjakan tugas dari guru, aktif, dan melanjutkan impianku yang tertunda yaitu mendapat peringkat satu dan mengejar beasiswa kuliah di korea karena aku ingin belajar disana, meraih cita-cita disana, dan tujuanku yang paling utama bisa melihat konser BTS hehehe soalnya aku penggila K-pop .

Hari-hari selanjutnya nilaiku membaik, nilai ulanganku bagus-bagus aku anaknya sekarang aktif bertanya dan mempresentasikan hasil pekerjaanku.
Sekarang aku kembali ke aku yang dulu aku yang tomboy, pintar, cerewet dan paling penting aku sekarang mendapat ranking 3 semester satu, 2 semester 2, dan urutan ke 3 saat try out tapi yang paling aku tidak percaya saat wisuda ternyata aku mendapat urutan satu seIndonesia untuk nilai UN ku aku sangat tidak percaya dalam hatiku aku inin menangis tapi aku tidak bisa melakukannya.

Malamnya aku dan orangtuaku bingung ingin melanjutkan kuliahku di mana tapi aku masih ingat apa tujuanku sebelumnya yaitu kuliah jalur beasiswa ke korea selatan tapi aku tidak tau bagaimana caranya tiba-tiba hp papaku berbunyi entah nomornya siapa karena tidak tertera nama disana hanya nomornya saja papaku memutuskan untuk mengangkat telepon itu “assalammualaikum ingin cari siapa” setelah orang yang menelepon menjaw “iya pak memang ada apa” aku langsung takut ada masalah apa tapi papaku langsung kaget dan tersenyum “apa benar pak” terus papaku bialng “terimakasih pak, tapi saya tanya anak saya dulu pak, sekali lagi terima kasih pak” papaku selesai dan setelah itu papaku bilang “Jessica papa bangga sama kamu karea kamu dapat beasiswa ke korea selatan tapi apa kamu mau kuliah disana” aku sangat kaget dan hanya bisa mengangguk dan menangis terharu akhirnya apa yang aku impikan tercapai.

Setelah 7 bulan mempersiapkan diri dan mematangkan bahasa koreaku aku berangkat untuk pergi ke korea untuk mengejar cita-cita dan kuliah disana aku berpamitan kepada kedua orangtuaku dan kepada teman temanku yang menyempatkan datang untuk mengantarku ke bandara padahal mereka hari ini kuiah papaku bilang “jaga dirimu baik baik ya, jangan boros, jadi anak baik, ulangan jangan nyontek” aku hanya bisa bilang “iya pa, aku bukan anak kecil lagi papa selalu gitu” semua orang tertawa setelah itu winnia bilang “jaga dirimu baik baik ya jes, jangan nakal dan jangan lupa jangan maksain ngerjain tugas dari dosen” temanku yang lainnya nyelonong bilang “betul” “iya, terima kasih sudah nyempetin datang ke sini ya” temenku satunya yang bernama siska bilang “ya iyalah kita kan teman” kami semua tertawa

Tiba-tiba suara peringatan kalau pesawat tujuan korsel akan berangkat aku langsung berpamitan ke orangtuaku dan teman-temanku, setelah itu aku naik ke pesawat beberapa jam kemudian aku sampai di korsel aku sangat bahagia dapat menginjakkan kaki disini tapi disini lagi musim dingin karena lagi bulan februari aku langsung mencari seseorang yang bernama kim taehyun karena kata papaku dia itu sahabat papaku dulu yang untungnya fasih berbicara bahasa Indonesia jadi bisa belajar dan mendalami bahasa korea lebih dalam dan untungnya anaknya juga mau kuliah juga di sekolah yang sama denganku setelah melihat orang yang mengangkat kertas tinggi dan ada namaku disana plus alamatku yang di Indonesia aku langsung menghampirinya aku bilang “om kim taehyun” “Jessica anaknya dimaskan” “iya om” “wah kamu cantikya dan selamat kamu bisa kuliah disini dan jalur beasiswa lagi” “iya om terima kasih pujiannya” “ayo kita ke rumah om taeyeon sudah menunggu di mobil dia enggak bisa kesini karena dia baru jatuh dari sepeda jadi kalau jalan agak sakit tapi tenang dia bisa berbahasa ndonesia kok ayo mari” “oyo om” dari sini impianku dimulai dan tujuanku akan datang kesini akan tercapai. Sekarang aku tau hikmah dari semua ini adalah jangan mudah menyerah dan putus asa, carilah tujuan hidupmu dan berusahalah untuk bisa mewujudkannya karena orang yang sukses adalah orang yang tau apa tujuan hidupnya

Catatan: Negara korea selatan memulai tahun ajaran baru saat bulan februari

Cerpen Karangan: Fourteen
Facebook: Mar’atus
sekolah di smpn 1 puri kelas 9 umur 14 tahun

Cerpen Impianku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Our Friendship (Part 3)

Oleh:
Bel istirahat pun tiba. Diva dan Rieta berjalan menuju kantin. Alvin lagi berlatih basket dengan teman temannya sedang Rey lagi dipanggil sama Mrs. Mira ke ruangannya. Sesampainya di kantin,

Arti Tatapanmu

Oleh:
Adzan Shubuh berkumandang, segera Aisyah bangun dan mengambil air wudhu untuk menjalankan sholat shubhuh. Usai sholat segera dia ke dapur untuk memasak nasi dan sayur untuk sarapan. Dia terbiasa

Cinta Bersemi di Ruang OSIS

Oleh:
Tok! Tok! Tok! “Saya Sayang bangun udah jam 06.30.” suara mama yang membangunkanku. “Apa?”. Aku pun berlari menuju kamar mandi. Setelah mandi aku langsung turun ke bawah. “Ma saya

Because of Brother

Oleh:
Chayra Salsabilla gadis kelas 2 SMA yang berparas cantik, namun tak cukup orang yang menyadari itu, termasuk dirinya sendiri. Chayra selalu beranggapan bahwa dia tidak begitu cantik padahal cantik

Persahabatan Bulu Ketek

Oleh:
Gua adalah makhluk ciptaan tuhan dengan segepok kelebihan. Salah satunya kelebihan bulu ketek. yap, bulu ketek gua memang sangat amat ramai dan selalu menimbulkan bau harum Yap, bau harum..

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *