My Name Is Joy

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Motivasi
Lolos moderasi pada: 11 January 2016

Joy adalah putra dari seorang petani yang ingin sekali menjadi tentara. Pada suatu hari Joy ingin mengikuti tes untuk menjadi seorang tentara, karena Joy berasal dari keluarga yang tidak mampu dia harus mencari uang lebih untuk itu. Tidak disangka-sangka kesempatan itu datang dengan cara yang mungkin khusus untuk dia. Joy melihat ada sekelompok orang sedang mengeroyok seorang pengusaha, tanpa tinggal diam Joy langsung membantu pengusaha tersebut. Joy memang jago berkelahi dan dia berhasil mengalahkan mereka.

“hey apa kamu baik-baik saja?” Seru Joy.
“Ya sedikit” Jawab Si Pengusaha.
“Kamu hebat juga dalam bertarung, apa kamu ingin menjadi petarungku? Kamu akan mendapatkan banyak uang jika kamu berhasil mengalahkan petarung-petarung handal” Seru Si Pengusaha.

“Ya tentu saja” jawab Joy. “Kapan kita bisa memulainya?” seru Joy.
“Besok jika kamu bersedia” jawab Si Pengusaha.
“Baik aku bersedia” seru Joy.

Besoknya mereka berdua pergi ke tempat pertarungan dan mereka bertaruh dengan jumlah yang cukup besar. Joy melawan petarung yang mempunyai otot begitu besar darinya. Namun dengan semangat dan teknik yang ada pada dirinya, dia mampu mengalahkan pria berotot itu dengan mudah. Joy mulai terkenal dan mendapatkan banyak uang, tetapi dia tetap memilih masuk tentara sebagai jalan hidupnya.

Joy mendaftar untuk masuk tentara. Joy mengikuti tes untuk masuk tentara hanya dengan satu kali tes saja dia memenuhi semua syarat-syarat untuk masuk menjadi seorang tentara. Joy sekarang sudah menjadi seorang tentara dan dia sudah memiliki tiga orang anak. Sekarang Joy setia mengabdi pada negaranya.

“Cita-cita tanpa ada usaha untuk menggapainya itu hanya sebuah angan-angan saja.”

SELESAI

Cerpen Karangan: Muh. Ikbal Panyue
Blog: Ikbal22.heck.in

Cerpen My Name Is Joy merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Semua Karenamu, Ayah

Oleh:
Aku tak pernah membayangkan akan bisa kuliah di perguruan tinggi. Hal itu mengingat akan pekerjaan orangtuaku sebagai tukang kayu. Pekerjaan tukang kayu sekarang sudah tidak menjanjikan, karena kayu-kayu untuk

Kunci Tabir

Oleh:
Senja sudah menghilang dari langit. Pergi tanpa bekas. Aku masih duduk termenung di sini. Seperti biasa, masalah yang pasti pernah dialami oleh setiap penulis, ‘Kehilangan Ide’. Entah sudah berapa

Ya Aku Berbeda

Oleh:
17 tahun lamanya aku hidup dalam kekurangan. Kekurangan yang membuatku tidak seperti mereka. Ya aku berbeda. Terkadang aku merasa Tuhan tak adil kepadaku hingga mengapa Dia menciptakanku berbeda seperti

Layangan Bumi

Oleh:
Namanya Bumi dan usianya 9 tahun. Tak bisa bermain layang-layang bahkan untuk menerbangkannya ke langit saja ia masih payah. Sering layang-layangnya berakhir dengan mencium tanah dan kemudian robek akibat

Matematika is My Life

Oleh:
“Huhh.. kenapa sih nilai ulangan matematikaku selalu… saja jelek! Padahal aku kan sudah belajar?” tanya Nanda sambil berdecak kesal. “hay, Nanda? Kamu kenapa? Kok suntuk begitu sih?” tanya Nida

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *