Pejuang Kanker (Part 2)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kisah Nyata, Cerpen Motivasi
Lolos moderasi pada: 6 June 2021

10 may 2021 dengan jantung berdebar dan perut yang sesekali melilit karena nervous aku berusaha duduk tenang menanti namaku dipanggil. Hari ini jadwal cek up rutin seperti biasa. Kalaupun ada yang membuatku gelisah adalah hasil ct scan beberapa minggu lalu yang akan dibacakan oleh dokter. Telefon dari lelakiku sedikit banyak mampu menenangkan gelisahku. “Bismillah cinta” semuanya akan baik baik saja. Hiburnya.

Setelah lebih dari 30 menit menunggu akhirnya namaku dipanggil juga. Dengan langkah tergesa aku memasuki ruangan dokter. “Bagaimana keadaanmu selama dua minggu ini, ada yang dikeluhkan?” Tanya dokter muda itu sambil matanya tak lepas dari layar komputer di depannya. “Selain kulit telapak tangan dan kaki yang menjadi sensitif lainnya tak ada dok”. Jawabku. “Its ok itu akan pulih dengan sendirinya setelah kamu berhenti mengkonsumsi obat”. “Apakah aku sudah boleh berhenti minum obat dok?” Tanyaku penuh harap. “Hasil pet scan terakhir bagus tidak ada penyebaran, proses pengobatan sudah selesai, kamu sudah tidak perlu minum obat lagi”. Jawabnya. “Yeayyy” refleks aku bersorak gembira. Hatiku lega luar biasa.

Mata dokter muda itu menyipit, mungkin dia tersenyum dibalik maskernya atau menyeringai entahlah. “Tapi tetep harus terus dipantau ya, tetep harus cek up. Kita ketemu dua bulan lagi.” Kata dokter tersebut sambil menyerahkan beberapa lembar kertas appointment.

Dengan langkah ringan aku melangkah keluar dan menuju lantai satu untuk menyelesaikan urusan administrasi. Gak sabar rasanya ingin segera menyampaikan kabar baik ini kepada belahan hatiku. Keajaiban itu ada dan hari ini itu terbukti. Setelah setahun lebih aku berjuang melawan kanker hari ini dokter menyatakan hasil ct scan ku bagus tidak ada penyebaran sel kanker ke bagian tubuhku yang lain.

Sesampai di rumah aku segera mengambil wudhu untuk sholat dzuhur, kali ini sujudku lebih lama, doaku lebih panjang. Beribu syukur kupanjatkan atas keajaiban ini. Aku merasa menjadi manusia baru, dengan hidup baru. Ya, hidup dan mati seseorang Allah sudah tentukan, aku hanya bisa menjalaninya dengan lebih baik lagi. Jangan berputus asa apalagi berhenti berjuang. Keajaiban itu ada. Tetap yakin dan percaya ALLAH maha baik.

Aku sering merasa lelah menjalani rangkaian panjang pengobatan yang memuakkan, beruntung aku memiliki bos, sahabat dan cinta yang tak bosan bosannya menyemangatiku.

Jangan menyerah ALLAH tau perjuangan kita.

Cerpen Karangan: Deerizkie
Blog / Facebook: Deerizkie.blogspot.com

Cerpen Pejuang Kanker (Part 2) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Setitik Harapan Gadis Lorong Kota

Oleh:
Hai perkenalkan namaku nana, aku adalah seorang gadis yang tinggal di desa terpencil dari sebuah kota. Perbedaan yang sangat mencolok di masyarakat. Dimana yang kaya diperlakukan bak seorang raja,

Perpisahan Yang Memberikan Kekuatan

Oleh:
Tak pernah disangka semua terjadi begitu saja. Impian yang dulu kita bangun, tiba-tiba musnah tak berbekas. Semakin aku mengingat kisah cinta kita semakin terluka hatiku. Sebenarnya dia tak pernah

21 Hari Bersama

Oleh:
Dunia begitu indah bagi ku, setiap detik dalam hidup ku begitu berarti saat aku mengenalnya dan menjadi kekasih hatinya, bagaimana tak ku katakan seperti itu, dia lelaki yang bernama

Cinta Tak Bisa Dipaksakan

Oleh:
Kehidupan seperti sebuah roda yang berputar, ya kita semua bisa merasakannya. Bahkan kebahagian bisa berubah menjadi duka dalam sedetik yang tak pernah kita duga sebelumnya. Itulah yang kualami ketika

The Best Of Friends

Oleh:
Sahabat karibku dialah yang bernama aguswan. Dulu saya dan aguswan berteman dari SD. Saya (sandi) dan aguswan selalu bersama di SD selalu berdua; hobi kami berdua ialah bermain bola,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *