Sekelumit Cerita Tentang Motivasi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Motivasi, Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 23 October 2017

Namaku Dodi Abdullah, sahabat-sahabatku biasa memanggilku dengan sebutan Bung Dod. Entah kenapa nama ini familiar di antara sahabat-sahabatku, mungkin karena di salah satu akun medsosku tertera nama bung dod ya hehehe. Terdengar sedikit tentang nama yang pakai “bung-bung” itu. Mungkin juga panggilan yang enak saat dipakai. Saya salah satu mahasiswa di salah satu kampus swasta di kota padang, kampus STKIP PGRI Sumbar, biasanya kalau kuliah di STKIP umumnya pada jadi cekgu ya, itu kan kebanyakan orang bicara seperti itu.

Tapi sebelum membahas di bangku perkuliahan akau mau ceritain kisahku yang waktu sekolah-sekolah pada saat di SMA dulu.
Waktu semasa SMA saya diberi label siswa yang pemalas, sering alfa, cabut dan malas-malasan. Tak tahu juga sih kenapa jadi nakal. Eeh bukan nakal, tapi sedikit nakal aja. Sempat bercita-cita jadi orang sukses sih, tapi ketika berpikir ingin jadi orang yang sukses aku pun terdiam juga dengan pertanyaan yang datang dari saya, dan saya juga yang harus jawab. Aduuuh

Setelah lulus dari SMA, kepengen melanjutkan ke perguruan tinggi, tapi dengan keadaan malas yang takutnya terbawa dari bangku sekolah ke masa kuliahan. Tapi dengan ketakutan itu harus berusaha juga menjadi yang terbaik juga.

Di STKIP saya mengambil mata kuliah yang dulunya di SMA adalah pelajaran kesukaanku. Yaitu sosiologi, mata kuliah yang berbicara tentang masyarakat.
Di semester 1 saya mendapatkan nilai yang menurut saya itu memuaskan. Maklum lah ketika orang malas belajar ya nilainya juga malas. Hahahah. IP di semester 1 dapatnya gak nyampe 3 aduh cuma 2,85. Lanjut semester 2 naik IP nya menjadi 2,90. Dan smester 3 masih tetap 2,90. Di semester 4 ada suatu alasan yang menjadikan IP saya sangat anjlok, yaitu 0,33 waaaw. Ekstrim skali ya. Dan semua teman-teman kelasku terkejut. Tapi dibalik 0,33 itu, aku mempunyai alasan tersendiri, yaitu pada 2014 saya ingin jadi polisi, tes polisi pada saat itu, tapi tak lulus karena ada satu syarat yang tak terpenuhi. Ya bgitulah, ketika ingin jadi polisi, dan tinggalkan kuliah sebentar eeh tau-taunya dapat IP seperti itu.

Lanjut di semester 5 pun dapat IP rendah, 2.85 kembali kek semester 1 dulu. hahaha Tapi pas semester 6 dengan dapat 12 sks cuma dapat 4 mata kulah ya allhamdulillah, dapat IP 3.00. Tapi di semester 7 berubah total. Mungkin karena pergaulan mungkin ya, waktu memasuki semester 7, saya bergabung dengan organisasi luar kampus, itulah wadah tempat saya mencari ilmu dan terus berusaha mencari pengalaman. Ya, di semester 7 saya mendapatkan IP 3,85 waaaw. Cukup terkejut juga saya. Kok bisa, tapi ketika saya pikir-pikir, ketika bergabung di organisasi, bisa menambah pengalaman, merubah sudut pandang, dan mengasah potensi, tak berhenti disitu, di semester 8 pun saya masih mendapatkan IP 3,85. Dan saya berpikir, jika saya berubah dari dahulu, pasti saya bisa lulus dengan tingkat kelulusan yang bisa dikatakan maksimal. Hehehe tapi waktu tidak bisa di putar balikkan. Sesuai juga dengan paparan Dahlan Iskan itu ya, “Setiap orang memiliki jatah gagal, maka habiskan jatah gagal anda ketika masih muda”

Semoga untuk kedepannya saya mendapatkan IP yang sama atau meningkat. Mudah-mudahan. Intinya, jika kamu ingin berubah, berubahlah dari sekarang. Karna kegelisaahan itu datangnya dari dalam diri, jika itu membuatmu nyaman, tetapi tidak menghasilkan kebaikan dan perubahan, maka keluarlah dari zona nyamanmu.

Cerpen Karangan: Dodi abdullah
Facebook: Dodi abdullah

Cerpen Sekelumit Cerita Tentang Motivasi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Just Do It

Oleh:
Tidak peduli.. Itulah perasaan Lany kepada temannya yang selalu mengejeknya karena sifatnya yang pendiam. Walaupun satu sekolah mengejeknya, ia tetap berlaku tenang dan tidak membalas perbuatan teman-temannya itu. “Dasar

Embunku di Atas Karya Tuhan

Oleh:
Sudut ini membuatku sempit untuk melakukan gerakan-gerakan indahku, “arrrgh, kenapa, hanya aku Tuhan…! Hanya aku yang berbeda dengan mereka, lincah, tanpa sadar mereka sekarang berbicara seenaknya di depanku, aku

Di Bawah Langit Agustus (Part 1)

Oleh:
Entah bagaimana aku harus memulai, sebagai seorang perempuan yang menyebut dirinya sebagai pengagum rahasia, sampai akhirnya saat itu tiba… Jatuh cinta untuk sekian kalinya pada orang yang sama, membuat

Pahlawan Kecilku

Oleh:
Matahari mulai menampakan sinarnya.. Rembulan hilang pergi atas kehendakNya… Semilir angin pagi pun membangunkanku dari lelapnya tidur yang membuat badanku berhenti sejenak dari berbagai aktivitas yang telah aku lakukan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *