Titan Arum

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Motivasi
Lolos moderasi pada: 8 January 2020

Di sebuah taman hiduplah berbagai macam bunga, ada mawar, melati, anggrek dan banyak bunga indah lainnya, namun suatu ketika tumbuhlah bunga baru yang berbeda dari bunga yang lainnya yaitu Titan Arum, saat ini bunga titan arum masih dalam bentuk batang dan daun yang menguncup namun berbeda dengan bunga-bunga lainnya yang berbau wangi dan berpenampilan cantik bunga ini memiliki bau yang busuk dan bentuknya yang aneh, bunga-bunga indah lainnya merasa risih dan terganggu dengan kehadiran bunga titan arum ini, bunga yang lainnya takut jika berdekatan dengan titan arum nanti akan tertular bau busuknya dan mereka juga akan berubah jadi jelek.

Titan arum tidak memiliki teman, bahkan tanah pun enggan subur untuknya dan angin pun enggan lewat di depannya, bunga titan arum sangat merasa kesepian, ketika ada sebuah acara besar di sebuah taman tersebut, bunga-bunga lain sengaja tidak mengajak bunga titan arum untuk bergabung padahal titan arum sangat ingin berkumpul bersama teman-temannya yang lain, saat bunga-bunga yang lain bermain titan arum hanya bisa melihat dari kejauhan dan memikirkan betapa senangnya ia jika ikut bermain bersama mereka, ketika titan arum melihat ke atas ia melihat cahaya yang sangat terang dan bertanya “siapakah yang memiliki cahaya yang sangat terang tersebut?” gumam titan arum, cahaya itu pun menjawab “aku adalah matahari dan cahayaku yang membantu kalian agar bisa hidup” kata matahari, titan arum berdecak kagum mendengar jawaban dari matahari, dan titan arum pun bertanya lagi “apakah kamu yang membuat bunga-bunga yang lainnya menjadi cantik?” tanya titan arum dengan penuh rasa penasaran, “tidak, bunga-bunga tersebut memang sudah diciptakan tuhanku menjadi cantik dan aku hanya membantu mereka untuk bertahan hidup” jawab matahari, titan arum jadi sedih dan berkata “mengapa aku tidak diciptakan tuhan memiliki penampilan cantik dan berbau harum seperti bunga yang lainnya?” keluh si titan arum, matahari yang melihatnya murung pun berkata “kau mungkin tidak diciptakan tuhanku dengan penampilan cantik dan berbau harum, namun dibalik semua itu kau pasti memiliki keistimewaan” tutur matahari, titan bingung dengan apa yang dikatakan matahari, titan arum merasa ia tidak memiliki keistimewaan sama sekali, titan arum pun kembali bertanya kepada matahari “aku tak mengerti apa maksud dari perkataanmu matahari, apakah kau tau apa keistimewaanku?” tanya titan arum penasaran, matahari melontarkan senyuman kepada titan arum “apa kau sungguh tidak tau apa keistimewaanmu wahai bunga titan arum? Jika begitu aku akan membantumu mengetahui apa keistimewaan dirimu” kata matahari, saat mendengar hal itu titan arum melonjak dengan sangat senangnnya dan begitu bahagia, “terimakasih matahari, kau baik sekali, maukah kau menjadi temanku wahai matahari?” pinta titan arum dengan kesenangan yang tak lepas darinya, “dengan senang hati titan arum” tersenyum sang matahari menerima permintaan titan arum tersebut.

Sudah lewat beberapa hari namun belum ada hal yang menunjukan keistimewaan bunga titan arum tersebut, “matahari kau bilang ingin membantuku menemukan keistimewaanku, namun belum ada sedikitpun perubahan yang terjadi pada diriku?” tanya titan arum kepada matahari, matahari tertawa mendengar pertanyan dari titan arum tersebut, “sabarlah titan arum, untuk sebuah keistimewaan kau harus bisa menunggu” kata sang matahari, “berapa lama aku harus menunggu matahari? Aku benar-benar tidak sabar” titan arum bertanya dengan ketidaksabarannya, “tunggu saja wahai bunga titan arum, keistimewaanmu akan muncul dalam waktu yang sangat lama kau harus benar-benar bersabar” jawab matahari sambil tersenyum pada titan arum.

Minggu demi minggu, bulan demi bulan matahari membantu titan arum untuk mendapatkan keistimewaannya, dengan mengumpulkan cahaya dari matahari badan titan arum mulai merasakan sesuatu perubahan, “matahari” panggil titan arum dengan semangat, “mengapa kau memanggilku wahai bunga titan arum?” matahari menjawab sahutan dari titan arum, “matahari, apakah keistimewaanku akan segera muncul, aku merasakan hal yang tidak biasa dalam diriku” dengan senang titan arum bercerita dan tersenyum bahagia pada matahari, matahari tersenyum kembali pada titan arum “benar sekali wahai bunga titan arum, sebentar lagi keistimewaanmu akan segera muncul, kau hanya perlu bersabar lagi untuk beberapa waktu” tutur sang matahari, “baiklah matahari, aku akan menunggu sampai keistimewaanku benar-benar muncul” tersenyum titan arum lagi pada matahari yang dibalas dengan senyuman bahagia dari sang matahari.

Sudah lewat 18 bulan bunga titan arum menungu keistimewaannya itu muncul, namun yang ada daunnya menjadi busuk dan layu dan membuat titan arum jadi terkejut dan bertanya lagi pada sang matahari “matahari mengapa aku jadi seperti ini? Bukannya keistimewaanku muncul malah daun-daunku jadi layu dan membusuk”, matahari tidak terlihat terkejut ataupun heran dengan pertanyaan titan arum, “memang menjadi istimewa itu tidak mudah wahai bunga titan arum, kau harus melewati beberapa hal yang tidak akan kamu bayangkan terlebih dahulu” kata matahari dan membuat titan arum kecewa, “apakah masih lama lagi matahari, atau kau sedang membohongiku?” dengan ragu titan arum bertanya pada sang matahari, “tentu saja tidak titan arum, keistimewaanmu akan benar-benar muncul nanti, dan yakinlah padaku bila saat itu tiba nanti kau akan sangat bahagia” kata matahari menyakinkan titan arum tantang keistimewaanya itu.

7 tahun pun berlalu dengan cepatnya, tubuh titan arum sudah mulai berubah, titan arum merasa kali ini dia tidak seperti biasanya, titan arum sangat yakin bahwa keistimewaanya benar-benar akan segera muncul, “wahai bunga titan arum, kau akan melihat keistimewaanmu itu besok pagi dan bersiap-siaplah” kabar gembira yang dikatakan matahari pada titan arum, “benarkah matahari? Keistimewaanku akan benar-benar muncul” dengan sangat senangnya titan arum pun bernyanyi dengan perasaan yang sangat gembira.

Keesokan harinya bunga-bunga disekitar titan arum berdecak kangum dengan perubahan yang dialami titan arum, dauh-daunnya yang layu dan busuk sudah menghilang dan mekarlah kelopak indah berwarna merah terang yang sangat cantik, titan arum pun begitu kagum dan senangnya melihat kelopaknya yang sangat cantik, titan arum benar-benar sangat bahagia, walaupun bau busuknya tak ikut hilang namun bau busuk titan arum tersebut menjadi daya tarik darinya, para serangga begitu tertarik dengan bau titan arum, begitu pula dengan penampilannya, bunga-bunga yang dulunya tidak mau berteman dengan titan arum sekarang memujinya, namun setelah beberapa jam kelopak titan arum kembali menutup, titan arum sangat kebingungan dan kembali bertanya pada matahari “matahari, mengapa kelopak yang indahku kembali menutup?” dan matahari pun menjawab “itulah keistimewaanmu wahai titan arum, kelopak indahmu akan muncul lagi dalam beberapa tahun lagi, dan mekarnya kelopak indahmu itu akan menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh setiap makhluk hidup di bumi ini, hal itu kan membuatmu menjadi langka dan semakin istimewa wahai titan arum” tegas sang matahari, walaupun pada awalnya sedikit kecewa namun titan arum kembali senang dengan perkataan sang matahari, ia senang jadi bunga yang dimana ketika kelopak indahnya itu mekar merupakan hal yang sangat dinantikan oleh setiap makhluk hidup. Sekarang titan arum menjadi bunga yang sangat langka dan sangat dikagumi karena keistimewaanya tersebut, semua makhluk hidup tidak sabar menanti kelopak milik titan arum itu mekar dengan indahnya. “terimakasih matahari, kau telah membantuku menemukan keistimewaanku, kau memang teman terbaikku” kata titan arum yang sangat senang mempunyai teman seperti matahari, matahari ikut tenggelam dalam kebahagiaan titan arum. Sekarang titan arum bukanah bunga biasa, ia adalah bunga yang selalu dinanti, sang bunga istimewa TITAN ARUM

Cerpen Karangan: Annisaraf
Facebook: Annisa Fitri Rafila

Nama: Annisa Fitri Rafila
Alamat: Rss. Sriwijaya Blok IA.12,Baturaja Timur, Sumatera Selatan, Indonesia
Tanggal Lahir: 05 Desember 2000
Instagram: @annisarafila
Gmail: Annisarafila12[-at-]gmail.com
Wattpad: Annisaraf

Follow semua account sosmednya ya, Trimakasih 🙂

Cerpen Titan Arum merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Chip Robot (Part 4)

Oleh:
Bala bantuan pun datang kami berhasil memukul mundur robot pemberontak itu. “maju!!” kata ketua. Kami pun bergegas pergi ke dalam. Dengan hati-hati kami bergerak cepat menyusuri lorong dan menembaki

Ada Batas Yang Membuat Kita Mengerti

Oleh:
Ia masih memegang sapu, ketika ada seorang pria terengah-engah bersembunyi di balik pagar tinggi rumahnya. Dari jauh terdengar teriakan maling… maling… terdengar kian mendekat. “Tolong saya, mas” kata orang

Aksara Keajaiban

Oleh:
Kantornya belum tutup, namun sengaja tidak dibuka. Sebenarnya tempat itu hanyalah sebuah bangunan kecil, dinding dan pintunya terbuat dari kayu. Dan hanya ada sedikit perabot di dalamnya. Ada duah

Saudagar Kaya Yang Gagal Nikah

Oleh:
Di suatu hari tanpa segaja Doel seorang saudagar muda yang kaya raya terkenal keplayboyannya serta sangat-sangat pelit. Dia ingin mempersunting gadis dengan syarat berwajah secantik putri kayangan tanpa kekurangan

Inspirasiku Lewat Musik

Oleh:
Musik adalah kata yang paling aku sukai, karena dari dalam kata itulah, aku menemukan makna tentang arti dari kehidupan. Terlebih lagi ketika aku berjumpa dengan salah satu cowok bernama

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *