Bangkit Setelah Patah Hati

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kisah Nyata, Cerpen Motivasi, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 12 January 2021

Di bulan kelahiran kita seharusnya menjadi momen paling membahagiakan, bagaimana tidak? Di bulan kelahiran kita, kita akan mendapatkan banyak ucapan, doa ataupun mendapatkan hadiah, bisa dari orangtua, pacar ataupun teman. Tetapi engga buat gue, 4 hari setelah hari ulang tahun gue. Saat itu usia gue menginjak 16 tahun. Gue engga bisa nyalahin kejadian ini, bisa mempengaruhi gue untuk berprestasi, tetapi putus cinta benar-benar memengaruhi hidup gue saat itu.

Singkat cerita, Gue punya pacar yang udah menjalin hubungan selama 1 Tahun 23 hari. Saat itu gue berulang tahun tepatnya 19 November 2020, dan sebelum itu kita sebenarnya memang lagi ada konflik dengan keluarga dan tapi disaat hari ulang tahun gue, pasangan gue tetap berusaha untuk membuat gue senang dihari itu, meskipun kita sedang ada konflik.

Panggi saja Salma, dia adalah orang yang benar-benar saya cintai, dihari ulang tahun gue dia memberikan gue hadiah sederhana tapi kesannya bisa membuat hati gue bener-bener seneng. Dihari ulang tahun gue, dia ngasih gue sebuah bantal yang disana ada foto gue dan bertuliskan “Happy birthday Zaidan Azffa Aizizan”, disitu bukan sebuah bantalnya yang membuat hati gue terkesan, tetapi dia membelikan hadiah buat gue adalah dari hasil jerih payah dia sendiri, yaitu menjual barang-barang online (dropship).

4 hari setelah hari ulang tahun gue, dia dapet kabar dari mamahnya, kalau ibu gue bener-bener benci sama dia, dari situ dia mulai ketakutan dan cemas, bagaimana tidak, dulu dia sempat ada konflik dengan ibu gue karena ibu kurang suka sama sikap dia. Dan ditanggal 23pun dia sempat bercerita, “Bby, kemarin kata mamah ibu kamu masih kesel banget sama aku, emang bener?” Tanya Salma dengan wajah cemas, “Persaaan engga tuh bee, ibu dari kemarin juga sikapnya biasa-biasa aja, kalaupun ibu marah sama kamu, pasti ibu ngomel-ngomel ke aku dan ngelarang aku untuk kontekkan sama kamu” jawab saya, “Emmm” jawab Salma dengan perasaan bingung, setelah itu saya bertanya kembali, “Kamu percaya sama perkataan mamahmu? lalu kedepannya kamu mau bagaimana? mau mutusin aku??” tanya saya dengan perasaan tegang, “Gatau, aku Cuma takut nyesel mutusin kamu” jawab Salma, “Kalau kamu pengen mutusin aku, aku gapapa kok aku ikhlas” jawab saya dengan perasaan sedih, “Hm nanti deh aku kasih keputusannya Insyaallah malam” jawab Salma.

Singkat cerita keputusannya saat itu dia mengakhiri hubungan kita berdua. Dan setelah kedepannya gue selalu ngerasa kesepian dan ngerasa pikiran gue ancur setelah dia pergi, gue juga pernah Dapet Godaan untuk mengakhiri hidup, mabok dan merokok karena gue ngerasa setres setelah kepergian pacar gue saat itu.

Tapi gue berhasil ngelewatin godaan itu semua, wajar aja sih bayangin aja ketika kita udah sayang banget dan cinta banget sama seseorang dan berakhir dengan sia-sia itu rasanya sakit banget. Setelah beriringnya waktu gue udah bisa dikit-dikit ngelupain dia bukan berarti move on yah, tapi hanya mencoba fokus dengan tujuan hidup gue sendiri yaitu ingin menjadi orang yang sukses. Guepun setiap ada waktu luang sering buka sosmed yah mencari informasi tentang perlombaan gtu, yah itung-itung biar gue punya kesibukan lah, supaya tidak memikirkan mantan terus.

Dan setelah putus itu gue baru sadar, dari kemarin gue kemana aja sih?? Jujur yah dulu gue tuh orangnya bucin banget sampe semua hal tuh kanyak ga penting banget buat gue, dan setelah putus gue coba bangkit, yang dulu pelajaaran yang sebenernya gampang tapi gue ga bisa atau ga paham-paham, tapi setelah gue putus sama pacar gue, gue tuh belajar kayak lebih fokus aja gitu dan gue disitu langsung punya pikiran pengen gitu banyakin prestasi gue. Dan kebetulan saat itu di sekolah gue ada lomba membuat video pembelajaran yang hadiahnya tuh sampai 14 jt tapi itu dibagi untuk 3 pemenang yah ehehehe.

Dan disitu gue mulai ngumpulin temen gue buat ikutin lomba, dan setelah daftar tuh ternyata ada pemilihan tim juga, yang menurut panitia itu bagus nah itu yang akan mengikuti lomba, dan Alhamdulillah di kelas gue tuh ada 3 tim yang setiap tim beranggotakan 3 orang dan Alhamdulilah tim gue yang lolos yey!!. Singkat cerita Alhamdulillah tim gue berhasil menang, dapet juara 2 dan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 7.000.000,00. Gue dan rekan-rekan tim gue ga nyangka juga sebenernya bisa menang yah dari situ gue belajar untuk mendapatkan prestasi bukan hanya pasangan yang bisa memotivasi tapi teman-teman dan orangtualah motivasi dari segala hal.

Yah pesan dari gue sih gini “Jangan terlalu berharap lebih kepada pasangan kita yang belum tentu jodoh kita, Karena ketika pasangan yang kita sayangi dan kita cintai pergi begitu aja gue jamin kalau lu ga kuat nahan sakitnya lu bakal berbuat hal nekat yah seperti bunuh diri atau membunuh.

Segitu aja cerita dari gue tentang perjalana cinta gue, buat yang habis patah hati tetep semangat yah, apalagi untuk yang masih muda perjalannya masih Panjang bro jangan sia-siain hidup lo buat bunuh diri Cuma karena pasangan yang ga penting banget yang udah nyia-nyiain kita gitu aja kita harus buktiin kedia kalo tanpa ada dia kita bisa lebih baik. Ada sedkit kata-kata dari gue “Puncak dari mencintai adalah mengikhlaskan dan rindu yang tidak bisa diungkapkan adalah doa”, jadi puncak dari mencintai itu harus mengikhlaskan pasangan yang kita sayangi dan kalau sewaktu-waktu kita rindu dengan pasangan kita, kita cukup berdoa kepada tuhan agar kita bisa dipertemukan lagi dengan pasangan kita.

Nama: Zaidan Azffa Azizan
Tempat tgl lahir: Ngawi, 19 November 2004
sekolah: SMK MItra Industri MM2100
Hobby: Foto Grafer bus
Instagram: zdnzfa_
fb: zdnazf
Alamat rumah: Villa Mutiara Cikarang 2 Blok B5 No 50, kec. Cikarang Selatan Kab. Bekasi Prov. Jawa Barat

Cerpen Bangkit Setelah Patah Hati merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sebuah Perubahan Kecil

Oleh:
Aku duduk terdiam mendengar penjelasan Dosen di kelas, waktu yang sudah menunjukkan matahari terbenam membuatku makin sadar betapa lelahnya aku dan ingin menyudahi pelajaran Ekonometrika ini tetapi apa daya

Menuju Masa Depan

Oleh:
Kabut putih masih menyelimuti pagi buta yang dingin. Udara yang dingin dan titik-titik embun di atas lembaran daun serasa makin membangkitkan suasana pagi ini. Tampak jauh terlihat seorang ibu

Kembar tak Harus Selalu Sama Ayah

Oleh:
Ayah… kami sama-sama anakmu… Ayah… kami ini saudara kembar… Tapi… kenapa ayah hanya menyayangi Chintia? Kenapa ayah? Kenapa engkau membedakan kasih sayang itu? Fikiranku selalu tertuju pada pertanyaan itu,

Cinta Sebatas Patok Tenda

Oleh:
Cinta. Baca cinta dengan titik. Cinta itu sebenarnya tidak bermakna, cinta itu berarti. Betul bukan? Cinta itu sungguh berarti. Sebelumnya aku berpikir bahwa cinta itu hanya fantasi. Setelah menulis

Opera Tuhan

Oleh:
“Kesulitan hidup harus kita hadapi, bukan kita hindari dan lari. Karena selama nadi masih berdetak, pasti ada jalan ke luar dari semua kesulitan tersebut. Daripada kita selalu mengeluhkan masalah,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *