Berantem Sama Teman Waktu SD

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Nasihat, Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 5 November 2013

Yang saya mau bagi cerita ini adalah kisah nyata. jadi, waktu itu saya masih kelas 6 SD tahun ajaran 2012/2013 dan hari itu saya sedang sakit demam tapi karena ada try out jadi saya paksakan masuk. nah, di akhir pelajaran ada yang namanya bimbingan ujian disitu awal ceritanya.

Waktu itu guru tidak masuk dan ia hanya memberi tugas untuk mengerjakan buku (yang ada tulisan detik 2 kali). saya telah selesai mengerjakan tetapi banyak yang belum, akhirnya saya keluar sebentar menghirup udara segar pas saya masuk ternyata buku saya terbuka dan saya tanya ke si I mengatakan bahwa yang mencontek adalah si A, lalu saya tulis di bukunya jangan suka nyontek. lalu dia datang dan melihat si A datang dan mencengkram tanganku erat-erat dan berkata “siapa yang nyontek lu” disitu saya langsung minta maaf pada dia sempat saya merenungkan kejadian tadi.

Saat kembali ke tempat duduk buku saya ada tulisan kasar yaitu kata-kata hewan yang sering orang lontarkan ke musuhnya lalu saya datangi si A dan berkata “ngajak ribut lu” ternyata dia menantang beneran beberapa kali saya dipukuli lalu si AB mencoba memisahkan saya dengan si A, dan saya lari ke toilet melihat di cermin bibir saya jontor saya mau nangis karena gak nyangka saya terluka habis berantem sama teman jadi kayak anak brandal. tapi saya tahan sampai rumah saya menceritakan kejadian itu ke ibu saya sambil menangis, besoknya saya tidak masuk karena saya sedang demam dan kegiatan try out telah usai. ternyata saat saya tidak masuk teman saya dipanggil ke depan kelas dan menceritakan ceritanya dengan versinya sendiri.

Jadi intinya jangan mulai masalah kalau tidak ingin berkepanjangan cukup sudahilah dengan damai “sudah jatuh tertimpa tangga” sudah sakit dipukuli teman.

Maaf bila ada salah kata dan saya hanya memakai nama insial agar tidak ada yang tersinggung, saya masih newbie jadi tolong di tutor.

BYE, Wassalamualaikum.

Cerpen Karangan: Shandi Dwipermana
Facebook: Shandi Dwipermana
saya sekarang sekolah di mtsn 3 pondok pinang, tinggal di pamulang dan lahir tahun 2001

Cerpen Berantem Sama Teman Waktu SD merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kepercayaan Untuk Cinta Kita

Oleh:
Kringgg… Kringgg… Kringgg… alarm hanphoneku berbunyi, ohhh no!! Sudah jam 7.15! Aku harus bergegas menuju kampusku yang jaraknya cukup jauh itu, dari Tangerang menuju Jakarta Selatan, hari ini ada

Seeya

Oleh:
Seeya Calista Putri murid kelas 1 SMP Pelita Harapan. Seeya adalah gadis kecil yang baik hati serta manis, akan tetapi hidupnya tak seberuntung kebanyakan anak seusianya. Sudah 2 tahun

Sahabat Gak Pernah Ketemu

Oleh:
Temenku yang satu ini setengah feminim dan setengah tomboy persis kayak aku. Oh ya hampir aja lupa namanya Dhita, emang dia agak manja tapi aku senang punya temen kayak

Hijrah Dalam Dekapan Ukhuwah

Oleh:
Aku adalah anak pertama dari dua bersaudara, aku hidup bersama keluarga yang minim ilmu agama. Lingkungan dan pergaulan sangat mempengaruhi bagaimana aku berbuat dan berucap. Ketika di SMP aku

Pertemuan dan Perpisahan

Oleh:
Aku masih ingat hari itu, hari dimana aku bertemu dengannya, seorang wanita asal Medan yang kuat dan tegar, seorang chef yang handal memasak western food, dan seorang wanita sederhana

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Berantem Sama Teman Waktu SD”

  1. briana yolanda m says:

    ceritanya baguss-bagus dan dapat membantu seseorang dalam mengerjakan tugas sekolah yang diberikan oleh guru. wahwah membantu banget… jadi kepengen nulis cerita yang bisa bantu orang juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *