Besar Pasak Daripada Tiang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 27 August 2019

Kayla heran, kenapa Risa sering sekali meminjam uangnya. Kalau Risa ditanya, ada saja alasannya. Persis seperti pagi ini di kelas, Risa meminjam uang lagi kepada Kayla.

“Kay, aku pinjam uang ya, hanya 5000 Rupiah, kok.” Ucap Risa.
“Kok kamu pinjam uang terus, memangnya uang itu untuk apa?” Ucap Kayla bertanya kepada Risa.
“Nanti aku ganti, kok.” Ucap Risa.
“Aku kan bertanya untuk apa, kenapa kamu jawabnya seperti itu?” Ucap Kayla.
“Jangan pelit dong, Kay…” Ucap Risa.
“Bukannya aku pelit, tapi uang yang kamu pinjam kemarin-kemarin saja kamu belum menggantinya.” Ucap Kayla.
“Aku bakalan ganti uang kamu, kok.” Ucap Risa.
“Iya deh Ris, kamu mah alasan terus. Ini uangnya.” Ucap Kayla sambil memberikan selembaran uang kertas 5000 Rupiah.

Seperti biasanya Kayla memberikan pinjaman uang kepada Risa, habisnya Risa terus memaksa.

Saat jam istirahat Kayla melihat Risa membeli makanan lumayan banyak. Kayla berpikir kalau uang yang ia pinjamkan itu untuk membeli semua makanan itu.

“Risa, uang yang aku pinjamkan itu untuk membeli semua makanan ini.” Ucap Kayla.
“Iya, habisnya aku lapar.” Ucap Risa.
“Memangnya uang saku kamu tidak cukup untuk membeli beberapa makanan saja?” Ucap Kayla.
“Tidak, soalnya uang saku aku hanya 5000 Rupiah saja.” Ucap Risa.
“5000 Rupiah saja kan cukup untuk membeli beberapa makanan, kalau kamu terlalu banyak makan nanti kamu malah sakit perut. Lagipula kan guru kita selalu mengajarkan kalau kita harus berhemat dan jangan lebih besar pasak dari pada tiang, kita harus menggunakan uang kita secukupnya dan jika masih sisa uang itu kamu tabung saja supaya di masa depan nanti kamu bisa menggunakan uang tabunganmu itu untuk membeli sesuatu.” Ucap Kayla mengingatkan Risa akan pentingnya berhemat.
“Terima kasih ya, Kayla kamu sudah membuat aku menyadari kesalahanku. Mulai besok aku akan berhemat dan mulai mengganti uang yang aku pinjam padamu, tapi aku gantinya nyicil ya, Kay.” Ucap Risa.
“Iya, tidak apa-apa, Risa yang penting sekarang kamu sudah menyadari kesalahanmu.” Ucap Kayla.

Keesokannya Risa sudah tidak meminjam uang lagi kepada Kayla dan justru malah mengganti uang yang sudah ia pinjam kepada Kayla.

Cerpen Karangan: Nadila Shaleha
Instagram: @nadilashl
Twiter: @nadilashl
Wattpad: @nadilashl

Cerpen Besar Pasak Daripada Tiang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mengusir Harimau

Oleh:
Dahulu kala di sebuah hutan lebat terdapat seekor kancil dan tikus mereka bersahabat baik. Suatu hari tikus berlari terbirit birit menemui kancil di rumah kancil “Kancil, kancil?” ucap tikus

Nasib Si Anjing

Oleh:
Suatu hari di sebuah rumah, tinggallah seorang majikan bersama anjing betinannya yang sedang mengandung. Tak lama kemudian anjing betina itu pun melahirkan. Ia melahirkan 3 ekor anak anjing, hanya

Rumah Pohon

Oleh:
Hai, namaku Fasya Azzahra Fadillah. Biasa dipanggil Fasya. Aku duduk di bangku kelas 4 SD di sekolah SDIT An-Nur di kelas 4A. Aku memiliki sahabat bernama Kayla Elanor Nurfalidzah.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *