Dance it’s my Life

Judul Cerpen Dance it’s my Life
Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Motivasi, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 17 May 2013

Jauh hari ketika saya pertama kali menari di atas panggung saat kelas 2 SD lagu Buaya Darat Maia Estianti. Ajang antar RT yang diadakan saat Tujuh belasan, saat itu saya bersama teman-teman seRT saya menari dengan begitu lincah, ke kanan, ke kiri dan mellenggok lenggok. Saya tidak mengerti saat itu mengapa ibu saya semangat sekali saat saya akan tampil, bahkan untuk kostum dan lainnya ibuku menjahitnya langsung tanpa membeli. Setiap tahunnya terus seperti itu, hingga tahun terakhir sekitar tahun 2008 saat saya kelas 6 SD.

Kecintaan saya dengan tari semakin besar, sepertinya memang begitu. Yang mulanya saya hanya bisa menari Modern saja kini sudah merambah ke mana-mana. Ya, ColourGuard. Saya mulai menyukai tarian sambil membawa bendera yang biasa berada di Marching Band. Saya memulainya sekitar kelas 2 SMP hingga sekarang. Alhamdulilah saya bisa mengikuti Lomba tingkat Nasional dan di anugrahi Juara 1 se-Indonesia yang di adakan di Bogor. Kecintaan saya semakin besar sehingga bisa di percaya menjadi Asisten Pelatih di salah satu Unit besar di kota saya. Kini saya juga sedang mempelajari Tari Tradisional, saya bisa menarikan tari Merak, Bajidor Kahot (solo), tabur bunga dan sedang belajar tari topeng. Alhamdulilah.

Mungkin berawal dari suatu ejekan yang membuat saya semakin termotivasi untuk menari. Karena saya tidak memilikki badan yang bagus layaknya seorang penari.
“Mana mungkin badan sepertinya mampu menari dengan indah” Ledek temanku semasa kecil. Kata-kata itu yang selalu saya ingat, lalu ada satu Film yang mengacu saya dengan kalimatnya.
“Kamu bisa menghitung berapa kali kamu terjatuh sampai kamu bisa berjalan?, Begitupun dengan menari, bukan seorang penari jika baru melakukannya 10-20 kali saja” Ucapannya memang singkat tetapi begitu berkesan.

Saya ingin menjadi seorang penari Modern tanpa melunturkan kecintaan saya pada Indonesia. Menjadi seorang penari itu impian ribuan orang, maka bersainglah dengan ribuan orang itu, dan kamu adalah seorang penari.

Cerpen Karangan: Karina Dwi Latri Juliani
Facebook: Karina Dwi Latri
twitter : @kariina47

Cerita Dance it’s my Life merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Besar Pasak Daripada Tiang

Oleh:
Sebenarnya aku malu untuk menceritakan tentang kisahku ini. Tapi setelah ku pikir biarlah ku ceritakan agar menjadi sesuatu dan kenangan yang tak terlupakan dalam sepanjang hidupku. Untuk menjadi bekal

Senjata Pembunuh Karakter

Oleh:
“maaf tapi aku hanya kebetulan berada disini” kalimat itu terus saja terngiang di telinga ku, aku bisa saja hanya menganggap kata itu permainan anak kecil semata tapi otak ku

Indahnya Kebersamaan

Oleh:
Saat itu, hari pertama berkemah di sebuah desa yang bernama desa Dangdeur, pagi harinya murid murid melakukan upacara pembukaan perkemahan di Desa tersebut, lalu sesudah upacara semua bersiap untuk

Dinda – makam dan kenangan

Oleh:
tanah merah basah… kuresapi rinai hujan yg perlahan mulai meluap dari daratan bumi.. sementara Aku masih bertahan di tempatku berpijak sejak sejam yang lalu.. Nenek Aida, “Kepada-Nyalah kita semua

Kenangan Hujan

Oleh:
Dahlia terpaku menatap hujan di luar jendela sore itu. Begitu deras. Anak-anak bermain dengan riang di sela-sela air hujan, menyenangkan. Ketika hujan meninggalkan genangan, maka masa kecilnya meninggalkan kenangan.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *